
Ketika 80% Aset Hansel grup diakusisi Rafael, dan dia memasukkannya kedalam salah satu Aset J-Aliance Foundation, sontak saja Fornas Elite semakin dibuat ketakutan.
Ternyata jika Julian marah, dia tidak segan - segan untuk menghancurkan sekaligus memakan mangsanya.
Di Kantor Rose Luxury, Ayah Alina, Colin Rose sedang berbicara dengan anaknya, yang akan menjadi pewaris Rose Luxury.
" Feran, bagaimana menurutmu tentang J- Aliance ini ? " tanya Colin santai.
Feran tersenyum " Ayah, tidak usah dipikirkan perusahaan seperti itu, pemiliknya sangat bodoh, karena dia terlalu terburu - buru dalam mengambil keputusan, apa lagi dia secara terang - terangan mulai menyerang perushaan kecil, menurutku tidak lama lagi akan banyak perusahaan yang memusuhinya dan perusahaan itu akan hancur karena diserang dari berbagai sisi !" Feran menjelaskan dengan kesimpulannya.
Colin tertawa " Hahaha... Kamu ini memang anak yang sangat cerdas, Ayah sepemikiran denganmu, karena menurut Ayah juga seperti itu !, perusahaan ini hanya akan bertahan sampai uang pemiliknya habis, dan Ayah yakin jika itu akan terjadi sebentar lagi, karena dia terlalu percaya diri menghamburkan uangnya.
" Mari kita lihat, sampai sejauh mana perusahaan ini akan bertahan " Uca Feran sinis.
Colin dan Feran sangat jika J - Aliance hanya akan bertahan sebentar saja, karena mereka pikir jika Pebisnis terlalu mudah menghamburkan uangnya, maka konsekuensi yang akan mereka dapat adalah sebuah kegagalan !.
Tapi mereka berdua tidak tahu jika Uang Julian tudak terbatas, hanya dengan membelanjakan Target Haremnya saja dia akan langsung mendapatkan uang kembali.
Jika saja mereka tahu akan hal tersebut, mungkin mereka akan muntah darah karena saking terkejutnya.
Feran Gryle, atau sekarang lebih dikenal dengan Feran Rose karena dia telah masuk keluarga Rose.
Feran sebenarnya orang yang sangat cerdas, dia mampu memprediksi arah perusahaan yang sedang dia pegang.
Faktanya setelah dia mengurus kantor Cabang Rose Luxury, peningkatan penghasilan sangat memuaskan, malahan hampir setara dengan kantor pusat.
Tapi sayangnya Feran pria yang terlalu terobsesi dengan penghasilan, dia memang tidak pernah gagal dalam menjalankan tugasnya, tapi dari situlah kelemahan dia berasal.
Karena dia terlalu percaya diri, bukan tidak mungkin jika dia nanti gagal satu kali saja akan langsung Down, apa lagi dia berani menyimpulkan Nasib perusahaan Julian yang Notabenya sangat kuat.
Apa lagi sekarang Alina sudah menjadi salah satu pion Julian, tanpa sadar Julian telah membuat Alina agar ikut berperang dengannya.
Alina mungkin terobsesi ingin di akui Ayahnya, tapi dia tidak menyadari, ketika dia menerima tawaran Julian, secara otomatis dia akan berperang dengan perusahaan Ayahnya.
Julian tidak mengetahui kalau tidakannya membuat setiap tindakannya seolah sudah di perhitungkan, padahal dia melakukan hal tersebut karena dia ingin memanfaatkan Alina saja.
...***...
Markas besar kelompok Bawah tanah provinsi Anarka, seorang pria paruh baya sedang duduk disinggasananya dengan mengisap Cerutu yang dipegangnya.
__ADS_1
Asap tebal keluar dari mulutnya ketika Cerutu itu dia hisap dengan penuh wibawa.
Terlihat seseorang yang babak belur sedang terkapar dihadapan Pria tersebut.
Vladimir Pemimpin kelompok bawah tanah, beranjak dari duduknya dan mengahampiri Pria yang sedang terkapar tersebut.
Vladimir jongkok di samping kepala orang yang sedang terkapar, dia kemudian buka suara " Darius Lewis !, mau sampai kapan kamu menyembunyikan hartamu padaku ?, wlaupun kamu bersembunyi di ujung dunia, aku akan terus memburumu !"
Orang yang terkapar tersebut tersenyum " Walaupun kamu membunuhku, aku tidak akan pernah mengatakannya Vlad, aku ingin kamu mati penasaran !, hahahaha...." Darius tertawa lepas walau tubuhnya berlumuran darah.
Vladimir menggertakan giginya, dia langsung memukul wajah Darius.
" Bugg
" Bugg
" Bugg
Hidung darius patah dan mengeluarkan darah, tapi dia tetap menunjukan sebuah senyuman pada Vladimir, hingga membuat Vladimir semakin jengkel.
" Bangsat kamu Darius !, Aku sudah memberikan semua yang kamu mau !, tapi kamu malah menghianatiku !"
" Bug
" Bug
" Uhuk, uhuk, uhuk " Darius muntah darah karena Vladimir memukuli dadannya.
Tangan kanan Vladimir, Ceska menghentikan Vladimir " Bos, jika anda seperti ini dia bisa terbunuh, kemungkinan kita mendapatkan barang yang kita mau akan sia - sia saja " ucap Ceska sopan.
Vladimir menghela napas " Bawa dia pergi !" ucap Vladimir tegas sambil kembali duduk ditempatnya.
" Baik bos !" dua anak buah Vladimir menyeret Darius pergi.
Vladimir mengepalkan tangannya, dia sangat jengkel karena Darius etap tutup mulut sampai sekarang.
Padahal dia sudah disiksa habis - habisan, tapi Darius tetap kekeh dengan pendiriannya, sehingga membuat Vladimir Prustasi.
" Apakah tidak ada petunjuk sedikitpun tentang barang yang disembunyikan Darius !?" tanya Vladimir ketus.
__ADS_1
" Belum ada petunjuk sedikitpun Bos, tapi akhir - akhir ini kami mendengar jika ada Milyarder baru yang sedang membuat gebrakan di Provinsi Anarka !" ucap Ceska memberikan penjelasan.
Vladimir mengerutkan keningnya " Milyarder baru ?, apa hubungannya dengan hal tersebut ?" tanya Vladimir malas, dia menganggap hal tersebut tidak penting.
" Bos, apakah anda lupa jika barang yang disembunyikan Darius bisa menjadikan kita kaya dalam satu malam saja ? " jawab Ceska.
Vladimir duduk dengan tegap, dia terlihat bersemangat " Kamu benar !, sehseusnya ini sebuah petunjuk untukku !, cepat cari tahu siapa orang tersebut !" perintah Vladimir langsung pada Ceska.
" Baik Bos !" Vladimir langsung meninggalkan tempat tersebut dan menghubungi semua anggota kelompok Bawah tanah Provinsi Anarka, untuk mencari tahu identitas Julian.
Sementara itu, Darius yang sedang diseret, dia langsung dimasukkan kedalam ruang penyekapan dengan kondisi mengenaskan.
Seorang Wanita datang, ketika dia mau masuk ke ruang lenyekapan dua anak buah Vladimir menghadang " Bos Muda, anda tidak boleh masuk !" ucap salah satu orang yang menyeret Vladimir.
" Apa kalian berani melawanku !" ucap Wanita tersebut tegas.
Kedua irang tersebut ketakutan " Tapi Bos Muda, kami di suruh Bos Besar un..."
" Buka pintunya !" ucap Wanita tersebut dengan tegas memotong ucapan orang yang menjaga Darius.
" Ba..Baik Bos muda " Orang tersebut terpaksa membuka pintu.
Wanita tersebut bergegas menghampiri Darius, dia langsung membuka kotak Obat yang dia bawa.
" Kamu ini selalu keras kepala !, kenapa kamu tidak beritahu saja pada Ayah dimana kamu menyembunyikannya ? " ucap Wanita tersebut sambil mengobati luka Darius.
Darius tersenyum, dia berkata dengan lirih " Susan, bukankah kamu sudah tahu jawabanku ?"
Susan menghela napas " Apakah itu semua sepadan dengan menukar tubuhmu seperti ini Darius !" Susan menitihkan air matanya.
Susan sangat mencintai Darius, tapi sayangnya Vladimir tidak mengijinkan Susan untuk bersama dengan Darius.
Di usianya yang sudah menginjak 35 tahun, Susan belum menikah juga, karena dia hanya menginginkan Darius.
Susan juga beberapa kali membantu Darius melarikan diri, tapi sayangnya Darius selalu kembali tertangkap dan hasilnya terus seperti itu, Darius akan babak belur dan bermandikan darah setiap kali tertangkap.
.
.
__ADS_1
.