System Harem

System Harem
Menyelamatkan Resty


__ADS_3

Baili duduk di hadapan para E kode. Ia menyeringai karena telah menguasai semua milik Taipan tersebut terutama para wanitanya yang dia kurung di kamar si Taipan.


E1 buka suara " Tuan, apa rencana kita selanjutnya ? "


" Kalian rekrutlah orang - orang bodoh yang mau diperdaya oleh uang !, kita akan menguasai Anarka terlebih dahulu sebelum mengusai dunia !!" Baili berbicara dengan mantap.


E1 tersenyum " kami akan selalu menuruti semua perintah anda !"


Para E kode di bagi menjadi dua tim untuk mengumpulkan para orang yang hanya berpikir tentang uang. E1 dan E2 tentu menjadi pemimpin E kode yang lainnya. Karena hanya mereka berdua yang bisa berbicara.


Selepas kepergian E Kode, Baili menggunakan Ponsel taipan yang ia bunuh dan menghubungi kenalannya.


" Maron !, kembalilah ke Anarka Sekaran, aku punya rencana besar untuk kita !" Ucap Baili setelah orang diseberang telepon mengangkat panggilannya.


Orang di seberang telepon terkejut " Kamu Baili ?!, Asataga kamu kemana saja brengsek membuat aku khawatir saja !"


" Akan kuceritakan jika kamu sudah sampai di Anarka !" Jawab Baili tegas.


" Baiklah, apakah aku perlu membawa timku ?" Marlon bertanya serius.


" Bawa saja, karena aku memang membutuhkan banyak orang disini !" Baili tersenyum saat Marlonmenyarankan timnya, karena dia tahu jika Marlon memiliki Tim yang kuat.


" Baiklah, besok aku akan langsung terbang ke Anarka !" Setelah mengatakan itu Marlon langsung mematikan Ponselnya.


Baili meletakkan Ponselnya di meja depannya, dia tersenyum sinis dan bergumam " dengan kedatangan Marlon dan timnya, aku yakin akan lebih mudah menaklukkan Provinsi Anarka !"


...***...


Sementara itu di tempat syuting film, Resty mulai menjalankan perannya. Dia di berikan Peran sebagai Protagonis wanita .


Resty berakting dengan baik selama beberapa hari ini, tapi ketika sutradara menginginkan Resty beradegan mesra di ranjang. Resty langsung menolaknya.


Sutradara sangat marah dengan Resty " Kamu hanya pemain baru !, tapi gayanya selangit !, jika tidak ada Tuan Tod kamu bukanlah apa - apa !"


Wajah Resty menggelap " Aku sudah bilang jika aku tidak mau !, di kontrak juga tidak ada peraturan yang menyuruh aku melakukan itu !"


" Plaaakkk !!"


Syara tamparan nyaring terdengar, Resty terhuyung dan jatuh. Resty memegangi pipinya dan menitihkan air mata sambil menatap Sutradara dengan tajam.


" Dengar baik - baik artis baru !, jika kamu tidak mau menuruti perintahku, sampai kapanpun kamu tidak akan bisa menjadi Artis !, karena akulah yang menentukkan nasib kamu !" Sutradara meceramahi Resty tanpa merasa bersalah sedikitpun.

__ADS_1


Semua orang menatap Resty, Aktor pria yang akan di duetkan dengan Resty menyeringai senang.


Sementara Manajer Resty terkejut, karena Tod menyuruhnya untuk menjaga Resty baik - baik.


Manajer mendekati Resty dan membantunya berdiri " Tuan Nagelsman !, anda terlalu berlebihan !"


Nagelsman mencibir " kenapa ?, jangan mentang - mentang dia rekomendasi dari Tuan Tod, aku akan memberinya keringanan !, itu tidak akan terjadi !, di sini akulah bosnya !"


Resty menangis tersedu - sedu " Berhenti menangis dan turuti perkataanku !!"


Mata Resty sangan merah, dia menatap Nagelsman penuh kebencian " Lebih baik aku tidak jadi artis !, jika aku harus membuang harga diriku !"


" Apa kamu bilang !!" Nagelsman mengangkat tangannya lagi.


Resty menutup matanya, tapi setelah beberapa saat dia tidak menerima pukulan tersebut.


Resty perlahan membuka matanya, betapa terkejutnya Resty ketika Julian tiba - tiba ada disana.


" Berani menyentuh adikku !, kamu menggali lubang kuburmu sendiri !!" Julian berkata dengan marah.


Julian sebenarnya tadinya sedsng santai di mansionnya, tapi Rafael memberikan leringatan ketika Resty sedang berdebat dengan Nagelsman.


Tentu saja Julian sangat marah, dia menelpon Tod untuk ketampat Syuting film, sementara dirinya bergegas ke tempat syuting, tapi dia sedikit terlambat karena Nagelsman telah menampar Resty.


" Kraakk


" Arghhhhh


" pletaaakkk


Tangan Nagelsman langsung patah dengan mudahnya, dia berteriak histeris hingga kru film dan para Secuirty semuanya berkumpul.


" Tangkap dia !" Asisten Nagelsman menyuruh Security menangkap Julian.


Tapi tiba - tiba suara Tod bergema " Berani menyentuhnya akan ku bunuh kalian semua !"


Semua orang langsung menoleh ke arah suara, mereka terkejut melihat Tod yang tergesa - gesa menghampiri Julian.


" Tuan Lewis, maaf saya terlambat " ucap Tod sambil membungkuk hormat.


" Tod Stark !, bukankah aku sudah bilang untuk menjaga adikku !, berani sekali kamu memasukkan adikku di tempat para buaya liar ini !!" Suara Julian begitu keras, hingga semua orang yang mendengarnya tercengang.

__ADS_1


Seorang Tod Stark, yang memiliki Stark Pictures di bentak oleh Julian, tentu saja hal tersebut membuat semua orang terkejut.


Tod berkeringat dingin, pasalnya dia tahu betapa menakutkannya kekuatan di belakang Julian. Tod melirik Nagelsman yang sedang merintih kesakitan sambil menggertakkan giginya.


Tod membungkuk lagi " Tuan Lewis, saya berjanji akan memperbaiki masalah ini, dan saya juga akan memberikan hukuman pada mereka yang telah menyakiti anda "


Jukian tidak menghiraukan Tod, dia menghampiri Resty dan menatapnya dengan cemas sambil memegang dagunya " Apakah sakit Res ?"


Resty buru - buru menghapus air matanya, dia memaksakan senyum sambil menggeleng " aku tidak apa - apa, hanya sedikit perih saja "


" Sudah yah, kamu tidak perlu menjadi artis, aku akan membiayai seluruh kebutuhan kamu dan paman, lebih baik kamu cari pekerjaan lain oke " Julian memberikan saran dengan penuh perhatian.


Mata Resty berkaca - kaca " Kamu memang pria yang baik Julian, tidak salah aku mencintai kamu, aku yakin kalau kamu memang yang terbaik untukku !"


Faktor Daya Resty Nord : +10


Faktor Daya Resty Nord : +10


Faktor Daya Resty Nord : +10


Target Harem tersentuh dengan tindakan Host.


Faktor Daya Tarik Resty Nord Sekarang : 90%


[ Karena Target Harem menaikan Daya tariknya 10% anda akan mendapatkan 1 poin kekuatan tambahan ].


Poin Kekuatan Host sekarang : 74


Tentu saja Resty lansung menaikkan daya tariknya dengan cepat. Karena bukan kali ini saja Julian membantunya. Dalam hati Resty mulai tumbuh tekad untuk memiliki Julian.


Sementara Julian tersenyum getir, dia yang masih belum tahu jika Resty bukan sepupunya. Julian mengira jika Resty terlalu bodoh karena berani menyukainya.


Julian menghela napas " Kita pergi dari sini !"


Julian menarik tangan Resty, ketika di samping Tod dia berhenti sebentar dan berkata " Bereskan semuanya !, jika kamu tidak bertindak jangan menyesal kalau aku yang akan menghancurkan mereka sekaligus kamu Tod !" Setelah mengatakan itu Julian yang menarik Resty meninggalkan tempat tersebut.


' glek ' Tod menelan ludah ketika mendengar ancaman Julian.


Toda langsung menatap ke araha Nagelsman dan para krunya " Apa kalian semua buta !?, bukankah aku sudah bilang pada kalian untuk menjaganya baik - baik !, dan Kamu Nagelsman !, aku akan menghancurkan seluruh karirmu karena berani menentang Tuan Lewis !, jangan harap kamu akan bisa bangkit lagi !"


Semua orang terkesiap, mereka baru menyadari jika telah melawan orang yang salah, terutama Nagelsman yang sok Kuat, dia tidak menyangka jika Tod akan mengancamnya, karena biasanya Toda akan menyerahkan segala urusan Syuting padanya tanpa ikut campur sedikitpu.

__ADS_1


Nagelsman langsung ambruk di lantai, sakit ditangannya tidak dia pedulikan, yang dia pedulikan sekarang bagaimana nasib dia kedepannya.


__ADS_2