
Julian yang sudah sedikit tidak sibuk setelah beberapa hari berterbangan kesana kemari untuk membantu semua orang yang selamat di seluruh dunia. Dia sedang beristirahat di bawah pohon rindang yang ada di halaman belakang Mansionnya sambil memejamkan mata.
" Julian, kamu pasti sangat lelah " tegur Resty yang tiba-tiba sudah duduk di samping Julian.
Julian membuka matanya, dia menoleh ke arah Resty dan tersenyum " aku tidak apa-apa kok "
" Julian, Apa kita akan terus seperti ini? " Resty bertanya sambil menatap langit yang cerah.
Julian menghela napas " aku juga berharap agar kejadian ini tidak terulang kembali Rest" jawabnya tidak berdaya.
Julian kemudian memegang kedua bahu Resty " tapi... percayalah! Aku pasti akan membuat dunia baru yang lebih nyaman dari sebelumnya. Kamu tidak perlu khawatir dengan kedepannya!" ucapnya yakin.
Resty menatap mata merah Julian, tidak ada keraguan sama sekali disana. Resty yakin kalau Julian pasti bisa melakukannya.
Resty tersenyum " aku percaya padamu Julian! "
Julian balas tersenyum dan memeluknya, bagi dia sudah cukup para wanitanya mendapatkan cobaan yang silih ganti berdatangan. Tekadnya sekarang ingin membuat dunia yang nyaman untuk di tinggali mereka semua.
***
Sementara itu di tempat lain. Seila dan Larisa yang masih dalam masa pemulihan, Mereka berdua tidak di perbolehkan bekerja membantu saudari-saudarinya terlebih dahulu.
Mereka berdua sedang melihat saudarinya yang memang masih sibuk terus mengemas bahan makanan yang perlu di kirim ke negara-negara yang membutuhkan bahan makanan dan kebutuhan pokok.
" Larisa, sekarang kita tidak punya siapa-siapa, orang tuaku saja di Vlasir tidak terdengar kabarnya. Apakah mereka semuanya tewas?" Seila bertanya dengan sedih.
" Entahlah Seil, aku juga tidak mendengar kabar tentang orang tuaku. Mungkin kita memiliki nasib yang sama, tidak memiliki keluarga lagi " jawab Larisa sendu.
__ADS_1
" Kata siapa kalian tidak punya keluarga?" tegur Julian yang tiba-tiba muncul.
Kedua wanita tersebut langsung menoleh ke arah suara berasal. Julian dan Resty berjalan menghampiri mereka berdua.
" Kenapa kalian bilang seperti itu? Apa aku bukan keluarga kalian? " tanya Julian dengan nada sendu.
" Bu..bukan seperti itu Julian, hanya saja kami berdua..."
Larisa belum selesai bicara. Resty sudah memeluknya " kita semua sekarang saudari, walaupun kami tidak bisa menggantikan keluarga asli kalian, tapi setidaknya kami bisa mengisi kekosongan yang di tinggal mereka "
Larisa dan Seila terharu dengan perkataan Resty, mereka berdua langsung memeluk Resty.
Keduanya terisak karena mereka memang butuh orang yang mengerti dengan perasaan yang sedang mereka alami.
Julian hanya bisa menatap sendu keduanya. Sekarang dia benar-benar bertekad untuk membuat dunia yang damai, agar para wanitanya bisa hidup tentram dan damai.
***
Perusahaan-perusahaan mulai di bangun kembali, tidak lupa dasar dari perusahaan juga mulai di benahi, seperti pertanian, Nelayan dan Bisnis kecil mulai di genjot agar bisa memenuhi ekspektasi Ekonomi dunia.
Semua orang mulai mengenal Julian sebagai Dewa penyelamat mereka. Patung-patung Julian di pajang pusat negara, untuk menghargai pengorbanan Julian selama ini.
Lima tahun berlalu dengan begitu cepat. Kini semua negara sudah hidup tentram berkat pengaturan Julian dengan robot-robot jeniusnya.
Robot pekerja juga ada dimana-mana, sekarang dunia baru telah tercipta. Dunia dimana tidak ada penindasan, dunia yang merangkul semua kalangan.
Ya Dunia impian Julian telah terwujud, System Harem Julian tentu saja berperan besar dalam hal tersebut. Karena tanpa System Julian sama saja dengan manusia Lainnya.
__ADS_1
***
Di Anarka, istana Julian berada.
Terlihat sebelas orang wanita, lima orang anak kecil dan tentunya ada Julian disana. Mereka akan melakukan foto bersama setelah Julian Resmi menikahi ke sebelas wanitanya.
Julian duduk di depan bagaikan Raja dengan Wanita-wanitanya yang berdiri mengelilingi dia.
Anak - anak Julian ada di depannya dan yang masih bayi anak Rosi, berada dalam pangkuannya. Mereka semua terlihat bahagia.
Cekrek
Suara jepretan Foto terdengar, tercetak lah sebuah Foto dengan Keluarga bahagia disana.
Tamat.
Cerita Julian dan System Haremnya otot akhiri sampai disini saja. Jika ada salah kata ataupun yang kurang berkenan buat kalian para pembaca setia Otor.
Otor Minta maaf sebesar-besarnya ππ
Oh iya Otor sudah Rilis Novel baru lagi, yang insya Allah akan Otor up setiap hari jika tidak ada halangan.
Judulnya " JAVA SYSTEM "
akan Otor up bersama dengan " System Cek in Pikiran "
Terima kasih sekali lagi Otor ucapkan.
__ADS_1
kalian luar biasa Allπ