Pria Itu Ayah Dari Anak Ku

Pria Itu Ayah Dari Anak Ku
Part 25


__ADS_3

Di bandara Incheon airport


Kedua gadis yang akan berpisah selama beberapa hari itu, saling berpelukan antara satu sama lain yang tak lain Gea dan Meyra.


"aku akan pulang dalam waktu dua hari, kamu jaga diri baik - baik. ingat jangan lupa cek up besok kedokter periksa kandungan mu." Ucap Gea mengelus perut Gea yang masih rata itu.


"Hm.. aku akan menjaga kesehatan, kamu jangan lupa kabari aku setiap malam." Ucap Meyra dengan begitu sedih. Ini pertama kalinya mereka berpisah.


"Jangan sedih gitu dong aku ngak bisa ninggalin kamu kayak gini." Ucap Gea ikut sedih.


"iya temanku yang super duper cantik plus perhatian." Ucap Meyra mencubit kedua pipi Gea dengan begitu gemas membuat nya kewalahan.


ekhem.


"Nona waktunya berangkat," Ucap salah satu pengawalnya yang akan menjaga nya selama didalam pesawat yang telah diutus oleh papanya untuk menjaga nya selama di Korea sampai pulang ke Indonesia dengan selamat.


"Kalau begitu aku pergi yah," Ucap Gea menarik kopernya pergi dari hadapan Meyra yang melambaikan tangan nya.


Setelah kepergian temannya itu tiba - tiba Meyra dikejutkan dengan sosok kakaknya tiba dibandara hari ini.

__ADS_1


"Kakak? astaga aku lupa mama bilang kakak akan datang hari ini." Ucap Meyra dengan menepuk jidatnya.


"Kakak," teriak nya berlari kearah nya dengan melambaikan tangan nya , sampai banyak orang yang ada disekelilingnya menatap kearah nya dengan tidak suka.


"Dasar gadis kampungan," Ucap seseorang wanita yang menatap nya dengan tidak suka. Tetapi Meyra tidak peduli yang ia pikirkan sekarang, ia senang bisa bertemu dengan kakak nya.


"Kakak, Mey kangen banget sama kakak" Ucap Meyra memeluk kakaknya yang kini begitu kaget mendapatkan pelukan dari sang adek tercinta nya.


"Apa kamu lama menunggu kakak? " tanya Andre membalas pelukan sang adik dan menciumi rambut adeknya.


"Aku ngak menunggu kakak, aku hanya mengantarkan temanku ke bandara.." Ucapnya dengan mengerucutkan bibirnya dan melepaskan pelukan nya.


"lalu mengapa kamu harus memanggil kakak dan sekarang kamu malah merindukan kakak?" tanya Andre dengan begitu kesal.


"Hay bagaimana kabar mu?" tanya Calvin melambaikan tangan nya dengan menampakkan senyuman manisnya yang terlihat lesung pipinya.


"Ah dia sungguh manis sekali," gumam Meyra dalam hati.


"Kamu tidak apa - apa?" Calvin menepuk pundak nya yang sedang melamun itu dengan senyum - senyum.

__ADS_1


"Hah iya, aku kabarku baik saja. kalau kamu?" tanya balik Meyra.


"Hahaha aku baik - baik saja, kamu sangat menggemaskan jika sedang gugup." tawa Calvin begitu renyah.


"Hey kalian mau pulang apa berdiam disana terus?" teriak Andre membuat Meyra baru menyadari bahwa sang kakak sudah tidak ada disampingnya.


"eh iya, tunggu kak.. ayo cal kita pulang" Ucap Meyra tanpa ia sadari ia telah mengenggam tangan Calvin.


Dikediaman tuan anggaranaya


Beberapa dari anak buah Angga datang membawa kabar terbaru dari Korea tentang gadis yang telah ia perkosa. Karena selama ia berada di Indonesia ia menugaskan anak buahnya yang lain untuk mengawasi Meyra dan memberikan berita terbaru tentang nya.


tok.. tok... tok....


"Masuk," Ucap Angga yang baru menyelesaikan mandi nya yang hanya kini mengunakan jubah putih mandi nya.


"Permisi tuan, saya mendapatkan beberapa foto tentang nona Meyra yang telah dikirimkan" Ucap Devan anak buahnya.


"Mana coba aku lihat?" Ucap Angga menadahkan tangan nya.

__ADS_1


"Ini tuan," Ucap Devan memberikan beberapa foto.


"Whattt?"


__ADS_2