Pria Itu Ayah Dari Anak Ku

Pria Itu Ayah Dari Anak Ku
Par 118


__ADS_3

.....................


Angga terpaksa mengatakan sejujurnya pada tuan anggaranaya tentang putrinya Gea yang hilang membuat nya syok. Mama Delia hanya menundukkan kepalanya merasa bersalah, karena tidak memberitahukan sebenarnya dari awal.


"Ma?? kenapa mama baru kasih tahu papa soal ini?!" Geram tuan anggaranaya.


"Maaf pa, mama cuma takut. papa akan terlalu memikirkan nya dan menganggu pekerjaan papa." lirih mama Delia.


"Ck, kalau seperti ini. aku harus menggerakkan semua pengawalku untuk mencari putriku." Ucap tuan anggaranaya, ia mulai bangun dari tempat duduknya.


"Sudah pa, aku sudah menggerakkan beberapa pengawal tapi memang mereka sudah menemukan nya tetapi kelepasan." Ucap Angga menundukkan kepalanya.


"Kalau begitu biarkan papa yang mencari putriku sendiri." Tegas tuan anggaranaya berlalu pergi, ia tidak bisa diam saja saat tahu putrinya hilang.


"Gimana nih ma??" Angga menatap kearah mama Delia yang hanya diam.


"Biarkan sajalah papamu yang mencari nya, kamu antar saja dulu Meyra ke kampus."


"Sementara kamu Mey, tetap awasi gea dikampus,, siapa tahu dia sekarang ada disana." Ucap mama Delia.


"Siap ma,," Ucap Meyra antusias.

__ADS_1


••


Sementara disisi lain, Gea yang baru saja selesai disoapin mama Sonya hanya tersenyum.


"Terima kasih nyonya, anda mau berbaik hati merawat saya." Ucap Gea.


"Ya, tapi kamu sekarang jangan panggil saya nyonya melainkan aunty saja ya." Ucap mama Sonya.


"Baiklah aunty. sekali lagi saya berterima kasih." Ucap Gea, ia ingin bangkit dari tempat tidurnya.


"Kamu mau kemana??" tanya mama Sonya.


"Aku mau ke kamar mandi seperti nya perutku terasa ingin mual." Dengan cepat mama Sonya membantu Gea bangun dari tempat tidurnya dan menuju ke kamar mandi.


"Bagaimana sudah mendingan??" Mama Sonya mendudukkan gea di kloset duduk.


"Sedikit." Jawab Gea. Rasanya tubuhnya semakin melemas, akibat mual - mual terus - terusan.


"tunggu sebentar disini." Mama Sonya buru - buru keluar dari kamar mandi dan menuju lantai bawah tepatnya ruang tamu mencari Dafa yang sedang duduk berselonjoran disofa sembari membaca buku.


"Dafa, tolong anterin gea kerumah sakit sebentar dong." Ucap mama Sonya.

__ADS_1


"So whatt! harus aku gitu ma?? males ah, mending suruh sopir aja." Pekik Dafa.


"Dafa!!" seru mama Sonya.


"Sekali ini saja, demi mama. Besok mama cariin deh cewek terseksi dan terhot diindonesia ini, dijamin kamu bakalan klepek-klepek bagaimana??" Tantang mama Sonya.


Sebetulnya, Dafa itu orang nya suka dengan perempuan seksi dan hot. Jika ia melihat perempuan seperti itu, matanya sudah tidak bisa berpaling ke yang lain. Entahlah mama Sonya tidak mengerti, siapa yang ia mirip sifatnya.


"Ehm??" Dafa berpikir sejenak. "Baiklah ma, tapi janji ya. Awas bohong.." Dafa langsung buru - buru naik keatas menuju kamarnya mengambil jaket dan kunci mobilnya dengan bahagia.


Mama Sonya hanya tersenyum penuh arti,, "Pintar juga aku, Dafa - Dafa senang banget mama kibulin kamu." Gumam mama Sonya penuh kemenangan.


Dirumah sakit.


gea terpaksa harus menuruti perintah mama Sonya kerumah sakit untuk memeriksa keadaan nya. Sementara Dafa, ia terpaksa karena janji mama Sonya akan mencarikan nya wanita terseksi dan terhot. Membayangkan nya saja Dafa ingin cepat - cepat pulang.


Mereka pun kini menuruni mobil dan masuk kedalam rumah sakit.


Sementara disisi lain, Angga yang akan mengantarkan Meyra ke kampus sementara itu ia baru ingat sesuatu. sehingga ia membalikkan mobil nya ke arah yang berlawanan.


"Loh kok kesini?? kamu salah jalan, kita itu kan mau ke kampus." ucap Meyra merasa heran.

__ADS_1


"kita kerumah sakit dulu, aku ingin memeriksa kandungan mu." Ucap Angga.


Jangan lupa like dan vote setelah membaca makasih ❤️❤️


__ADS_2