Pria Itu Ayah Dari Anak Ku

Pria Itu Ayah Dari Anak Ku
Part 92


__ADS_3

Sementara Debby yang telah sampai di sebuah restoran mewah sama halnya tepat dimana Angga dan Meyra berada. Ia berhasil melacak keberadaan Angga berada lewat nomor ponsel Angga.


"Dimana mereka..." Debby clingak - clinguk sibuk mencari keberadaan seseorang yang ia cari dan kini matanya terhenti terhadap seseorang yang ia cari - cari dan akan menghampiri nya.


Tapi tunggu dulu, ia menghentikan langkahnya dan kini ia berpikir, "Seperti nya aku harus menyusun rencana dulu baru aku menghampiri mereka, agar tidak mempermalukan diri ku sendiri." Ucap Debby pada diri nya sendiri. Ia memilih duduk berada dikejauhan dimana tempat Angga berada. Ia berpura - pura memengang buku menu untuk menutupi wajahnya agar tidak terlihat oleh Angga.


Sementara disisi lain...


"Mey... aku kesini ingin mengatakan sesuatu.. itu sebabnya aku menyuruhmu libur kuliah sehari." Angga memulai pembicaraan nya.


"Memangnya berbicara apa?" tanya Meyra heran sehingga ia mengerutkan keningnya.


"Ehm... a..ku... aku selama ini sebenarnya... seben...arnya..."


"Sebenarnya apa?"


"Sebenarnya mencintaimu. aku benar - benar mencintaimu..." Jawab Angga, ia menatap kedua mata Meyra dengan tatapan meyakinkan bahwa dirinya memang mencintai Meyra sejak pertama kali ia bertemu.


Meyra hanya terdiam dengan jawaban Angga katakan. " Ia mencintaiku. tapi...? " gumamnya, ia mengelengkan kepalanya.


"Ada apa?".

__ADS_1


"Kamu mencintai ku kan?" tanya Angga balik.


Meyra pun menundukkan kepalanya, "Ehm... ak..u ak..u maaf Angga bukannya aku tidak mencintaimu... tapi aku masih mencintai seseorang juga.." Ucap Meyra.


Angga hanya mengepalkan kedua tangannya dengan jawaban meyra. Tetapi rasa kecewa dan emosinya ia urungkan, dan kini ia mengenggam kedua tangan Meyra.


"Mey aku tahu kamu masih mencintai lelaki lain... tapi ingat aku lebih mencintai mu.."


"Dan aku meminta bisakah kamu melupakan lelaki itu...?" tanya Angga dengan penuh harapan.


Meyra hanya menggelengkan kepalanya dan kini ia meneteskan kedua air matanya. "Angga, maaf sekali lagi...aku tidak bisa, aku selama ini telah menunggu nya tapi, aku tidak tahu... dengan perasaan ku sekarang maaf aku belum bisa melupakan laki - laki itu." Ucap Meyra.


"Jika begitu biarkan Angga untuk aku saja!" Seru seseorang dari kejauhan ia berjalan kearah mereka dan itu Debby ia mendengar perbincangan mereka sedari tadi.


"Kamu ngapain ada disini?" tanya Angga.


"Aku disini ingin meminta pertanggungjawaban mu..." Ucap Debby dengan santainya ia mengambil sesuatu di dalam tasnya.


"Apa maksudnya pertanggungjawaban?" tanya Angga heran.


Sementara Meyra firasat nya semakin menjadi - jadi. Ia merasa bahwa akan ada terjadi percekcokan antara dirinya dengan Angga dan kedatangan Debby disini.

__ADS_1


"Ini lihat..." Ucap Debby memberikan sebuah amplop.


Dengan cepat Angga membuka amplop itu dan disaat ia membuka surat itu membacanya secara detail dan menampakkan gambar USG kehamilan membuat nya mengerutkan keningnya masih heran.


"Apa maksudnya ini kamu hamil?" tanya Angga semakin heran.


Debby menganggukkan kepalanya dan menatap kearah Meyra ingin melihat reaksi istri dari mantannya itu.


Deg!


Jantung Meyra seakan berhenti berdetak, "Apa Debby hamil...?" Gumam Meyra dalam hati.


"Lalu jika kamu hamil, mengapa meminta pertanggungjawaban...?" tanya Angga dengan begitu polos. Ia tidak berpirasat buruk terhadap Debby.


"Ya, karena kamu adalah ayah dari bayi ini..." Ucap Debby dengan kini mengekspresikan wajah sedihnya.


Deg!!


Kembali lagi jantung itu semakin melemah.


"Ini tidak mungkin!!!" seru Angga.

__ADS_1


"Ini aku tidak salah mendengar nya kan?" gumam Meyra dalam hati.


Jangan lupa like dan vote setelah membaca makasih ❤️


__ADS_2