
Ditempat lain.
Seseorang datang membawa beberapa berkas dan berlangsung masuk ke rumah kediaman anggaranaya. Disana anak buah suruhan dari Angga telah kembali dan ia masuk kedalam ruang kerja Angga tanpa sepengetahuan dari kedua orang tua Angga.
Tok tok (Suara ketukan pintu berbunyi)
"Masuk," Angga menyuruh seorang itu untuk masuk.
"Tuan ini file yang saya dapatkan dari beberapa staf karyawan disana," Vino namanya ia berjalan mendekati Angga dia menunjukkan file - file yang berhasil iya dapat dari para orang suruhan nya.
"Baiklah, apa ada informasi penting lainnya" dengan dingin Anga berbicara.
"tadi saya juga mendapatkan info dari beberapa suruhan saya tentang gadis itu dan ini hasil foto yang saya dapatkan." Vino menunjukkan beberapa berkas - berkas didalam tasnya itu dan Angga melihat foto gadis itu lalu tersenyum.
"Baiklah anda bisa pergi, sebelum orang tua saya melihat anda dirumah ini." Tanpa basa basi vino mengiyakannya dan pamit berlalu pergi dari sana.
"Drt... drt..." Angga mengangkat telepon tersebut.
"Hallo sayang" Suara Mia terdengar sangat sexy ditelinganya.
"Ada apa kenapa tumben menelpon ku?" Dengan dingin Angga menjawab.
__ADS_1
"Sayang kenapa kamu bilang ada apa kamu sudah tidak merindukan ku lagi." Ujar Mia.
"Bukan seperti itu, aku merindukan mu sayang tapi kamu tahukan aku sedang sibuk beberapa hari ini"
"Iya, aku percaya kok."
"Kalau begitu aku tutup telepon nya dulu byee sayang. muach aku mencintaimu." Angga menutup telponnya itu begitu saja.
Ia begitu binggung dengan perasaannya sekarang, kenapa belakangan ini perasaan nya terhadap kekasihnya Mia sudah terasa mulai memundar entah kenapa ia tidak tahu.
"Kenapa dia, menutup telepon nya begitu saja. Dasar Angga sialan itu, kalau bukan karena aku hanya menggingginkan kekayaan nya aku tidak Sudi bermanja - manja kepada nya." Kesal Mia.
Selama ini sebenarnya Mia begitu tidak mencintai Angga melainkan harta nya. Tetapi karena biasanya Angga memberikan nya uang bulanan selalu tetapi sekarang malah belum diberikan Makanya Mia berpura - pura dengan mengatakan bahwa dirinya merindukan nya padahal dirinya sedang merindukan uangnya.
"Sial, kenapa belakangan ini Angga selalu sibuk dengan pekerjaan nya ia tidak pernah sama sekali memperdulikan ku lagi, Apa jangan - jangan dia punya simpanan makanya dia memilih mengabaikan ku?" Gumam Mia.
...••••••••••••••...
"Gea apa kedua orang tua mu tidak marah jika aku mengajak mu untuk tinggal diluar negeri?" Meyra dan Gea kini sudah berada ditempat tujuan dan kini mereka sedang dalam perjalanan menuju ke rumah orang tua nya.
"Kamu tenang saja kedua orang tua ku mengizinkan ku untuk tinggal bersama mu, malahan mereka menyuruh ku untuk pindah kuliah disini bersama mu"
__ADS_1
"Tapi aku merasa tidak enak,,"
"Jangan bilang seperti itu, kedua orang tua ku sudah mengenal mu sejak lama jadi untuk apa kamu merasa tidak enak. udah jangan dipikirkan lagi,"
Selama dalam perjalanan Berjam - jam kini kendaraan mobil online yang mereka tumpangi itu telah sampai dirumah yang begitu besar dan mewah itu.
"Ayo kita turun," Ajak Meyra.
Gea mengamati rumah besar itu dari dalam mobil begitu tercengang ia tidak percaya apa yang ia lihat.
"Ini rumah siapa Mey?" Tanya Gea.
"Rumah kedua orang tuaku lah masa rumah pak RT, Ayo kita keluar." Meyra dan Gea pun keluar dari mobil itu dan masuk kedalam rumah mewah itu mereka disambut dengan sangat baik oleh salah satu pembantu yang membukakan mereka pintu.
•
•
•
•
__ADS_1
•
Jangan lupa like jempolnya dan dukung terus karya aku sekian terima kasih banyak ❤️