System Harem

System Harem
Terhanyut Dalam Pikiran Masing - Masing


__ADS_3

Sementara itu Julian di Mansionnya, dia tidak tahu jika masalah yang sedang dia hadapi sudah dibereskan oleh Brown.


Mungkin jika di ingat - ingat lagi Julian orang yang paling beruntung di dunia ini, dia mampu menyelesaikan semua masalah tanpa harus mengotori tangannya sendiri.


" Tuan anda sangat piawai dalam merayu wanita " Ucap Rafael melalui Ponsel Julian.


Julian tersenyum kecut ketika mendengar ucapan Rafael, pasalnya dia seperti itu juga karena System yang telah membuatnya menjadi Buaya Cap Kadal ijo.


" Rafael, sekarang apa yang akan kamu lakukan ?" tanya Julian penasaran dengan rencana Rafael.


Rafael menjawab dengan Santai " Sebenarnya jika Saldo anda masih banyak, saya bisa membuat anda menjadi orang Nomor satu di dunia, tapi sayang sekali Saldo anda hanya tinggal beberapa Milyar dolar saja " ucap Rafael terlihat kecewa.


Tentu saja ucapan Rafael membuat Julian terkejut, pasalnya Uang Milyaran dolar sangat banyak, Julian saja sangat yakin jika dengan uang itu dia bisa bersantai beberapa tahu tanpa harus bekerja keras, tapi Rafael malah seakan mengolok - oloknya.


Julian menghela napas " kamu ini, besok akan kucarikan kamu uang lagi, sekarang aku mau istriahat dulu "


" Dimengerti Tuan Lewis, selamat beristirahat !" Ucap Rafael berhenti masuk dalam Ponsel Julian.


Julian menghela napas " System cek status !"


[ Status ]


Nama : Julian Lewis


Umur : 28 Tahun.


Saldo Kredit Harem : 999.662.485.000.000


Saldo yang bisa anda belanjakan : 8.735.000.000 dolar.


Poin peningkatan Kekuatan : 73


Kekuatan : 29


Vitalitas : 15


Semangat : 15


Kecepatan : 20


Kecerdasan : 40


Status : Manusia Super.


Keterampilan : ( Marketing, Manajemen, Dokter, Memasak, Hacker ) Tingkat Ketrampilan semua meningkat menjadi 40 Poin.


Setiap peningkatan Atribut kecerdasan, Atribut ketrampilan akan Naik, Atribut Normal ketrampilan di Bumi rata - rata 10 Poin, semakin tinggi Atribut maka Ketrampilan akan semakin di luar jangkauan manusia biasa.


Setiap Pria Dewasa Normal pada umumnya memiliki 10 poin di setiap Atribut ]

__ADS_1


Melihat Poinnya sudah terkumpul cukup banyak, Julian tanpa ragu untuk meningkatkan kekuatannya lagi " System Naikkan 10 Poin disetiap Atribut !"


[ Perintah Host diterima, mulai menaikkan Atribut.............. ]


Julian merasakan seluruh Tubuhnya menghangat, dia sudah tidak merasakan sakit atau yang lainnya, karena semua kotoran yang ada ditubuhnya sudah keluar semuanya.


Julian hanya mengeluarkan keringat yang begitu banyak, seperti habis olahraga saja.


[ Peningkatan Berhasil ]


[ Status ]


Nama : Julian Lewis


Umur : 28 Tahun.


Saldo Kredit Harem : 999.662.485.000.000


Saldo yang bisa anda belanjakan : 8.735.000.000 dolar.


Poin peningkatan Kekuatan : 23


Kekuatan : 39


Vitalitas : 25


Kecepatan : 30


Kecerdasan : 50


Status : Manusia Super.


Keterampilan : ( Marketing, Manajemen, Dokter, Memasak, Hacker ) Tingkat Ketrampilan semua meningkat menjadi 50 Poin.


Setiap peningkatan Atribut kecerdasan, Atribut ketrampilan akan Naik, Atribut Normal ketrampilan di Bumi rata - rata 10 Poin, semakin tinggi Atribut maka Ketrampilan akan semakin di luar jangkauan manusia biasa.


Setiap Pria Dewasa Normal pada umumnya memiliki 10 poin di setiap Atribut ]


Julian merasa tubuhnya kembali segar setelah meningkatkan semua Atributnya, dia tersenyum senang kemudian pergi ke kamar mandi untuk membersihkan diri.


Ke esokkan Harinya, tidak ada kejadian aneh saat malam hari, pasalnya semua Target Harem madih terlihat Jaga image masing - masing.


Mereka semua tidak ada yang berani memasuki kamar Julian kecuali Celia, pasalnya Celia sudah tidak peduli lagi dengan harga dirinya.


Mereka semua sarapan Pagi bersama diruang makan.


Bayangkan saja ada enam wanita cantik yang menemani Julian sarapan, Apa lagi mereka terlihat perhatian dengan Julian.


Rosi yang awalnya membenci Julian juga sudahbsedikit menunjukkan ketertarikkannya, mereka semua layaknya Para Harem dari raja - raja dalam dongeng.

__ADS_1


Julian saja kagum dengan dirinya sendiri yang bisa berhubungan dengan mereka, apa lah daya Otor yang cuma bisa berfantasi Liar ketika membuat cerita ini.


Julian buka Suara " Karena hari ini kalian Libur, aku akan mengajak kalian semua Jalan, apakah kalian mau ?" tanya Julian sembari menyuapkan makanan ke dalam Mulutnya.


" Tentu saja aku mau " Ucap Celia pertama.


" Karena kamu yang mengajak, aku tidak akan menolak Julian " Ucap Liyana.


" Aku juga ikut " Ucap Okta.


" Aku juga sama ikut !" ucap Rachel tidak mau kalah.


" Aku ikut, kalau Alina ikut " ucap Rosi.


" Kita mau kemana Julian ?" Alina malah mau bertanya.


Julian tersenyum " Aku mau membawa kalian ke pusat perbelanjaan !, Sebagai tanda terimakasihku karena kalian mau bekerja sama denganku, aku ingin membelikan kalian kenang - kenangan spesial untuk Kalian !"


Julian diam sebentar kemudian bicara lagi " Aku tidak menerima penolakkan !, jika kalian menolak berarti kalian tidak menghargaiku sama sekali " ucap Julian tegas.


Sontak saja ke enam Wanita yang tadinya mau menolak langsung tutup Mulut, mereka semua mengangguk tanpa ragu.


Julian sudah menyiapkan untuk membelikan mereka barang mewah dan mahal, karena dia ingin secepatnya memghabiskan uangnya.


" Andai saja aku bisa berjalan berdua saja dengan Julian, pasti aku akan sangat senang, tapi tak apalah ini juga bentuk kepedulian Julian dengan Mereka yang telah membantunya !" ucap Celia dalam Hati.


" Huh... Tidak bisa bersenang - senag berdua saja dengan Julian, padahal aku sudah jauh - jauh datang kesini " ucap Liyana dalam hati.


" Julian, kapan kita bisa jalan berdua lagi, padahal aku menunggu moment tersebut terulang kembali " ucap Okta sembari membayangkan ketika dia pertama Jalan dengan Julian.


" Apakah kita tidak bisa jalan berdua saja Julian, banyak hal yang ingin aku bicarakan denganmu " " ucap Rachel dalam hati, sembari menghela napas.


" Julian, Julian, kamu ini terlalu baik pada wanita, tapi tak apalah, itu yang membuatku suka padamu, aku menantikan dimana kamu mengajakku pergi berdua saja " ucap Alina dalam hati.


" Memang brengsek kamu Julian, aku tahu kenapa kamu mengajak mereka semua, pasti karena kamu ingin merayu mereka semua bukan?, tapi aku tetap menyukaimu " ucap Rosi dalam hati.


Para Wanita tersenyum penuh arti dengan pemikiran mereka masing - masing, mereka semua sebenarnya berharap bisa berkencan dengan Julian, tapi mereka sadar jika hari ini bukan waktu yang tepat, jadi mereka menurut saja dengan ajakan Julian.


Sementara mereka memikirkan apa yang akan mereka lakukan untuk membuat Julian senang pada mereka.


Julian memiliki pemikiran sendiri " Binggo !, akhirnya aku bisa menghabiskan banyak uang !, Aku akan membelikan mereka barang - barang termahal !, Jika perlu akan kuborong semua yang ada di pusat perbelanjaan tersebut !" Julian menyeringai penuh Arti.


Julian memang ingin menghabiskan uangnya dengan cepat, hari ini dia tidak memikirkan untuk menambah daya tarik mereka, tapi dia ingin membuat saldo bank nya semakin bertambah, agar Rafael bisa bertindak ke rencana selanjutnya.


.


.


.

__ADS_1


__ADS_2