Pria Itu Ayah Dari Anak Ku

Pria Itu Ayah Dari Anak Ku
Part 108


__ADS_3

...................


Seperti perkataan nya Angga mengajak Meyra menuju ke Eiffel tower Paris untuk sekali - kali berlibur karena beberapa hari ini ia melarang meyra untuk keluar kamar.


"Bagaimana kamu suka kan?" Ucap Angga.


Meyra hanya menganggukkan kepalanya begitu senang,, ini adalah mimpinya yang selama ini ia dambakan pergi ke Paris melihat menara Eiffel dari dekat dan bisa pergi bersama seseorang yang selama ini ia idolakan yang tak lain Angga tetapi itu semua tidak nyata ia malah bersama dengan suaminya. Tetapi ia tidak tahu bahwa idola nya ada didekatnya.


Sehingga air matanya jatuh begitu saja,, Angga menyadari hal itu. "Hey ada apa? lah kok nangis?" Tanya Angga melihat sekitar takut orang - orang disana mengira ia menyakiti seorang wanita lagi.


"Tidak,, ini tangisan bahagia.." Meyra menghapus air matanya. Dengan cepat ia mengambil ponsel nya dan siapa tahu ia bisa membuat kenang - kenangan jika suatu saat ia bisa kembali lagi kesini.


"Cepat sini mendekatlah, aku ingin berfoto denganmu." Meyra menarik lengan Angga lebih mendekat dengannya sehingga terlihat lah dari aplikasi kamera diponselnya itu menara Eiffel Paris dengan mereka berdua dengan posisi Angga menurunkan tubuhnya Agar sama tinggi nya dengan Meyra.


Setelah selesai dalam beberapa menit kemudian berfoto - foto bersama kini akhirnya mereka berjalan - jalan sekitar Eiffel mencari kursi taman untuk didudukinya karena kecapean.

__ADS_1


"Lelah ya...?" tanya Angga melihat ekspresi wajah Meyra hanya mengerucutkan bibirnya membuat nya gemas ingin mencubit pipi chubby yang sekarang terlihat lebih gemoy belakangan ini. Mungkin karena ia berisi.


"Lelah lah pake nanya lagi."


Setelah menemukan kursi taman akhirnya Meyra duduk disana. "Kamu duduklah dulu disini, aku mau membeli minuman siapa tahu ada yang jual sekitar sini.." Ucap Angga, Meyra hanya menganggukkan kepalanya.


••


"Dimana sih Angga lama amat." Meyra clingak - clinguk mencari keberadaan Angga yang tak kunjung menunjukkan batang hidungnya.


"Hey aku boleh duduk disini ngak?" tanya seseorang yang tiba - tiba muncul dihadapan nya. Meyra yang sedari tadi berbicara dengan sendirinya, hanya memandang kearah lelaki asing yang tak dikenalnya itu, ia begitu takjub melihat wajah pria blesteran itu begitu sangat tampan.


"Hey boleh aku duduk...?" tanya Dafa nama pria itu dengan menampakkan gigi nya ternyata ia memiliki gigi gingsul terlihat manis dipandangnya.


"Hah, iya.. bo..Leh. duduk saja..." Meyra begitu gugup, ia menjauhkan duduknya menjaga jarak dari pria itu.

__ADS_1


"Oh ya aku lihat kamu bicara sendiri... ada masalah ya?" tanya Dafa.


"En..ggak. Ak..u cuma menghafal beberapa bait kata untuk kuliah besok saja." Meyra berbohong.


Tanpa mereka sadari Angga melihat itu dari kejauhan,, ia hanya mengerutkan keningnya binggung tetapi sedikit ada rasa cemburu dihatinya.


"Siapa pria itu? Berani sekali mendekati istri ku,, dia belum tahu siapa aku." Geram Angga. Ia berlari kearah mereka dengan membawa dua air putih botolan.


"Ekhem..." Suara terbatuk begitu keras itu mampu membuat dua orang yang duduk dikursi itu menoleh kearah nya.


"Eh Angga... kamu udah beli minumannya." Meyra berdiri dari duduknya saat tahu suaminya kembali.


Dafa juga ikut berdiri dan ia hanya mengulurkan tangannya pada Angga dengan tersenyum manis kepada nya sehingga membuat Angga merasa jijik.


"Kenalkan aku Dafa."

__ADS_1


Jangan lupa like dan vote setelah membaca makasih ❤️


__ADS_2