System Harem

System Harem
Manyatukan semua Target Harem


__ADS_3

Rosi yang Awalnya ingin membuat Julian tidsk bisa berkata - kata, malah sekarang dia yang terjerat dengan perasaan Julian.


Walaupun faktor daya tariknya masih 0% tapi faktanya Julian telah menaikkan Faktor daya tariknya dsri -60%, hal itu saja membuktikan jika Rosi mulai menyimpan rasa pada Julian.


Rosi yang tadinya memiliki kebencian pada Julian, sekarang kebencian tersebut berubah menjadi perasaan bersalah.


" Asalkan kamu bergerak untuk kemanusiaan, aku rasa pihak kepolisian dengan senang hati akan membantu kamu Julian " ucap Rosi penuh kekaguman


Julian tersenyum " Terimakasih Rosi, aku tahu kamu pasti akan membantu aku, untuk Okta dan Celia, aku yakin kalian tidak keberatan jika nantinya aku akan memasang sebuah gambar kemanusian Rumah sakit di depan Hotel dan kafe kalian, Bagaimana Okta, Celia ?"


" Tentu saja Julian Aku setuju !" ucap Okta.


Celia menimpali dengan senyum manisnya " Aku juga setuju "


Julian menganggukan kepalanya sembari tersenyum, dia yakin jika semua target Haremnya tidak akan curiga denga dirinya lagi.


Julian belum berani terang - terangan ingin memiliki mereka semua, karena dia pikir faktor daya tarik mereka semua belum 100%, pasalnya Julian tahu jika orang yang saling mencintai saja bisa berpisah, apalagi target haremnya yang belum memiliki Faktor daya tarik 100%.


Julian masih trauma jika kenangan buruknya dengan Natali akan terulang kembali, jadi dia ingin mencari jalan aman saja.


Semua target Harem Julian memiliki pemikiran masing - masing, mereka semua sekarang sudah terjerat dalam lingkaran yang di buat Julian.


Karena secara tidak langsung Julian membuat mereka berada dalam lingkaran pertemanan, semakin mereka akrab itu akan menjadi jalan yang mudah untuk Julian menyatukan hal tersebut.


Julian kemudian buka suara lagi " Karena kalian semua sudah setuju untuk bekerja sama, tidak ada salahnya jika aku akan memberitahu kalian tentang berdirinya J-Aliance Foundation !, dengan berdirinya perusahaan yang aku buat ini, aku ingin mendukung semua keperluan kalian, karena J-Aliance Foundation akan bergerak di berbagi bidang !, jadi jangan ragu untuk bekerja sama dengan J-Aliance Foundation !"


Alina yang Notabenya lahir menjadi seorang pebisnis, dia berpikir tahu arah pemikiran Julian " sungguh pria yang cerdas, awalnya dia membicarakan amal untuk menyatukan kita, sekarang dia mempromosikan perusahaannya agar kami bergabung dengannya, Aku saja tertarik bekerja sama dengan perusahaannya, aku yakin mereka.semua juga merasakan hal yang sama !" ucap Alina dalam hati.


Faktor Daya Alina Rose : +10


Target Harem tersentuh dengan gebrakan Host.


Faktor Daya Tarik Alina Rose Sekarang : +30%

__ADS_1


[ Karena Target Harem menaikan Daya tariknya 10% anda akan mendapatkan 3 poin kekuatan tambahan ].


Poin Kekuatan Host sekarang : 39


Tentu saja Jiwa pebisnis Alina akan tergerak oleh pengaturan Julian, karena dia yakin jika Julian tidak akan berhenti di situ saja.


Sebenarnya Julian tidak pernah berpikir seperti Alina, dia hanya sala bicara saja, pasalnya kemampuan dia dalam bisnis masih minim.


Julian hanya beruntung saja, semua kata - katanya masuk akal saat di dengar seorang yang tahu tentang bisnis.


" Julian, aku akan selalu mendukung apapun yang ingin kamu lakukan " Ucap Celia yakin.


" Aku juga akan selalu mendukungmu Julian, jangan ragu jika kamu butuh sesuatu " ucap Liyana.


Okta tersenyum penuh Arti " Aku pasti akan menjadikan Hotel yang kamu percayakan padaku berkembang pesat, dengan membuka cabang - cabang baru !"


Rachel juga ikut tersenyum " Aku rasa kita semua memiliki oemikiran yang sama, mulai sekarang mohon bantuannya All "


" Baiklah, karena kalian semua disini, bagaimana kalau aku memasak untuk kalian semua sebagai tanda terbentuknya kerja sama kita !" ucap Julian sembari beranjak dari tempat duduknya dan langsung ke dapur.


Karena Atribut kemampuannya sudah anik bersama dengan atribut kecerdasannya, tentu saja kemampuan memasak Julian yang dia dapat dari Celia sudah berkembang dengan pesat.


Semua wanita saling memandang saat Julian ingin memasak untuk mereka, pasalnya mereka yang sebagai wanita saja tidak memasak, mungkin hanya Celia yang bisa melakukan hal tersebut.


Di dapur Julian membuka Ponselnya untuk mencari menu yang akan dia masak.


Pelayan menghampiri Julian untuk membantunya, tapi Julian hanya menyuruh pelayan menyiapkan Bahan - bahnnya saja. karena dia sendiri yang akan memasak semua.


Empat Orang pelayan yang di tugaskan di dapur bertanya - tanya, apakah Julian bisa memasak ?, pasalnya mereka tidak pernah melihat Julian memasak.


Tapi saat mereka melihat kemampuan memotong Julian yang sangit terampil, para pelayan melebarkan rahangnya karena terkejut.


Mereka saja yang sudah puluhan tahun di dapur tidak bisa memotong seperti Julian, karena gerakan Julian seperti seorang master Chef saja.

__ADS_1


Tentu saja itu hal yang wajar, karena atribut memasaknya sudah 40 Poin, jadi Julian sekarang bukan hanya pandai memasak dia juga memiliki kemampuan yang setara dengan seorang Master Chef.


Pelayan yang memperhatikan gerakan Julian terkagum - kagum, mereka tidak menyangka jika ada Taipan seperti Julian yang pandai memasak.


Mereka mengira jika Julian lulusan dari akademi Chef, karena gerakannya terlalu luar biasa.


Beberapa menit kemudian, Julian mulai memasukkan bumbu - bumbu dapur.


Bau harum bumbu tersebut menyeruak ke seluruh ruangan yang dekat dengan Dapur.


Ruang tamu yang kebetulan tidak jauh dari dapur juga meraskan aroma harumnya masakan Julian.


" Astaga, ini bau apa enak sekali ?" tanya Rachel senang, karena dia memang penikmat kuliner.


" Kamu benar, ini sangat harum ?, Julian sedang memasak apa sampai baunya sangat menggugah selera " ucap Liyana.


" Ini Bau bumbu Opor Ayam, tapi ini lebih harum dari buatanku " ucap Celia yang tahu tentang masakan.


Alina, Rosi dan Okta juga merasakan hal yang sama dengan wanita lainnya, mereka ingin segera merasakan makanan Julian yang baunya membuat perut semakin lapar saja.


Julian membuat sepuluh menu masakan dalam satu jam saja, dia menggunakan semua kompor yang ada di dapur.


Karena semua atributnya sudah naik, jadi dia bisa melakukan oekerjaan tersebut dengan mudah.


Para pelayan yang menyaksikan hal tersebut benar - benar di buat terkejut.


" Tuan Lewis sangat berpengalaman !"


" Kamu benar, lihatlah mana bisa aku menggunakan kompor sebanyak itu, yang ada makanan akan gosong semua !"


" Ya, aku setuju, gerakan Tuan Lewis sangat cepat tapi juga halus !"


Mereka semua menatap kagum Julian yang begitu piawai dalam memasak, mulut mereka selalu melontarkan Pujian untuk Julian tanpa henti.

__ADS_1


__ADS_2