
Tubuh Fat yang tadinya seperti biasa, dia menggelembung sangat besar seperti balon yang di pompa saja.
Semakin besar Fat, Julian semakin tenggelam dalam tubuhnya hingga tertutupi sepenuhnya.
Julian yang ada dalam tubuh Fat meninju - ninju tubuh Fat, tapi karena tidak ada ada udara disana, Julian kurang fokus dan tidak bisa mengendalikan Vitalitasnya.
" Brengsek !, apa yang sebenarnya terjadi ?" Julian mencoba memahami apa yang sedang terjadi.
Mata Julian membelalak " Sial !, jangan bilang kemampuannya meledakkan sesuatu yang dia sentuh !, gawat ..!, kalau begini Mansion juga akan runtuh oleh ledakkannya !"
Julian kemudian teringat masa kelam beberapa bulan yang lalu saat Mansionnya runtuh dan para pelayannya banyak yang mati disana. Apa lagi di dalam Mansion ada Larisa yang masih tepar karena pusakanya.
" Larisaaa !!!! " Julian berteriak.
" Wuzzz
Vitalitas Julian meningkat bersamaan dengan terus membesarnya ukuran tubuh Fat.
Vitalitas Julian langsung menyelimuti seluruh tubuh Fat, lensa mata Julian merah Semerah darah, dengan mata itu dia bisa melihat menembus tubuh Fat untuk menyelemuti seluruh anggota tubuhnya.
Otot-otot di tubuh Julian langsung menegang, karena dia menggunakan seluruh Vitalitasnya, semua bagian tubuhnya seolah membesar seperti para binaragawan saja.
Fat merasa ada yang aneh ketika Vitalitas Julian membungkus seluruh tubuhnya " Apa ini ?"
Walaupun tidak terlihat tapi Vitalitas Julian bisa dirasakan.
Setelah Fat membesar sampai ukuran yang di inginkannya, potongan kecil tubuhnya mau melarikan diri.
Tapi sayangnya dia sudah terkurung dalam Vitalitas Julian " Matilah kau, hahahaha... " Fat kecil melompat seperti katak saja.
" Bugg
Fat kecil terbentur Vitalitas Julian dan jatuh kembali ke tempatnya " Apa ini ?"
Fat kecil melompat lagi, tapi lagi - lagi dia terpental kembali ketempatnya. Dia mencoba hingga beberapa kali, tapi hasilnya sama saja, dia akan jatuh kembali ketempatnya dia melompat.
" Kenapa ada kaca disini ?, sial !" Fat kecil mulai panik, sementara tubuhnya Besar nya sebentar lagi akan meledak.
Fat terus berusaha kabur, dia terus menerus mencoba hingga akhirnya dia putus asa dan...
" Booommmmm
Suara ledakan tersebut sangat dahsyat, jika saja tidak di bungkus Vitalitas Julian mungkin akan menghancurkan sebagian Kota.
" Arghh
Fat Kecil lenyap oleh kekuatannya sendiri, tanah di tempat tersebut membentuk Kawah dengan kedalaman sepuluh meter dan diameter mencapai dua puluh meter.
Asap yang mengepul perlahan hilang, terlihat Julian baik - baik saja, hanya baju dan celananya saja yang robek - robek, bukan karena ledakkan tadi, melainkan tubuhnya yang membesar.
Tubuh Julian utuh, karena bukan hanya menyelimuti tubuh Fat dengan Vitalitasnya, tapi dia juga menyelimuti dirinya sendiri.
__ADS_1
Tapi tatapan Julian terlihat mengerikan, dia seperti Iblis yang ingin mencari mangsanya.
" Wuzz
Tiba - tiba Julian bergerak dengan kecepatan penuh, hingga seketika dia bisa mengejar Red.
" Slaap
" Klaap
Red yang merasakan bahaya dia melepaskan Yellow, dan benar saja Julian yang mengambilnya.
Red menatap Julian yang terlihat mengerikan itu " Jadi kamu juga seperti kami hasil rekayasa genetika ?, menarik... pantas saja Dark dan Fat kalah !"
Julian tidak menggubris ucapan Red, dia meletakkan Yellow sedikit jauh dari area tersebut, karena Julian yakin akan ada pertarungan dahsyat lagi.
Sementara itu di Bandara, klon S10 mulai menunjukkan kekuatan aslinya, dia meningkatkan Vitalitasnya.
Klon S10 mulai menyerang tank yang menyerangnya satu persatu.
" Boommm
" Boommm
Tank satu persatu di hancurkan olehnya, membuat para pasukan militer lari Kocar-kacir.
" Tolooong
" Sok.. sok..an bahasa Inggris lu anying !, lari, lari saja !
Berbagai ekspresi ketakutan terlihat di wajah para anggota Militer, karena lawan mereka benar - benar Monster.
Jacob dan Walcot terkejut karena, S10 tiba - tiba menyerang balik dan menghancurkan hampir seluruh tank disana.
Tiba - tiba seorang yang gagah berani muncul dengan dua Basoka di bahunya " Cih !, matilah kau bangsat !"
" Wuzz
" Wuzz
Dua peluru Basoka meluncur ke arah S10 dengan sangat deras.
" Duar
" Duar
Ledakan Basoka tersebut bagaikan kembang api di tengah pertempuran, karena hanya tertahan oleh Vitalitas S10 saja.
Pria gagah berani itu menjatuhkan rokok yang di apit dalam bibirnya karena tercengang tembakannya tidak berarti sama sekali.
" Sraass
__ADS_1
" Bruug
S10 menebaskan pedangnya dan mengenai kedua kaki pria gagah berani tersebut hingga terpotong keduanya dan tubuhnya jatuh ke tanah.
" Arghhh
" Tuluuuung emak sakit...!!" Pria gagah berani tersebut meraung kesakitan saat melihat kedua kakinya yang terpotong berdiri di depannya.
Jacob menepuk jidatnya " dasar bodoh !, kamu kira ini perang antar manusia, selamatkan dia !"
Pria gagah berani itu langsung di seret oleh teman - temannya, dia masih histeris sebelum akhirnya pingsan.
Perang tersebut belum menunjukkan akhir sama sekali, walaupun di pihak Julian lah yang menelan banyak kerugian.
Bukan hanya Material, para pahlawan yang rela berkorban demi negaranya berguguran satu persatu.
Saat S10 akan bergerak lagi ke arah para pasukan Militer, tubuhnya tidak bergerak, Cyborg S8 yang memiliki kemampuan telekenesis menghentikan langkahnya.
" Boomm
" Boomm
S3 sang Golem memukul dengan sangat kuat klon S10, sayangnya pukulan dia hanya membuat Dareh sekitar S10 saja yang hancur karena tidak bisa menembus Vitalitasnya.
S3 melompat mundur, S7 dengan kemampuan merubah bentuknya dia mencoba menghancurkan Vitalitas S10 menggunakan tangan Bornya, tapi hasilnya sama saja.
S1 seperti sifat Aslinya dia membabi buta menyerang S10 dengan pedangnya, tapi hasilnya sama saja tidak ada yang bisa menembus Vitalitasnya.
Tapi S2 yang baru datang dan meludahi Vitalitas S10 dengan cairan keras, dia berhasil membuat sebuah lubang walaupun itu hanya sebesar jari kelingking saja.
Semua Cyborg S kode menoleh ke arah S2, S1 langsung mencengkram leher S2 dari belakang dan menyeretnya mendekat ke S10.
S2 di suruh meludah terus menerus, dia bagaikan boneka yang ikut berperang dan tugasnya hanya meludah.
Lubang - lubang Vitalitas S10 semakin banyak dan lebar, S9 dengan kemampuan memanipulasi benda di sekitarnya, dia menerbangkan besi - besi yang berserakan dan mennusukkannya ke arah S10
" Clap !
Hanya satu batang besi saja yang berhasil menancap ke tubuh S10, karena Vitalitas S10 kembali menyelimuti tubuhnya.
Sementara itu di Klon Natali, S4 dan S5 berada disana untuk membantu Alpa, Wan's dan para Militer yang menggunakan Helikopter.
S4 menembakkan jarum - jarum beracunnya hingga tubuh Klon Natali tidak bergerak beberapa saat.
Sementara S5 dengan kemampuan kecepatannya dia membuat Klon Natali mengikat dirinya sendiri dengan cambuk darahnya, setidaknya semua itu sedikit berguna.
Rafael yang melihat pertempuran tersebut menyimpulkan jika merek para Klon Natali dan S10 dikendalikan jarak jauh, tidak ada di antara mereka yang asli.
" Alpa, Wan's kalian ikuti perintahku dan tinggalkan tempat ini, kita incar pengendali mereka !" ucap Rafael pada keduanya.
Alpa dan Wan's mengangguk mengerti, mereka meninggalkan bandara untuk mencari pengendali kedua Klon yang tidak bisa mati itu.
__ADS_1