Pria Itu Ayah Dari Anak Ku

Pria Itu Ayah Dari Anak Ku
Part 78


__ADS_3

Meyra menyadari itu segera menghempaskan lengan Angga yang melingkar pada perutnya.


"Lepaskan," seru Meyra.


"Kamu tidak boleh menyentuhku!" seru Meyra dengan ketus.


"Ayolah Mey jangan berbohong lagi padaku, bukankah sudah terbukti bahwa kamu itu tidak amnesia hanya PURA - PURA." Angga menekankan kata - katanya.


"Malas berbicara denganmu lebih baik aku keluar saja." Ketus Meyra ia keluar dari kamar itu menemui Gea yang berada didepan pintu.


Sebetulnya Meyra tidak tega berbicara ketus kepada Angga, apalagi dia suaminya. Tetapi itu semua ia lakukan demi adik ipar nya Gea, Meyra tahu mengapa Gea melakukan itu? Karena Gea ingin membalaskan dendam nya kepada kakaknya karena telah merusak ponselnya sampai remuk tak tersisa.


"Beres, " jawab Meyra mengacungkan kedua jempol nya.


Sementara Angga yang ditinggal Meyra sendirian, begitu kesal dan berakhir dirinya terpaksa membaca buku disofa dengan santainya.


tiba - tiba Dalam hitungan 3 detik lampu mati, begitu gelap gulita dan Angga tak kalah terkejut.


"Mati lampukah?" Ia beranjak dari duduknya menghidupkan saklar di kamarnya.


"Benar matilampu. tapi mana mungkin rumah semewah ini mati lampu." Kesal Angga.


tanpa Angga sadari pintu dikamar nya terbuka secara tidak sengaja, tubuhnya serasa meremang.

__ADS_1


'


"Ngak mungkin, angin kali." Ucap Angga mengalihkan pikiran nya yang tidak - tidak.


"tapi mana mungkin angin, dirumah ini tidak ada jendela satupun." Gumam Angga dalam hati.


Dan tiba - tiba lagi membuat nya kaget ada seseorang menyentuh bahunya dan disaat ia menoleh kearah belakang tidak ada siapapun.


"Kenapa jadi merinding yah." Angga mengelus lengannya yang merasa bulu kuduk nya berdiri.


dan lagi - lagi seseorang mencolek nya dari belakang dan "Darrrr!"


lampu itu menyala dan seseorang telah berdiri didepan matanya sendiri dengan sangat dekat dan menakutkan.


Meyra dan Gea segera membuka topengnya, "Yah pingsan gimana nih?" Ucap Meyra panik berusaha. membangunkan Angga yang kini tergeletak di lantai.


"aduh gara - gara kamu sih jadi anak orang pingsan." ucap Meyra.


"Ya maaf, aku ngak tahu bakalan kayak gini. aku kira kakak akan berani eh tahu - tahu nya penakut." Ucap Gea menggaruk kepalanya yang tak gatal itu merasa bersalah.


"Sudah - sudah bantu aku membawa nya keatas tempat tidur." ucap Meyra memapah lengan Angga sebelah kiri dan satunya lagi Gea memapah lengan Angga sebelah kanan.


••

__ADS_1


Seseorang tidak sengaja menarik seorang perempuan masuk kedalam sebuah gudang yang begitu sepi tidak ada siapapun disana.


"tolong!!! lepaskan aku!!! lepaskan!!!" teriak perempuan itu ia berusaha menahan dirinya dari cengkeraman lelaki itu dengan langkah terseret - seret.


"Diam!! kau harus menerima bayaran nya karena telah menghianati ku!!!" teriak lelaki itu dengan penuh emosi.


"Aku benci sama kamu!! aku benci!! bukan aku menghianati mu!!! tapi kamu yang telah menghianati ku meniduri banyak wanita!!!" teriak nya lebih kencang.


brugh. sebuah pukulan mendarat pada tubuhnya tetapi tidak terlalu kencang. "Aw, sakit." ringisnya.


lelaki itu mencoba untuk memukulinya berkali - kali dengan sabuknya dengan cepat ia mendorong tubuh perempuan itu sampai terjatuh.


"Lihat sekarang apa yang akan aku lakukan karena telah membuat ku marah." lelaki itu tersenyum smirk.


lelaki itu semakin mendekat, perempuan itu menjadi ketakutan ia memundurkan tubuhnya kebelakang.


"Tidak, apa yang kau lakukan!" teriaknya.


lelaki itu dengan cepat menaikkan rok perempuan itu ia mencoba memperkosa perempuan itu.


"Hentikan! hentikan!!" tangis perempuan itu pecah begitu saja.


Sementara pria yang sedari tadi sedang duduk menunggu perempuan itu terbangun dari tidurnya.

__ADS_1


Jangan lupa like dan vote setelah membaca makasih ❤️


__ADS_2