
Julian langsung menghampiri Ruang bawah tanah yang sekarang sudah menjadi Lab penelitian milik Darius.
" Kakak bagaimana apa barangnya sudah jadi ?" Julian bertanya dengan tergesa - gesa.
" Satu paket dengan Teen semuanya sudsh siap !" Darius menunjuk Teen yang membawa pedang hitam dengan garis merah di tengahnya.
Julian mengerutkan keningnya " Astaga apa kamu sedang membuat Monumen pedang kak ?, bagaimana caranya memakai pedang segede gaban itu hah ?"
" Aku ini bukan pandai besi !, sudah untung aku bisa buat pedang !, sudah jangan banyak protes, hanya ada itu saja dan ini !" Darius melemparkan Pisau seukuran jari Julian.
Julian menatap Darius dengan tidak berdaya, di suruh membuat pedang seperti monumen. Sekalinya buat yang kecil malah kecil banget.
Julian tidak tahu harus berekspresi seperti apa untuk menilai kinerja Darius. Sementara Darius terlihat sangat bangga dengan ciptaannya dan tidak merasa bersalah sama sekali.
Julian menghela napas " ya sudah aku berangkat, Ayo teen !"
" Baik tuan !"
Darius memberitahu Julian sebelum pergi jika dia harus langsung menghentikkan detak jantung para Monster C5 kalau ingin cepat mengalahkan mereka. Karena setelah Darius meneliti bagian tubuh S1 sumber regenerasinya bisa dipastikan adalah jantung mereka.
Julian pun mengangguk mengerti, dia kurang lebih sudah tahu apa yang harus dia lakukan untuk membunuh para monster tersebut.
Di luar Vila, teen menjadi sepeda Motor. Pedang segeda gaban Julian ada di boncengan samping yang di buat Teen.
Teen merupakan jenis Robot yang bisa berubah - rubah, menjadi Motor, Mobil bahkan dia juga bisa menjadi beberapa senjata.
Alasan Julian membawa Teen, karena seperti pedang Julian yang terbuat dengan campuran darah Natali. Teen juga di upgrade ulang oleh Darius dan menambahkan darah Natali sebagai bagian dari teen dan Kenapa Julian tidak menyuruh Darius menggunakan darah Natali kemudian mengeksperimen para wanita Julian agar bisa menjadi kuat. Itu semua karena Darius menolak. Pasalnya tidak semua orang memiliki kecocokan dengan Sel yang di tanamkan pada Natali dan hal terburuk jika di paksakan mereka akan Mati !.
" Rafael apa kamu melihat mahluk itu ?" Julian bertanya langsung pada Rafael.
" Dapat !, dia sedang tidak jauh dari sini Tuan dia sedang mengintai Resty !"
" Brengsek !, teen percepat lajumu !"
" Baik Tuan !"
Teen mempercepat lajunya, Julian juga tidak lupa menyuruh Rafael untuk menghubungi Dua Jendral Tua yang sudah bekerja sama dengannya.
Julian butuh mereka untuk mengamankan Lokasi penangkapan agar tidak ada warga sipil yang menjadi korban.
Kedua Jendral tua itu langsung bergerak dengan cepat dan mengirim anak buah mereka untuk mengamankan Lokasi yang Julian inginkan.
Julian tersenyum saat mendengar jika Lokasi yang dia minta sudah aman " teen waktunya pertunjukkan !"
" Ciiiitttt
Teen berhenti tepat di sebuah kafe dekat jalan. Para pelanggan semuanya sudah di suruh pergi dan hanya tersisa satu orang disana. Ya dia Miya atau S2 yang sedang menikmati kue di kafe tersebut.
Walaupun Monster, tapi Profesor C5 membiarkan sifat manusia mereka, jadi wajar kalau S2 juga suka makanan apa lagi dia seorang Wanita.
Julian menggenggam pedang besar segede gaban tersebut dan menariknya keluar dari selongsongnya. Jika Julian masih manusia biasa mana mungkin dia bisa memegang pedang yang beratnya mencapai 100kg tersebut.
" Sialan ini pedang atau apa sih ?, tidak ada cantik - cantiknya sama sekali !" gerutu Julian saat baru pertama kali mengangkat pedangnya.
" Tebasan bodem !"
__ADS_1
" Wuzz
" Booomm
Sekali tebas saja tempat tersebut hancur, karena Julian menggunakan kekuatan yang cukup besar.
" Bajingan !, berani sekali kamu mengganggu waktu makanku manusia rendahan !" S2 meraung keras.
Julian tersenyum kecut " Maaf sengaja "
S2 sangat marah saat Julian seolah mengejeknya. Dia langsung menerjang ke arah Julian.
" Seribu Cakar Harimau !!" S2 menyayat - nyayat ke Arah Julian dengan cepat.
" Matilah kamu manusia bedebah !"
Julian tersenyum dia hanya menahannya dengan pedang yang dia pegang.
Benar saja gerakan S2 berhenti ketika jari - jari kukunya melepuh saat menyentuh pedang besar Julian.
S2 langsung melompat mundur, dia merasakan ada sesuatu yang aneh dengan pedang besar Julian. S2 memperhatikan dengan seksama Pedang yang segede gaban tersebut.
" Jangan melamun lawanmu bukan cuma aku !" Julian menyeringai tipis.
" Duarr !!
S2 terpental puluhan Meter akibat tertembak Teen, tangan kiri S2 hancur begitu juga wajah sisi kirinya karena Teen menembak tepat mengenai Tangan S2 menggunakan Roket kecil.
S2 bangun dengan terhuyung - huyung, dia menatap Julian dengan marah.
" Wuzz
" Duaarr !!
Tempat tersebut langsung hancur berkeping - keping karena sabetan pedang Julian yang cetar membahana itu.
" Cih !, ternyata masih ada temannya !" gerutu Julian kesal sambil mengangkat pedangnya yang menancap di dalam Aspal.
Kedua Jendral tua yang sudah datang bersama pasukannya langsung membarikade lokasi tersebut agar tidak ada warga sipil mendekat. Terutama ibu - ibu tiktok yang selalu nekad demi terkenal.
" Astaga mahluk apa itu Walcot, tangan dan wajahnya hancur seperti itu masih hidup juga !" Jacob terkejut karena dia baru menyaksikan sendiri betapa menakutkannya para Monster ciptaan C5.
" Entahlah, yang pasti kita jangan sampai mendekat kesana !" Walcot membuat keputusan dan Jacob pun langsung setuju.
Di tempat Julian " Teen beri aku waktu 5 menit !"
" Baik Tuan !" Teen langsung merubah kedua tangannya menjadi dua sniper dan langsung menembaki S2 dan S3.
S3 yang menyelamatkan S2 mau menahan tembakan Teen, tapi S2 melarangnya karena pelurunya sangat berbahaya. Jadi S3 lebih memilih menggunakan kecepatannya untuk menghindar terus menerus.
Sementara itu Julian sedang menambahkan Atributnya.
[ Peringatan, karena kekuatan Host sudah 100 tubuh Host akan bertranformasi ! , Memulai transformasi....10%....20%...30%...40%...50%...60%...70%...80%...90%...100%..]
Cairan Hitam pekat keluar dari tubuh Julian dan menutupi seluruh tubuhnya. Julian merasa tubuhnya seakan di remuk dan di jadikan satu lagi menjadi utuh kembali.
__ADS_1
" Arghhhhh
[ Tranformasi Berhasil ]
[ Status ]
Nama : Julian Lewis
Umur : 28 Tahun.
Saldo Kredit Harem : 980.563.208.930.000
Saldo yang bisa anda belanjakan : 10.100.978.000.000 dolar.
Poin peningkatan Kekuatan : 0
Kekuatan : 119 { setengah Dewa }
Vitalitas : 70
Semangat : 67
Kecepatan : 60
Kecerdasan : 80
Status : Manusia Super.
Ultimate Harem :
Celia Moon : 101%
Natali Loin : 101%
Rachel Claus : 100%
Keterampilan :
( Beladiri Bumi / Mata elang / Marketing, Manajemen, Ekonomi,, Balet, Piano, Dokter, Memasak, Hacker, )
Tingkat Ketrampilan : 80 Poin.
Setiap peningkatan Atribut kecerdasan, Atribut ketrampilan akan Naik, Atribut Normal ketrampilan di Bumi rata - rata 10 Poin, semakin tinggi Atribut maka Ketrampilan akan semakin di luar jangkauan manusia biasa.
Setiap Pria Dewasa Normal pada umumnya memiliki 10 poin di setiap Atribut ]
Bola hitam tersebut pecah, muncul Julian baru dengan tubuh yang semakin tegap dan berisi. Wajah yang tampan, Rambut Hitam pekat membuatnya semakin terlihat berkarismatik.
Aura kekuatannya sekarang meluap keluar, seperti manusia super di tv - tv.
Julian membuka matanya yang sekarang berubah menjadi sedikit kemerahan. Menandakan kalau dia mendapat kemampuan baru.
Julian menggenggam pedang besar yang dia tanamkan didepannya tadi, dia langsung menghunuskan kedepan dan.
" Wuzzz
__ADS_1
Dalam sekejap mata sudah sampai di hadapan S3 yang sedang menghindari serangan dari Teen.