Pria Itu Ayah Dari Anak Ku

Pria Itu Ayah Dari Anak Ku
Part 21


__ADS_3

Setelah Berjam - jam berada didalam pesawat terbang dari bandara internasional Incheon Seol Korea sampai bandara Soekarno-Hatta di Jakarta. Kini Angga menuju ke restoran tempat biasanya ia datangi bersama kekasihnya Mia.


Dreet dreeet tiba tiba saja ponselnya berbunyi. dan yang menelpon nya itu tuan anggaranaya siapa lagi papanya tersayang.


"Apakah kamu sudah sampai diindonesia?" tanya tuan anggaranaya.


"Aku sudah sampai dibandara kok pa, ini mau perjalanan pulang.." Jawab Angga menatap jam yang melingkar dipergelangan tangan nya.


"baiklah, papa juga akan segera pulang.."


Tut.. Tut. ponselnya dimatikan begitu saja.


"Papa kebiasaan suka matikan ponsel nya." Kesal Angga. "aku harus secepatnya menemui Mia kalau tidak papa akan tahu jika aku berbohong" ucap Angga mulai masuk kedalam mobilnya yang sudah ditunggu oleh sopir khusus nya.


"Kita ke kafe seperti biasanya,, " perintah Angga dengan mengetik ponsel nya mencari nama yang ingin ia kirimkan pesan.


"Tapi tuan bukannya tuan besar berpesan— "


"Ikuti saja perintahku, cepat jalan.." Angga memotong pembicaraan nya dengan tatapan mata tajam nya.


"Ba..ik tuan,, " ucap pak sopir dengan terbata.

__ADS_1


...••••••••••...


Kediaman Anantha Prayoga


Kedua paruh baya itu dengan putrinya Meyra sedang berada diruang tamu. Sedangkan Gea berada di kamar Meyra, karena ia tidak mau menganggu pembicaraan antara kedua orang tua dan putrinya itu. entah yang gea tidak tahu apa yang akan mereka perbincangkan. Tapi karena kekepoan nya mengebu - ngebu ia terpaksa menguping dibalik tembok.


"Ada berita penting apa yang ingin papa sampaikan seperti nya serius banget?" tanya Meyra dengan mengerutkan keningnya.


"Ekhem, begini nak.." Ucap mama Nayra menatap sang suami yang duduk disampingnya dengan memainkan matanya memberi kode.


"Papa sama Mama punya sahabat di Indonesia, selain itu dia punya anak laki - laki umurnya 28 tahun. jadi papa ingin menjodohkan mu dengan nya" Ucap pa anantha mewakili.


"Whattt?" pekik Meyra. "Dijodohkan? berarti aku menikah dong?" tanya Meyra kembali dengan nada lebih tinggi.


Meyra hanya terdiam tanpa menjawab nya. Sedangkan Gea yang sedang menguping membelalakan matanya begitu kaget.


"Mey akan dijodohkan? ini ngak boleh terjadi, sedangkan Mey sedang mengandung anak dari kak Angga bagaimana ini?" Gea berbicara dengan dirinya sendiri tanpa ia ketahui ada yang memengang pundak nya.


"Usttttt, bisa diam ngak.." Gea masih menempelkan telinganya di tembok tanpa menoleh kebelakang.


"Non Gea sedang apa?" tanya bibi yang ikut menguping.

__ADS_1


Gea menoleh dan terkejut, "Eh bibi, engak ada apa - apa kok.. oh ya aku ke kamar dulu bi.." Gea berlari ke kamar Meyra dengan terbirit-birit.


bibi hanya menggelengkan kepalanya dengan kelakuan teman anak majikannya yang dari Indonesia.


"Kamu pikirkan lah dulu tentang keputusan kamu ambil, papa berikan waktu sampai besok.." Ucap pa anantha berdiri dari duduknya dan pergi begitu saja.


Mama Nayra yang masih berada disana mendekati putrinya dan mengusap punggung nya dengan lembut.


"ma," Lirih Meyra menatap mamanya dengan mata berkaca-kaca.


"Yang sabar, mama tidak bisa membujuk papamu.. kamu tahu kan papamu keras banget kayak batu. susah dibilangin" Ucap mama Nayra berusaha menenangkan putri nya.


"Kamu pikirkan saja dulu, lagian papamu memberikanmu Waktu selama sehari. Ini juga untuk kebaikan mu.." Ucap mama Nayra.





__ADS_1



Jangan lupa like jempolnya dan dukung terus karya aku sekian terima kasih banyak ❤️


__ADS_2