
Beberapa jam kemudian.
Mereka sudah sampai di bandara internasional Soekarno Hatta. Meyra masih tertidur digendongan Angga, kini mereka pergi menuju beli sate dulu didekat warung - warung yang ada di pinggir jalan.
setelah sekian lama menunggu, Angga mendapatkan sate ayam 40 tusuk untuk Meyra dan kini menuju kerumah.
Sesampainya.
"Mey ayo bangun! Mey! ini sudah hampir pagi loh kamu belum bangun juga satu dua...."
"Iya,, aku bangun." Meyra membuka kedua matanya dan melihat sekeliling nya ia ada dimobil.
"Kita mau keluar lagi yah?" tanya Meyra. Ia tidak menyadari bahwa dirinya sudah berada dirumah.
"Iya,, kita kerumah orang... ayo bangun,," Ucap Angga mendahului untuk keluar dari mobil setelah itu Meyra turun dan berdiri disamping suaminya yang masih belum terlalu menyadari nya bahwa ia ada dimana.
"Mey!!!" Teriak Gea yang mendapati Meyra ada disana dan dengan cepat ia memeluk teman nya itu termasuk kakak ipar nya.
"Ah ge.. lepas ge, sesak." Meyra meronta - ronta karena gea terlalu erat memeluknya saking rindu nya.
"Maaf.. saking senangnya... hehehe."
"Oh ya kenapa kamu bisa datang kesini..? sama siapa datang nya?" tanya Meyra polos.
"Hah?" Gea tidak mengerti arah pembicaraan Meyra malah menatap kearah Angga yang hanya menggelengkan kepalanya.
__ADS_1
"kamu urus ya kakak ipar mu itu,, kakak mau ketemu mama dulu." Ucap Angga berlalu masuk meninggalkan gea dan Meyra.
"Ayo Mey kita masuk saja." Gea menarik lengan Meyra masuk kedalam rumah.
"loh kok rumah ini ngak asing ya?" gumam Meyra dalam hati.
Ia membuka matanya lebar - lebar. "Astaga! kita ada dimana sekarang ge. apa kita berada di Indonesia?" seru Meyra memandang Gea dengan terkejut.
"Hahaha Mey,, kamu kebanyakan honeymoon sih... sampai lupa. ya ini itu Indonesia,, keidaman keluarga kita Jakarta." terang Gea membuat Meyra kembali terkaget - kaget.
"Tapi kapan aku pulang? perasaan tadi aku tidur cuma beberapa jam,, pasti ini mimpi kan?" Meyra malah mencubit kedua pipi nya sampai kesakitan.
"Aw, ternyata ngak mimpi." Meyra begitu tidak percaya diri nya bisa sampai di Indonesia, gea hanya menggelengkan kepalanya dengan kelakuan Meyra.
"Angga! Angga!" teriak Meyra berlari mencari keberadaan suaminya. Ia butuh penjelasan agar ia tidak pusing dengan keberadaan nya yang sekarang.
"Angga!" teriak Meyra,, ia memilih masuk kedalam sebuah kamar disamping kamar tamu.
Angga dan mama Delia menoleh kearah sumber suara.
"Mey kamu jangan lari - lari kamu itu sedang hamil jika bayi nya kenapa - kenapa bagaimana?" ucap Angga menghampiri istri nya itu.
"Maaf." Meyra menundukkan kepalanya merasa bersalah.
"sudah,, oh ya kenapa kalian cepat sekali pulang?" tanya mama Delia. Padahal beberapa hari yang lalu sebelum Meyra dan Angga honeymoon mengatakan akan berlibur selama 1 bulan. tetapi mereka hanya seminggu perginya.
__ADS_1
"ini semua gara - gara menantu mama.." Angga menunjuk Meyra kesal akan permintaan anehnya.
"hah maksudnya?"
"Kok aku sih?" tanya Meyra yang merasa heran juga.
"Ya, ini semua permintaan anehmu itu masa pake pengen makan sate terus maksa lagi, terus 40 tusuk. ya, terpaksa aku pulang." terang Angga dengan kesal.
"Oh jadi seperti itu."
"Ya,,"
"Menyebalkan menantu mama.." Angga pergi begitu saja menuju kamar nya.
"Hahaha kasihan juga kakak,, jadi itu sebabnya ia pulang... aku kira karena kangen rumah." Ucap Gea, ia hanya menggelengkan kepalanya.
"Maaf ma aku salah ya..? apa Angga marah padaku?" tanya Meyra menundukkan kepalanya.
"Enggak, dia ngak marah kok.."
"Mending kamu temui suamimu.. kalau dia marah rayu saja dia pasti dia akan luluh."
"Benar tuh Mey.. apa kata mama "
"Hah mama malu ah. aku susul Angga dulu ma, ge bye..." Meyra cepat - cepat menuju kamar nya menyusul Angga dengan pipi merah merona.
__ADS_1
Jangan lupa like dan vote setelah membaca makasih ❤️