Pria Itu Ayah Dari Anak Ku

Pria Itu Ayah Dari Anak Ku
Part 9


__ADS_3

"Ah ngak asik kamu, masa sampai sekarang belum punya pacar juga... itu tuh kamu deketin Deni dia nganteng loh masa kamu ngak mau sama dia... perasaan dulu kamu suka sama dia sampai kamu yang nembak dia duluan"


"Apaan sih kamu dewi..."


"Auh ah ngak usah bahas itu Mulu mending bahas yang lain..."


Seorang pria tiba - tiba muncul kearah nya menggunakan pakaian serba hitam termasuk kacamata hitam juga.


"Permisi nona...."


"Ya, ada perlu apa ya pak..."


"Muda - muda begini dipanggil bapak, nasib - nasib..." Gumam pemuda tampan itu.


"Apa ada disini bernama dengan nona Mayra?"


"Ya, dengan saya sendiri ada perlu apa ya mencari saya?" Meyra begitu bingung dengan gerak - gerik orang asing yang tak dikenalnya itu.


"Nona, bisa anda ikut kami... ada yang perlu kita bicarakan ini sangat penting,"


"Tapi saya tidak mengenal kalian, jadi untuk apa saya ikut sama kalian... nanti kalian membohongi saya..."


Dengan takut dan sedikit binggung Meyra memberanikan diri untuk melontarkan kata-kata nya yang begitu bijak.


Pria itu mencoba menghubungi tuan mudanya dan sudah terhubung.

__ADS_1


"Hallo..." Ucap dari seberang ponsel.


"Nona bisa bicara langsung dengan tuan kami..." Pria itu menyerahkan ponselnya kepada Meyra.


Dengan begitu gugup Meyra menempelkan ponsel itu ke telinganya.


"Ha... Lo"


"Kamu ikuti saja suruhan saya mereka tidak akan melakukan apapun padamu... aku yang menyuruhnya... kamu tidak perlu tahu siapa aku sebenarnya, nanti juga kamu akan tahu..."


Tut... Tut... Ponsel pun berakhir.


"Deg..." tiba - tiba hati Meyra merasa kaget. siapa orang ini mengapa mereka tahu namanya? Apa mereka orang jahat? ataukah jangan - jangan pria tadi itu orang yang telah merengut keperawanan nya? Ini ngak mungkin!


"Meyra!"


"Hey Meyra, kamu aku cariin kemana aja sih?" Tatapan Gea kini mengarah kearah pria asing itu dan dibalas senyuman ramah kepada nya.


"Jadi silahkan nona ikut dengan kami" Orang asing itu mempersilahkan jalan untuk Meyra menuju kearah mobil mewah yang sudah terparkir di depan restoran itu.


"Ge... aku seperti nya ada urusan penting sebentar aku ngak akan lama kok..."


"Ngak apa - apa kamu ikut saja sama mereka..."


"Hmmm..."

__ADS_1


"Ya, udah kalau gitu teman - teman aku pamit dulu ya seperti aku ngak bisa berlama - lama disini..."


"Ya... hati - hati dijalan..."


Meyra lalu berjalan memasuki mobil tersebut, dalam hatinya ada rasa takut merasa dirinya akan di culik oleh orang asing itu. "akh, bagaimana jika mereka membawaku ketempat dimana orang - orang tidak menemukan ku dan... aishhhh! aku takut..." Umpat Meyra dalam hati.


Tak berapa lama mobil itu kini berada disebuah mansion mewah di dekat pegunungan yang begitu subur banyak rerumputan menyapu tanah. Meyra turun dari mobil itu lalu berjalan kearah yang ditujukan yaitu ruang tamu. Meyra melihat dengan terkagum - kagum perabot - perabotan yang ada dirumah itu benar - benar barang yang sangat mewah dan elegan bergaya eropa tetapi terkesan natural.


Mereka pun duduk diruangan itu, ia mengeluarkan beberapa berkas yang berisi map di dalam tas yang ia bawa itu.


"Baiklah kita langsung berbicara ke intinya saja. Saya disini ditugaskan oleh tuan muda Angga untuk mengurusi masalah tentang kehamilan anda nona," Ujar Ramon.


"Tuan Muda?" Meyra menyipitkan matanya berpikir siapa tuan muda? Kepalanya kembali mengingat sesuatu.


"Astaga maksud nya pria yang telah mengambil keperawanan saya..." Ucap nya dengan polos.


"Tepat sekali..."





__ADS_1



JANGAN LUPA LIKE JEMPOLNYA DAN DUKUNG TERUS KARYA AKU SEKIAN TERIMA KASIH BANYAK ❤️


__ADS_2