
Sementara itu Julian yang baru sampai di tempat kejadian dia tanpa menunggu langsung melompat dan menghantamkan pedang besarnya pada Maxwel. Tapi Maxwel menahan nya menggunakan auranya.
Julian seperti melayang di udara akibat serangannya ditahan oleh aura S10.
Julian menyipitkan matanya. Ia tidak pernah menyangka kalau S10 benar - benar sangat kuat.
Saat Julian sedang lengah S8 menyerangnya menggunakan telekenesis. Julian seperti sedang di cengkram kuat.
S10 mau menyerangnya untung saja Teen menembakkan Roket besar.
" Boommm
Julian yang terlepas dari telekenesis S8 akibat serangan Teen, dia langsung melompat mundur. Ia menatap S8 yang dengan santainya menggunakan kekuatannya tanpa bergerak sedikitpun dari tempatnya.
S10 buka suara " Insting kamu bagus juga, tapi itu tidak akan pernah bisa merubah kematianmu !"
Suara S10 begitu menggema di telinga Julian. Ia tidak menyangka jika ada orang yang benar - benar ingin membunuhnya.
" Jangan menganggap remeh diriku !" Julian menerjang dia melemparkan pedang besarnya ke arah S8. sementara dirinya langsung ke arah S10.
Dugaan Julian benar S8 menghentikan pedang besar nya dengan kekuatan yang dia miliki. Tapi Teen langsung menembaki S8 menggunakan peluru yang bisa menghancurkan tubuh S kode.
Peluru - Peluru tersebut sampai di hadapan S8 tapi peluru itu semuanya berhenti seketika dan berjatuhan ke tanah.
Sementara Julian sedang menghantam Aura S10. lagi dan lagi Julian terdiam dilangit. Tapi kali ini Mata Julian berubah menjadi merah menyala.
Auranya meluap keluar dan berbenturan dengan Aura S10.
" Boommm
Mereka berdua saling beradu pukulan satu sama lain. S10 sedikit terkejut karena Julian bisa menembus pertahanan Auranya yang Notabennya tidak bisa di tembus oleh manusia biasa.
Wajah Julian terlihat sangat tenang, begitu juga S10. kedua Monster yang sedang bertarung tersebut bagaikan Dewa dan Iblis yang sedang beradu kekuatan super mereka masing-masing.
" Duar
" Duar
" Duar
Area disekitar mereka tiba - tiba terjadi ledakan yang di sebabkan fluktuasi aura mereka yang saling berbenturan.
S10 menguatkan Auranya untuk menekan Julian. Sayangnya kekuatan Julian juga bukanlah orang sembarangan. Jadi dia bisa meredam kekuatan itu.
" Ternyata kamu cukup kuat juga Manusia !" S10 memuji Julian yang bisa mengimbanginya.
" Tapi cukup sampai disini saja !" S10 langsung menggunakan kekuatan penuhnya.
Alhasil semua tanah yang ada di area tersebut seperti di gulung oleh kekuatan tersebut mengakibatkan jarak dengan Diameter 100 meter semuanya berubah menjadi tandus.
S8 dan Teen juga ikut terkena Dampak dari serangan tersebut. mereka langsung menjauh dari area pertarungan keduanya.
Julian masih berdiri kokoh di tempatnya, dia tidak tergoyahkan sama sekali oleh bentuk kekuatan Aura yang di miliki oleh S10.
" Apa cuma seperti ini mulut besarmu itu Maxwel !" Julian langsung memberatkan pukulannya yang sedang beradu jotos dengan S10
__ADS_1
" Bangg
S10 terkena telak serangan dari Julian hingga dia tersungkur ditempatnya berada dengan kepala yang tertancap di tanah.
Julian tidak membiarkan itu. dia menarik kali S10 dan langsung membanting tubuh S10 seperti sedang membunuh ular saja.
" Bang
" Bang
" Bang
Julian tanpa ampun membanting S10. tapi sayangnya S10 tidak terluka sama sekali. karena dengan kekuatan auranya dia bisa menahan serangan musuh dimana saja dan kapan saja.
Julian yang menyadari hal itu. dia melemparkan S10 dengan kekuatannya.
" Boommm
S10 jatuh di tanah dengan berdiri tegap. tanah disekitar tubuh Maxwel bergetar akibat benturan tubuhnya.
" Darimana kamu mendapatkan kekuatan itu Manusia !" Maxwel buka suara.
Julian menjawab dengan tenang " Apakah aku perlu menjawab pertanyaan Monster sepertimu Maxwel ?!"
" Aku tidak pernah menyangka jika akan bertemu dengan orang yang kemampuannya setara denganku !" Maxwel langsung melesat ke arah Julian dengan kecepatan penuh.
" Wuzz
" Wuzz
" Bomm
" Bomm
" Bomm
Suara ledakkan terus terdengar saat keduanya beradu pukulan.
Sementara itu di tempat Para Robot dan Natali, Alpa dan Beta melesat bersamaan dengan kecepatan penuh dari reruntuhan yang menimpa mereka.
" Wuzz
" Boommm
" Boommm
Kedua Robot tersebut langsung menembakkan granat ke arah para S kode yang sedang tidak fokus akibat mengiran Para Robot sudah musnah.
S6 menggunakan perisainya. S9 langsung menggunakan gelombang ultrasonik nya. Yg Tapi dia baru membuka mulut. Cambuk darah Natali masuk kedalam tubuhnya.
" Herkk
S9 memegang tenggorokannya karena cambuk darah Natali masuk dalam tenggorokannya.
" Matilah kau bajingan !" Teriak Natali sambil membelah tenggorokan S9.
__ADS_1
" Praall
Tenggorokan hingga kepala S9 terbelahenjadi dua oleh cambuk darah Natali.
" Wan's sekarang !" Natali berteriak.
Wan's mengubah seluruh tubuhnya menjadi Bor dan langsung melesat ke atas dan jatuh tepat mengenai S9 yang tubuhnya langsung dicabik - cabik oleh Wan's.
S6 dan S7 yang mau menolong S9 tidak sempat. Mereka berdua di sibukkan oleh Alpa dan Beta.
S7 menghantam Alpa dengan Keras hingga mengenai Beta, kedua robot itu bertabrakan dan terhempas puluhan meter.
S6 yang Notabennya hanya memiliki kekuatan pertahanan saja tentu sangat kesusahan menahan serangan Wan's yang agresif.
Natali tidak tinggal diam. Dia menyerang mereka menggunakan cambuk darahnya. Tapi S6 dan S7 yang sudah tahu jika senjata Natali sangat berbahaya bagi mereka. tentu saja mereka berdua dengan sigap menghindari serangan Natali.
S6 membuat beberapa perisai transparan dan melemparkannya pada Natali.
" Bugg
Natali terkena serangan tersebut dan sedikit terhempas. S7 yang melihat kesempatan itu dia langsung menyerang dengan sigap.
" Mati kau ****** !" S7 menggunakan kemampuan mengendalikan gravitasi untuk memanipulasi pukulannya agar menjadi sangat kuat.
" Nona Awas !" Beta mendorong Natali dan dia yang terkena pukulan S7.
" Duaak
" Boommm
Bagian perut Beta langsung hancur akibat terkena pukulan S7 saat menghantam tanah. Diapun langsung tidak bergerak lagi.
" Cih !, dasar rongsokan pengganggu !" S7 meludah ke arah Beta.
Natali yang melihat hal tersebut sangat marah " Akan kubunuh kau bajingan !"
" Arghhhh
Tubuh Natali langsung tersayat - sayat ratusan cambuk darah keluar dari tubuhnya dan menari - nari di sekitar tubuh Natali.
S7 dan S6 mengerutkan keningnya saat melihat sosok Natali yang ternyata lebih menakutkan dari wujud asli mereka.
" Wuzz
" Wuzz
" Wuzz
Cambuk - cambuk darah Natali langsung mengejar S7 dan S6. Mereka berdua mencoba menghindar. Tapi cambuk darah Natali terlalu banyak membuat mereka sangat kesulitan bergerak.
S6 terpaksa menggunakan perisainya saat cambuk darah akan mengenainya. Tapi perisai tersebut langsung tertembus membuat S6 langsung menghindar dengan Cepat.
Wan's dan Alpa tidak berani mendekat. Karena mereka tahu jika Cambuk darah Natali akan menghalangi mereka ketika menyerang kedua S kode itu.
S6 dan S7 masih bisa menghindar walau keduanya sesekali akan tertangkap oleh cambuk darah Natali yang seolah hidup itu.
__ADS_1
S7 mencabut sebuah Pohon dan menyabetkan pada Cambuk darah Natali. Benar saja ternyata cambuk darah Natali tidak bereaksi pada pohon tersebut. S7 jadi memiliki sedikit ide untuk melawannya.