System Harem

System Harem
Start Membuat Robot !


__ADS_3

Ke esokan harinya, Julian dan Darius yang tidak tidur semalaman. Mereka berdua mulai menyiapkan ruang bawah tanah di Mansion tersebut.


Julian dan Darius membersihkan tempat tersebut, Natali, Susan dan Celia kemudian datang sambil membawakan sarapan untuk mereka berdua.


" Julian sarapan dulu !" Celia memanggil Julian.


Julian menoleh ke arah Celia, ketika dia melihat Celia dan yang lainnya, Julian menghampiri Celia " Kamu tahu aku disini darimana ?"


" Ayah yang memberitahu " Celia tersenyum manis.


Natali yang melihat hal tersebut menggembungkan pipinya, dia merasa cemburu karena Julian tidak melihatnya sama sekali.


Natali mennghela napas, dia mencoba untuk sabar melihat kenyataan yang sedang terjadi di depan matanya.


Natali tersenyum, dia menghampiri Julian yang sedang bersama Celia " Julian, aku membuatkan kamu ini " Natali menyodorkan Nampan yang isinya Roti bakar sama secangkir Kopi.


Julian mengerutkan keningnya, dia mencibir " kamu ingin aku seperti dulu lagi ?, makan - makanan seperti itu ? Dan tumben sekali kamu mau repot - repot membuatkanku sarapan !, biasanya bertemu denganku dipagi hari saja kamu ogah - ogahan !"


' Deg ! ' Jantung Natali bagai di pukul Palu yang besar, rasanya sangat sakit. Walaupun dia tahu jika Julian masih marah padanya tapi dia tidak mengira jika Julian akan berbicara seperti itu padanya.


Susan mengepalkan tangannya, dia mau memghampiri Julian, tapi Darius mencekal lengannya sambil menggelengkan kepala.


Susan hanya bisa menatap Natali dengan iba.


Walaupun sakit Natali mencoba untuk tetap tersenyum, Karena baginya sakit yang dirasakan dia sekarang tidak ada apa - apanya di bandingkan Julian yang sudah mempertaruhkan segalanyauntuk dirinya.


" Maaf Julian, apakah kamu ingin aku buat yang lain ?, aku akan membuatkannya untukmu !" Natali menawarkan dengan tulus.


Julian mendengus dan menjawab dengan ketus Tidak perlu !"


Julian menarik Celia ke pojokkan dan duduk disana, Sementara Natali ditinggal sendirian ditempatnya.


Susan menghampiri Natali dan menawarkannya untuk sarapan bersama mereka, Natali mengangguk mau karena dia tidak punya pilihan lain.


Celia yang sedang menemani Julian sarapan, dia sebenenarnya ingin bertanya, Julian memiliki hubungan seperti apa dengan Natali, karena kelihatannya mereka berdua saling mengenal.


Akhirnya Celia yang penasaran memberanikan diri untuk bertanya " Julian, dia itu sebenarnya siapanya kamu ?"

__ADS_1


Julian yang sedang lahap memakan masakan Celia, dia langsung berhenti makan dan menghela napas " dia orang yang membuangku, meremehkanku dan memandangku hina !, sudahlah tidak uash dibahas Celia, kalau bukan karena Kakakku, aku sudah mengusirnya !"


" Kakak kamu ?" Celia yang Notabenya belum di beritahu jika Darius adalah kakak Julian, tentu saja dia bingung.


Julian menepuk keningnya " Aku lupa memberitahu kamu !, dia Darius Lewis Kakak kandungku, amu harap kamu juga menghormatinya sepsrti kamu menghormati aku, karena mulai sekarang dia juga akan tinggal disini "


Celia terkejut " Ya ampun, ternyata kamu punya kakak Julian ?, pantas saja wajah Tuan Darius hampir mirip denganmu "


" Kamu menyukainya ?" Julian menggoda Celia.


Celia langsung menggelengkan kepalanya " tidak,tidak,tidak aku hanya menyukaimu !"


Julian tersenyum " Aku tahu itu !, ngomong - ngomong kamu tidak ke kafe ?"


Celia menggelengkan kepalanya " aku sudah bilang sama manajer kafe, hari ini aku tidak akan ke kafe, karena aku mau membantu kamu " celia bergelayut manja di bahu Julian.


Julian tersenyum kecut, dia yakin jika Celia pasti menantikan Momen ketika dirinya sendirian, karena sudah beberapa hari dia tidak disentuh Olehnya.


Sementara itu ditempat lain Rafael sedang mengatur pertemuan Tod dengan Resty yang akan menjadi bintang Film baru.


Sebelum para penjaga Resty di kirim, Rafael mengirim pesan pada Resty atas nama Julian dengan alasan jika dia sangat sibuk.


Resty tidak keberatan sama sekali, karena dia tahu jika Julian sekarang memang memiliki beberapa Bisnis, jadi wajar saja jika Julian sangat sibuk.


Bagi Resty, asalkan dia diperhatikan oleh Julian dia sudah sangat senang.


Sebenarnya disini yang sangat sibuk itu Rafael, dia harus membagi semua pengaturannya untuk Enam wanita Julian dan perusahaan Julian.


Rafael mengendalikan hal tersebut sekaligus, tanpa disadari Julian jika Rafael sekarang sebenarnya sudah berevolusi. Dia bukan hanya Ai cerdas saja, tapi dia mulai paham dengan tingkah dan pikiran Manusia.


Rafael sekarang bisa mengendalikan Manusia, contohnya para target harem Julian, mereka semua di arahkan dengan bidang usaha mereka masing - masing yang diberi Julian.


Semua target Harem tidak ada yang curiga sama sekali dengan Rafael yang mengatasnamakan Julian dibaliknya, karena Rafael memberikan mereka semua cara mengembangkan perusahaan dengan sangat mudah.


...***...


Pengantar barang Expres pesanan Julian dan Darius sampai di Mansion ketika sudah siang hari.

__ADS_1


Terlihat ada tiga buah Mobil Box yang datang, karena Julian dan Darius berencana membuat Puluhan Robot, jadi mereka memesan sangat banyak bahan.


Julian, Darius, Natali, Susan, Celia dan para Pelayan pria membantu mengangkut masuk barang - barang tersebut ke ruang bawah tanah.


Berkat bantuan mereka semua, hanya dalam waktu satu jam saja barang - barang sudah masuk dalam ruang bawah tanah.


Julian dan Darius tidak mau menunggu lagi, mereka berdua langsung memasang peralatan pembuatan beberapa bagian robot.


" Akhirnya semua selesai dipasang !, sekarang kita tinggal membuat Robot kita !" Ucap Julian bersemangat.


" Baiklah, kita mulai darimana dulu !?" Darius menimpali.


Celia menegur " Kalian berdua istirahat dulu !, jangan terlalu memaksakan diri !"


Susan menimpali " Celia benar, kalian istirahatlah dulu "


Julian membalas dengan tegas " tidak !, kita tidak punya waktu untuk istirahat ! "


Darius menimpali " Susi, Julian benar, jika kita menunggu lagi yang ada Profesor C5 akan membunuh kita semua !"


Susan menghela napas, dia tidak habis pikir jika kakak beradik tersebut sama - sama keras kepala.


Para Wanita hanya bisa menghela napas saja, mereka tahu jika tidak bisa mengganggu gugat keputusan Julian dan Darius.


Julian mulai membuat Sistem data Robot dengan di bantu Rafael, agar semuanya langsung bisa bekerja dengan sempurna.


Sementara Darius yang notabenya sudah meneliti beberapa Zat dan Benda yang bisa menjadi bahan Kuat, dia yang bertugas membuat bentuk robotnya.


Karena memang keahlian Darius di hal tersebut, berbeda dengan Julian yang lebih ke Data Base, apa lagi Julian juga memiliki kemampuan Hacker, jadi dia bisa membuat data yang sesuai dengan keinginannya.


Sementara para Wanita hanya bisa membantu seperlunya saja, karena mereka tidak tahu sama sekali dengan bahan - bahan yang sedang Julian dan Darius utak - atik.


Karena saking seriusnya, Julian dan Darius makan saja mereka di suapi, Julian dengan Celia, Darius dengan Susan.


Natali hanya bisa memperhatikan kemesraan mereka saja, tapi dia tetap sabar karena pasti akan ada waktunya dia bisa dekat lagi dengan Julian.


.

__ADS_1


__ADS_2