
Resepsionis yang tadi terkejut, dia mulai menenangkan dirinya, dia menatap Julian dari atas sampai ke bawah.
Resepsionis kemudian buka suara " Apa anda yakin ingin membeli Grand Vila Vador Tuan ?" tanya Resepsionis memastikan.
" Tuan, Grand Vila Vador merupakan Vila terbaik yang ka...."
Resepsionis belum selesai bicara, Julian memotongnya " Saya tahu itu, berapa harganya ?" tanya Julian tanpa basa - basi.
Resepsionis mengerutkan keningnya, dia menghela napas " Harganya 75 Milyar dolar, adapu..."
" Mana nomor rekening kalian, dan Vila ini Buat dia jadi jadikan dengan namanya oke !" Ucap Julian mantap.
Semua orang melebarkan rahangnya, mereka sangat terkejut, pasalnya mereka baru pertama kali melihat jika ada Pria yang membelikan seorang wanita sebuah properti yang harganya puluhan Milyar dolar.
Liyan juga terkejut, dia menarik baju Julian " Julian apa maksud kamu ?"
Julian tersenyum " Bukankah kamu sangat ingin tinggal disini ?, aku akan membelikan Vila ini untukmu "
" Tapi Julian aku..." Liyana terlihat ragu.
Julian tersenyum, dia kemudian berbisik pada Liyana " Jika kamu bisa memberikan keprawanan kamu padaku, kenapa aku tidak bisa membelikanmu sesuatu yang sebanding dengan mahkota kamu itu "
Liyana tersipu, matanya berkaca - kaca saat Julian berkata seperti itu " Julian !, kamu menghargaiku semahal itu ?, apakah aku benar - benar berharga padamu Julian ?" Liyana sangat tersentuh dengan tindakan Julian, dia merasa menjadi wanita paling sempurna di muka Bumi.
Faktor Daya Liyana Reid : +1
Faktor Daya Liyana Reid : +1
Target Harem tersentuh dengan Tindakan Host.
Faktor Daya Liyana Reid Sekarang : +97 %
[ Karena Target Harem mencapai target penaklukan minimal, anda akan mendapatkan poin kekuatan tambahan, Host akan mendapatkan 10 poin peningkatan setiap 1% peningkatan daya Tarik ].
Poin peningkatan Host : 24
Julian tersenyum senang, karena tindakannya untuk membelikan Liyana sebuah Vila ternyata tidak sia - sia.
Julian kemuduan menegur Resepsionis " Nona !, Tolong percepat prosesnya !"
Resepsionis tersadar " Ba..Baik Tuan !"
Resepsionis langsung memanggil petugas yang menangani penjualan Grand Vila, mereka langsung menyiapkan berkas - berkas kepemilikan Grand Vila Vador dengan cepat.
__ADS_1
" Tuan, sialahkan transfer uang anda dulu, setelah itu anda tinggal tanda tangan disini saja !" ucap petugas dengan sangat raman.
Julian langsung mentransfer 75 Milyar dolar ke rekening perusahaan Real Estate tersebut.
Saat Transfer berhadil masuk, para petugas saling menatap, mereka benar - benar terkejut karena Pria muda seperti Julian mampu membeli Grand Vila Vador yang Notabenya para taipan saja akan berpikir Ulang.
" Tuan silahkan tanda tangan disini !" Petugas menyodorkan berkas - berkas.
" Liyana, karena Vila ini milikmu, kamu yang tanda tangan " ucap Julian semabari tersenyum.
Tangan Liyana bergetar saat menerima Bolpoin, dia benar - benar tidak menyangka jika bisa memiliki sebuah Vila di kota Vador.
" Wanita itu sangat beruntung, dia mempunyai kekasih yang sangat murah hati !"
" Kamu benar, aku saja jika dusuruh jadi simpannanya pasti akan langsung mau !"
" Aku juga mau banget !, hari gini siapa yang tidak mau diberi Sebuah Vila !, apa lagi Vila tersebut berharga puluhan Milyar dolar !"
Semua orang termasuk petugas penjualan, mereka berbusik - bisik membicarakan Julian.
Julian yang mendengarkan hal tersebut hanya tersenyum senang, karena bukan saja dia mendapatkan hati Liyana, tapi pamornya juga semakin Naik.
Setelah Liyana menandatangani semua berkas, mereka berdua di antar ke tempat Grand Vila Berada.
Liyana terkagum - kagu saat melihat Gran Vila dari Luar saja, dia tidak bisa membayangakan jika sudah di dalamnya.
Petugas yang mengantar mereka menghela napas saat mendengar ucapan Julian, Liyana juga tersenyum kecut.
" Liyana kamu berkeliling dengan dia, aku mau istirahat saja disini " Julian duduk di sofa ruang tamu.
Liyana mengangguk, dia berkeliling dengan petugas tersebut, untuk menjelaskan detail Vila tersebut.
Setelah Liyana dan petugas tidak terlihat, Julian tersenyum senang, dia memanggil System " System cek Status ! "
[ Status ]
Nama : Julian Lewis
Umur : 28 Tahun.
Saldo Kredit Harem : 999.662.485.000.000
Saldo yang bisa anda belanjakan : 8.735.000.000 dolar.
__ADS_1
Poin peningkatan Kekuatan : 24
Kekuatan : 29
Vitalitas : 15
Semangat : 15
Kecepatan : 20
Kecerdasan : 40
Status : Manusia super.
Keterampilan : ( Marketing, Manajemen, Memasak, Hacker ) Tingkat Ketrampilan semua meningkat menjadi 40 Poin.
Setiap peningkatan Atribut kecerdasan, Atribut ketrampilan akan Naik, Atribut Normal ketrampilan di Bumi rata - rata 10 Poin, semakin tinggi Atribut maka Ketrampilan akan semakin di luar jangkauan manusia biasa.
Setiap Pria Dewasa Normal pada umumnya memiliki 10 poin di setiap Atribut ]
Julian tersenyum senang karena dia mendapatkan 7.5 Milyar dolar, dia sekarang bisa membeli apapun yang dia inginkan.
" Ternyata tindakanku benar, terimakasih otakku yang cerdas !" Julian bermonolog sendiri.
Awalnya Julian tidak tahu apa yang harus dia beli agar uangnya cepat habis, dia kemudian teringat dulu jika Natali pernah bermimpi tinggal di kota Vador.
Dari situlah Julian mendapatkan ide, bukannya Natali yang dapat tinggal di Kota Vador, tapi malah Haremnya.
Entah kenapa semua yang berhubungan dengan Target Harem Julian kebanyakan dari keinginan Natali yang tidak dapat Julian penuhi.
Tapi Julian tidak menyadari hal tersebut, Kalau tindakannya membuat dia akan terus terhubung dengan Natali secara tidak langsung.
Mungkin bagi Julian itu hal yang biasa, tapi karena tindakan tersebut terbukti menambahkan Daya Tarik Target Haremnya.
Jika di pikirkan secara rinci lagi bukankah semua itu termasuk keinginan semua Wanita, dari Jalan barengan dengan Celia dan membelikannya barang mahal Julian berhasil menaklukan Celia, Natali juga menginginkan hal tersebut, tapi Julian tidak sanggup memenuhinya.
Hotel yang di berikan pada Okta, Natali juga ingin membuka bisnis Hotel, tapi Julian tidak bisa memberikannya.
Dan sekarang Vila untuk Liyana, itu juga berawal dari Mimpi Natali, tapi dulu itu hanya sebuah mimpi juga untuk Natali.
Faktanya penaklukan target harem semuanya berhubungan dengan keinginan Natali yang tidak bisa Julian berikan, bukankah seharusnya Julian berterimakasih pada Natali ?.
.
__ADS_1
.
.