
Mei Ning dan Sulis sontak saja langsung bertanya bersamaan ketika mobil sudah berhenti.
"Kamu kenapa Ren?" tanya mereka berdua langsung.
"Bos, anda kenapa?" Rohis juga bertanya khawatir.
Rendi menghela napas. "Keluar dari mobil dulu, nanti aku jelaskan."
Mereka semua mengangguk dan keluar dari mobil. Sulis dan Mei Ning melihat tangan Rendi yang berdarah akibat tersayat pecahan kaca, tapi perlahan luka itu sembuh kembali.
"Kamu beneran tidak apa-apa, sayang?" tanya Sulis khawatir sambil meraih tangan Rendi.
"Aku tidak apa-apa, nanti juga sembuh sendiri, cuma terkejut saja tadi ada sesuatu yang aku lihat," jawabnya tidak berdaya.
"Hihihi... ternyata benar kamu sekarang bisa melihat kami," Mba Kunti terkikik geli sambil duduk santai di dahan pohon.
Rendi menghela napas. Ia menatap sosok hantu yang dulu pernah mengganggunya itu dengan kesal.
Sulis dan yang lainnya merasa heran ketika Rendi menatap sebuah pohon besar yang ada dipinggir jalan tersebut.
"Berani kau mengganggu aku lagi, aku bongkar kuburan mu dan ku bakar sisa jasad mu!" hardik Rendi lantang.
__ADS_1
"Sayang kamu kenapa?" tampak Sulis khawatir.
"Kamu diamlah dulu, nanti aku jelasin semuanya, setelah berbicara dengan hantu sialan itu," tunjuk Rendi kesebuah dahan pohon besar tersebut.
Bulu kuduk Sulis langsung merinding, ia menelan ludah ketika mendengar kalau Rendi sedang berbicara dengan hantu.
Rohis juga tercengang, ternyata bosnya bisa berbicara dengan hantu. Sementara Mei Ning kebingungan karena mana ada Mba Kunti di China. Namun, bulu kuduk mereka bertiga berdiri ketika Mba Kunti kembali duduk di atap mobil yang notabenya dekat dengan mereka.
"Hihihi... jangan terlalu serius seperti itu tampan, aku rasa kita ini memang ditakdirkan untuk bertemu lagi. Aku juga mau minta tolong kepadamu," ucap Mab Kunti tampak serius.
Rendi mengerutkan keningnya. "Apa maksudmu?" tanyanya ketus.
"Hihihi... Jasadku selama ini belum ada yang menemukan, aku dibunuh oleh kekasihku, karena perbedaan pendapat, kalau kamu mau aku bisa menunjukkan siapa orangnya," jawab Mba Kunti yang entah serius atau tidak, pasalnya ia terus saja tertawa.
Melihat Rendi yang sedang berbincang sambil menatap atas mobil, Sulis, Mei Ning dan Rohis tertegun. Mereka yang tidak bisa melihat hantu tentu saja tidak bisa berkata-kata.
Dibilang Rendi gila, tapi pria itu memang memiliki kemampuan aneh yang tidak dimiliki manusia pada umumnya. Jadi mereka hanya menyimak saja.
Rendi tampak mulai serius berbincang-bincang dengan Mba Kunti yang meminta pertolongan itu. Pria itu tampak mengangguk-anggukkan kepalanya, seolah mengerti apa yang sedang terjadi.
"Hanya itu saja yang aku tahu dan rahasia itu tentunya cuma aku yang tahu dikampung ini, karena itulah aku di bunuh olehnya, aku akan sangat berterimakasih kepada mu jika berhasil membalaskan dendam ku, setidaknya aku tidak akan mati penasaran lagi," ucapnya seraya terbang menghilang dari hadapan Rendi.
__ADS_1
Rendi menghela napas berat, kini ia tahu kenapa banyak sekali hantu di kampung Karbal, ternyata dulu sempat ada pembantaian masal oleh sosok kekasih yang disebutkan Mba Kunti.
"Ayo kita jalan lagi!" perintah Rendi kepada Rohis.
"Eh, kamu sudah bicara dengan hantunya?" tanya Sulis penasaran.
"Iya bos, apa hantu itu serem?" tanya Rohis pongah.
"Kita masuk mobil dulu, aku jelaskan didalam mobil," ucap Rendi yakin.
Mereka bertiga mengangguk dan masuk ke dalam Mobil melanjutkan perjalanannya yang sebentar lagi sampai di rumah Sulis.
Rendi menjelaskan apa yang sebenarnya terjadi barusan, walaupun ia tidak menceritakan masalah yang diberitahu Mba Kunti, ia hanya mengatakan kalau sosok hantu itu memang benar adanya.
"Jadi itu tadi Kuntilanak?" tanya Sulis sambil begidik ngeri.
"Kuntilanak? Apa itu Ren?" tanya Mei Ning penasaran.
Rendi menghela napas. "Sosok arwah wanita yang mati penasaran, di negara kamu mungkin tidak ada," jawabnya memastikan.
Mei Ning mengangguk mengerti, memang hantu di setiap negara itu berbeda-beda. Karena sosok tersebut terlahir menurut kepercayaan mistis masing-masing disebuah daerah, karena itulah terlahir berbagai macam hantu yang ada di dunia.
__ADS_1
Mungkin bagi orang yang tidak percaya hal mistis, sosok hantu itu tidak ada. Namun, kepercayaan orang-orang jaman dulu sosok hantu itu memang benar adanya, apa lagi banyak hal yang sering terjadi disekitar kita tanpa bisa dijelaskan dengan logika.
Jadi mengenai hantu ada atau tidak, itu menurut kepercayaan masing-masing dari kita, mau ada tidak asalkan kita masih bisa hidup berdampingan, Yo Ndak papa.