Pria Itu Ayah Dari Anak Ku

Pria Itu Ayah Dari Anak Ku
Part 93


__ADS_3

Meyra matanya mulai berkaca-kaca dan ia segera berlari keluar dari restoran itu.


Angga yang tahu itu langsung mengejarnya, "Mey tunggu! biar aku jelaskan!!" teriak Angga.


"Kamu jahat Angga! kamu jahat!" teriak Meyra berlari keluar menuju ke jalan raya mencari kendaraan untuk ia tumpangi.


"Angga kamu mau kemana? aku butuh pertanggungjawaban mu!" teriak Debby, ia juga ikut mengejar Angga sampai diparkiran.


"Kau!" seru Angga. Ia menatap kearah Debby dengan rasa emosi dan amarah. "Apa yang kau lakukan! kau sengaja kan?! hah! aku tidak pernah meniduri mu sama sekalipun! aku tahu ini semua akal - akalanmu agar aku dan Meyra bertengkar.. iyakan!" teriak Angga dengan tatapan mata tajamnya.


"Tidak, aku memang benar - benar hamil... Angga, apa bukti itu tidak membuat mu percaya hah... ini bayimu darah daging mu sendiri..." Debby mengenggam lengan Angga dan mengelusnya secara lembut.


Tetapi Angga menepisnya, "Jangan sentuh aku!"


"Aku tidak percaya dengan mulut licik mu itu...! aku tahu... itu sebenarnya anak dari pria lain tapi kaj malah menyempatkan kesempatan ini hanya untuk membuat rumah tangga ku hancur!" seru Angga, ia menatap tajam Debby yang kini ketakutan karena ia sudah hampir ketahuan.


"Ti..dak, itu tidak benar..." Ucap Debby dengan kini mata mulai berkaca - kaca.

__ADS_1


Angga hanya menyunggingkan senyuman nya, ia sudah tahu dari tatapan Debby bahwa ia hanya bersandiwara.


"Ckckck, dasar wanita licik... lihatlah dia sungguh pintar bersandiwara, dengan mengeluarkan air mata buayanya." Ucap Angga berlalu pergi meninggalkan Debby yang hanya kini menangis.


Tetapi tidak akan mudah menyerah, ia berlari mengejar Angga dan menahan lengan lelaki itu.


"Apa yang kau lakukan! lepaskan!" teriak Angga ia semakin marah, rasanya ingin sekali ia menampar wajah mulus Debby. Tetapi ia tidak akan melakukan nya, karena dirinya bukanlah lelaki jahat... Berani menampar seorang wanita meski ia adalah wanita ular yang ia anggap.


"Tidak! aku tidak akan melepaskan mu, sebelum kamu mau bertanggung jawab atas perbuatan ku..." Teriak Debby. Mereka pun saling tarik menarik.


Sementara disisi lain yang melihat pertengkaran itu hanya mendengarkannya dan mulai berbisik - bisik.


"Sungguh dia tidak ingin bertanggung jawab padahal, perempuan itu sudah meminta nya baik - baik malah ia tidak mau bertanggung jawab.."


"Hmm... betul tuh, dulu anak terakhir tuan anggaranaya diperkosa oleh lelaki itu sebabnya meninggal dunia dan sekarang lihatlah putranya lah yang memperkosa anak orang lain..."


"Dia tidak pantas dikatakan keluarga terhormat."

__ADS_1


Begitulah perbincangan antara ibu - ibu yang kini berdiri didekat parkiran itu.


sementara Angga yang sedari tadi mendengar itu semua hanya mengepalkan tangannya dan menahan rasa amarahnya.


"Ku katakan sekali lagi Debby lepaskan!!!" teriak Angga.


"tidak!!! aku bilang tidak!!!" teriak Debby ia lebih keras kepala lagi dibandingkan Angga.


"Debby!!! lepaskan dia!!!" teriak seseorang secara tiba - tiba ia berlari kearah Debby dan menarik lengan Debby menjauh dari Angga.


"Apa yang kamu lakukan?!" Seru Jeffrey masih menggenggam erat tangan Debby agar tidak memberontak.


"Lepaskan!! aku hanya ingin meminta pertanggungjawaban darinya itu saja..." Ucap Debby berusaha melepaskan cengkraman tangan Jeffrey.


"Apa kamu sudah gila! aku sudah katakan, jangan pernah merusak rumah tangga orang lain...! Dasar wanita keras kepala, ayo ikut aku!" Jeffrey menyeret lengan Debby pergi dari sana hanya tinggal Angga terdiam diri disana.


"Lepaskan Jef! lepas! kamu tidak bisa menghalangiku seperti ini!" teriak Debby memberontak.

__ADS_1


Jangan lupa like dan vote setelah membaca makasih ❤️


__ADS_2