System Harem

System Harem
Sampai Di Markas Profesor C5


__ADS_3

Julian dan Natali masih mengawasi dari atas pohon, Mereka berdua masih mencari jalur yang aman agar tidak terlibat kejar - kejaran dengan para hewan buas yang ada di hutan Gura.


" Julian, ada yang aneh dengan hewan - hewan disini " Natali tiba - tiba buka suara.


Julian mengernyitkan dahinya " Apa maksudmu Natali ?"


" Lihatlah, semakin kita masuk kedalam hutan, hewan - hewan semakin agresif, di tambah kelompok mereka sangat banyak dan anehnya mereka tidak saling memperebutkan wilayah seperti hewan liar pada umumnya " Natali menunjuk kerumunan Singa dan Harimau yang terlihat tidak saling menyerang itu. Padahal posisi mereka berdekatan dan seharusnya mereka memang memperebutkan wilayah seperti kata Natali.


" Kamu benar Natali, apa ini ulah profesor C5 ?" Julian memegang dagunya seolah berpikir.


Sebenarnya kejanggalan tersebut sudah terlihat ketika mereka awal memasuki hutan Gura. Para hewan seolah sangat cerdas, ketika melihat Natali dan Julian bukannya lari malah langsung berkumpul satu kawanan. Natali memperhatikan kejanggalan itu dari awal.


Kalau saja jumlah mereka sedikit, tentu saja Julian dan Natali tidak perlu menghindar, karena mereka bisa melumpuhkan mereka semua tanpa membunuhnya. Tapi karena Jumlah setiap kawanan mencapai 50 ekor, jadi mereka lebih memilih untuk menghindar agar tidak terjadi keributan di hutan.


Julian memfokuskan pandangannya ke depan " Mata Elang !" gumamnya dalam hati.


Mata Julian seperti menyala dengan warna merah menyala, Pandangannya langsung terlihat sangat jelas, di bisa memandang dengan jarak 200 meter kedepan dengan begitu jelas.


Julian terkejut saat melihat di tengah hutan banyak hewan yang di luar logika, misalnya Banteng berkepala singa, komodo berkepala buaya dan masih banyak yang lainnya lagi.


" Brengsek !, orang ini benar - benar gila !, tapi kenapa pemerintah tidak mengetahu hal ini !" gerutu Julian kesal.


" Ada apa Julian ?" tanya Natali penasaran ketika mendengar gerutuan Julian.


" Hutan ini memang tidak salah lagi tempat penelitian profesor C5, didepan sana banyak binatang yang sudah bermutasi atau telah dilakukan uji coba pada tubuh mereka !" Julian menunjuk kearah depan.


" Lebih baik kita bergegas sekarang Natali, sebelum hari menjelang malam !" Julian langsung bersiap untuk segera masuk lebih dalam ketempat hutan.


Natali mengangguk, diapun langsung mengikuti Julian yang turun dari pohon tersebut.

__ADS_1


Mereka berdua bergegas masuk kedalam hutan, Julian menggunakan Vitalitas nya dan mengayunkan pedang untuk membuat jalan didepannya mudah di lalui.


" Kecubarrrr


Julian yang berjalan di depan terjatuh disebuah rawa, dia tidak melihat rawa tersebut karena rumput liar tumbuh lebat hampir seukuran manusia tingginya.


" Julian !" Natali langsung menggunakan cambuk darahnya untuk menarik Julian.


Tapi karena gerakan Julian dirawa, sekelompok buaya Rawa dengan ukuran sangat besar berbondong - bondong menghampir Julian.


Julian baru mau memegang cambuk darah Natali, tapi Natali melihat sekelompok buaya tersebut.


" Julian Awas dibelakangmu !" teriak Natali keras.


Julian menoleh kebelakang " Brengsek !"


" Blarr


Buaya - buaya tersebut seolah berebut makanan menerjang ke arah Julian. Untung saja kekuatan Julian sangat kuat hingga dia bisa mempertahankan diri.


Tapi tetap saja jumlah buaya tersebut sangat banyak dan dia bertarung didalam air yang Notabenya sangat susah bergerak.


" Duak


" Duak


" Duak


Kali ini Julian memukul mereka sangat keras, hingga buaya - buaya tersebut terhempas ke segala arah bahkan ada yang tewas.

__ADS_1


Natali langsung ke atas sebuah pohon dan mengulurkan beberapa cambuk darah pada tubuh Julian dan menyeretnya keatas.


Buaya - buaya tersebut masih mengejar, tapi karena pohon yang di naiki Natali sangat besar, jadi buaya tersebut hanya menunggu di bawah saja.


" Terimakasih Natali " Ucap Julian sambil duduk di sebuah ranting pohon.


Natali hanya mengangguk dan menatap kebawah ke arah para Buaya " kenapa tubuh mereka bisa sangat besar seperti itu ?, apakah mereka juga hasil uji coba profesor gila itu juga ?"


" Sepertinya begitu, Apa aku hancurkan tempat ini saja biar tidak ada binatang yang mengganggu perjalanan kita lagi !?" ucapnya geram karena seolah dipermainkan oleh profesor C5.


Tiba - tiba Rafael menghubungi Julian " Tuan, lokasi markas mereka tidak jauh dari tempat anda sekarang, kemungkinan besar ada 50 meter di sebelah kanan anda "


Sontak saja Julian langsung menoleh ke kanan, benar saja dia melihat sebuah pemancar aneh yang berdiri tegap disana.


" Rafael apakah disana ada sebuah jebakan atau semacamnya ?" tanya Julian memastikan.


" Bisa di bilang seperti itu tuan, tapi lebih tepatnya di area tersebut banyak serangga maupun binatang berbisa yang berkumpul disana, anda lihatlah di sebuah pohon besar dekat pemancar " Rafael menunjukkan sebuah bongkahan tanah besar yang bergelantung besar seukuran penampung air di pohon tersebut.


Julian terkejut " Astaga, apakah itu sarang lebah ?"


" Ada apa Julian ?" Natali bertanya penasaran.


" Rafael mengatakan jika markas mereka ada disana, tapi disana banyak serangga dan hewan berbisa " Julian menunjukkan pemancar yang diberitahu Rafael padanya.


Natali terkejut melihat sarang lebah tersebut " Astaga itu sarang lebah Buyung yang memiliki racun bisa membunuh manusia ?"


Lebah ' Buyung ' di tempat Otor memang sangat menakutkan, pernah ada orang yang di sengat segerombolan lebah tersebut dan tidak tertolong. Otor gak tahu nama pastinya tapi di tempat Otor lebah itu asli berbahaya kalau orang yang di sengat gerombolan lebah tersebut tidak cepat ditangani, karena lebah Buyung akan mengejar orang tersebut secara terus menerus.


Julian dan Natali mulai menyusun rencana agar tidak terkena racun - racun dari serangga dan binatang yang ada ditempat itu. Sebenarnya karena Vitalitas Julian sudah setengah Dewa, segala jenis racun sudah tidak berefek padanya. Tapi dia belum tahu hal itu karena dia pernah terkapar akibat serangan racun E1 dulu.

__ADS_1


Untuk Natali jangan ditanya, darahnya bisa digerakkan, artinya dia secara otomatis bisa membuang racun yang masuk kedalam tubuhnya. Karena Racun bergerak kedalam organ tubuh melalu darah jadi seharusnya Natali tidak masalah kalau terkena racun.


__ADS_2