Pria Itu Ayah Dari Anak Ku

Pria Itu Ayah Dari Anak Ku
Part 12


__ADS_3

"Aku segera ke bandara sebelum Mey mengetahui nya,"


Gea kembali menemui Meyra dan meminta izin untuk keluar. "Mey Aku keluar sebentar ya, ada sesuatu yang aku mau beli di apotek..." Pamit Gea terburu - buru membawa tas kecilnya.


"Aku boleh ikut,, ngak..."


"Kamu diam saja dirumah ini penting... oke" Ucap Gea melambaikan tangannya berlalu pergi.


Huftttt... Tanpa Meyra sadari ia menghembuskan nafasnya dengan berat. Ia kembali cemberut dan ia turun dari tempat tidurnya dan menatap foto - foto koleksi idola favoritnya.


Ia kembali menangis dengan menatap foto idolanya itu, "Huaaaaa.... kenapa ngak kamu aja yang melakukan itu, kenapa pria yang aku ngak tahu Asal - usulnya itu! Huaaaaa..." Menangis tersedu - sedu.


Bibi Elis yang sedang bersih - bersih diruangan tepat sebelah kamar Meyra berlari tergopoh-gopoh mendengar anak majikannya menangis.


Brakkk!


Sampai ia tak sengaja menabrak pintu itu dengan keras, membuat Meyra menjadi kaget dan menghapus air matanya.


"Ada apa non?" Ucap nya sangat begitu khawatir.


Meyra tertawa cengengesan, "Hehehe cuma sekedar akting bi...maaf..." Meyra menggaruk tengkuknya yang tak gatal, ia merasa malu sendiri. Tetapi sebenarnya itu bukan akting sih memang benar kenyataan nya dirinya sedang menangis.


"Oalah saya kira non menangis beneran... kalau gitu bibi kembali bersih - bersih dulu non..." Ucap bi Elis keluar dari kamar itu dengan mengelengkan kepalanya dengan kelakuan anak majikannya.

__ADS_1


•••••••••


*Dibandara


Gea baru sampai dibandara matanya clingak - clinguk mencari keberadaan sang kakak nya. Tetapi belum saja ia dapati, sampai ia tertuju kepada para gadis - gadis yang berkerumunan meminta tanda tangan plus foto bersama dengan seorang pria dan itu adalah kakaknya.


"Terima kasih Angga, kamu benar sangat tampan sekali..." Ucap salah satu seorang wanita yang mendapatkan tanda tangan dari Angga.


"Kakak!"


Teriak Gea dengan melambaikan tangannya dari kejauhan dan berlari kearah nya. Para gadis - gadis yang mengenfans pada nya pun tertuju kepada Gea dan memberikan nya jalan kepada gea.


Gea pun memeluk kakaknya itu, "Siapa dia? kenapa dia memeluk Angga? ada hubungan apa dengan mereka? apa mereka pacaran?" Begitu banyak pertanyaan dari para fans - fansnya.


Gea langsung saja menarik lengan kakaknya itu "Ayo cepat ikut dengan ku,"


"Stop! tunggu sebentar!" Ucap Angga memberhentikan langkahnya.


"Ada apa lagi sih? katanya mau ketemu sama teman aku..." Ujar Gea kesal.


"Tunggu sebentar, kamu mau kita dilihat sama orang - orang disini pegangan tangan... nanti dikira kita punya hubungan lagi." Tanpa Gea sadari begitu banyak orang - orang dibandara berbisik - bisik pada kedekatan mereka berdua ada yang suka dan tidak suka.


"Memang aku kan adikmu, bilang aja sama mereka bahwa kita itu adik kakak... lihat aja wajah kita hampir sama..."

__ADS_1


"Kakak ngak mau, lebih baik jalan secara terpisah saja mending kamu tunggu diluar saja nanti kakak nyusul..."


Gea begitu kesal dengan tingkah laku kakaknya itu dan ia pergi begitu saja.


"Kalau gitu ngapain suruh aku datang kesini? buang waktu saja..." Ngomelnya.


"Kalau dia bukan kakak kandung ku sudah ku bejek kepalanya..." tanpa Gea sadari kakaknya yang berjalan dibelakang nya mendengarkan semuanya.


"Apa kamu bilang? Katakan sekali lagi...?" Gea kaget dengan keberadaan kakaknya itu. sejak kapan ia mengikuti nya?


"Ngak ada... aku ngak bilang apa - apa?" Ucap gea dengan gugup.







Jangan lupa like jempolnya dan dukung terus karya aku sekian terima kasih banyak ❤️

__ADS_1


__ADS_2