System Harem

System Harem
Tekad Julian


__ADS_3

Natali tidak tahu harus berbuat apa, dengan menitihkan air matanya ia meninggalkan kamar Julian dan menemui Darius yang sedang memperbaiki tubuh Wan's, Alpa dan Beta.


" Tuan Darius !, tolong ajari aku menggunakan kekuatan ini !" Natali yang tiba - tiba nyelonong masuk membuat Darius terkejut.


" Astaga Natali !, apa kamu tidak melihat aku sedang memperbaiki mereka " Darius kembali melanjutkan pekerjaannya.


Natali menarik sebuah kursi dan duduk di samping Darius " Tuan Darius, aku tidak mau merepotkan Julian terus !, aku juga ingin bertarung bersamanya dengan kekuatan ini !"


Darius menjawab sambil memperbaiki tubuh Alpa " Aku tidak bisa mengajari kamu apa - apa Natali, kekuatan itu sudah menyatu dengan tubuhmu, kamu hanya perlu mengendalikannya saja dengan banyak latihan. Itu saja yang bisa aku beritahu padamu "


Natali mengangguk mengerti " Baiklah aku mengerti tuan Darius !"


Natali langsung meninggalkan tempat tersebut dan menuju ke halaman belakang untuk melatih kekuatannya.


Sementara itu Julian mulai mengerjapkan matanya, Para Wanita Julian langsung bersemangat.


Julian membuka matanya, dia melihat wajah para wanitanya yang terlihat sangat senang.


" Julian !" Ucap mereka serempak.


Julian memaksakan senyum " kenapa kalian berkumpul disini ?" ucap Julian parau.


" Kenapa apanya !, kamu yang kenapa membahayakan dirimu sendiri !" Celia malah memarahi Julian.


Julian tersenyum getir, dia berusaha duduk dan bersandar di ranjang. Rachel segera membantu Julian.


" Maaf aku membuat kalian khawatir, tapi aku sudah baik - baik saja kok " ucap Julian sambil tersenyum.


Tiba - tiba Vladimir dan Susan masuk ke kamar saat mendengar Julian sudah sadar. Karena mereka menunggu di depan pintu kamar Julian.


" Tuan Lewis, syukurlah anda tidak apa - apa, dan terimakasih telah menyelamatkan kami " Vladimir membungkuk hormat.


Susan juga melakukan hal yang sama " Julian, terimakasih karena telah menyelamatkan ayah saya "


" Sudahlah, kita sekarang keluarga, aku hanya ingin melindungi orang - orang terdekatku saja " ucap Julian enteng.


Julian diam sebentar kemudian melanjutkan " aku ingin istirahat, apakah kalian bisa meninggalkan aku sendiri ?"


Celia mau mengatakan tidak mau, tapi Rachel berbicara lebih dulu " Julian benar, biarkan dia istirahat, lebih baik kita jangan mengganggunya dulu "


Rachel mengajak semua orang keluar dari kamar Julian, walau mereka seperti tidak rela.


Selepas kepergian mereka semua, Julian memanggil Rafael dengan marah " Kemana saja kamu Rafael !?, apa kamu ingin aku mati ?!"


Rafael buka suara " Hehehe... Maafkan saya tuan, saya kira anda dapat mengalahkan mereka semua sendiri, jadi saya ke asyikan nonton pertarungan tuan dengan mereka sampai lupa menyuruh para Robot membantu anda, tapi anda juga tidak apa - apa kan ?"

__ADS_1


" Sialan kamu Rafael !, jika kamu seperti ini lagi !, aku akan mengutukmu jadi batu !!" Julian marah tapi dia juga sadar jika Rafael sangat berguna untuknya.


" Jadi batu ?, memangnya aku malin kundang dari cerita rakyat Indonesia ?" Rafael malah mengajak bercanda Julian.


Julian menghela napas " Kamu ini kadang membuatku kagum, tapi kadang membuatku jengkel !, untung saja aku tidak seperti manusia pada umumnya !"


Rafael tertawa lagi " hahaha... Sekali lagi maaf Tuan, oh iya tuan, saya punya video kenapa anda tidak bisa bergerak ketika si tangan bor berhasil menusuk anda !"


Rafael memperlihatkan layar Virtual didepan Julian, Video pertarungan Julian dengan E4 dan E5 terlihat jelas disana.


Ketika E4 mau menusuk Julian, Rafael menghentikan Video tersebut.


" Tuan lihatlah baik - baik dibelakang anda !" Rafael menyuruh Julian melihat dengan seksama ruang di belakangnya.


Julian menyipitkan matanya, dia terkejut ketika ada sedikit terlihat sesuatu yang transparan di belakangnya, walaupun tidak terlihat jelas tapi Julian yakin ada sesuatu disana.


" Rafael !, apakah disana ada seseorang ?" tanya Julian menunjuk Video tersebut.


" Benar Tuan !, dan ini hasil penelusuran aku setelah Alpa dan Beta bertarung dengan orang yang mengeluarkan Cairan mematikan !"


Rafael menunjukan E1 yang tiba - tiba menghilang. Julian terkejut " Apa maksudnya ini Rafael !"


" Ini jawabannya Tuan !" Rafael menemukan ketika E6 menunjukan wujudnya dan membawa E1 dengan lidahnya.


" Manusia bunglon ?" gumam Julian tercengang. Karena dia melihat orang tersebut lidahnya sangat panjang, sampai - sampai bisa melilit tubuh E1. Matanya juga menonjol keluar seperti bunglon dan memiliki Ekor seperti bunglon.


Julian lagi - lagi terkejut " Sial !, siapa sebenarnya profesor C5 ini !?, kenapa dia menciptakan monster - monster tidak jelas seperti itu !"


" Tuan, saya menyarankan anda untuk berlatih dengan lara robot, karena saya lihat teknik dasar pertarungan anda sangat buruk !, jika anda terus seperti ini bukanntidak mungkin jika anda akan terbunuh oleh mereka !"


Rafael sudah menganalisis semua kemampuan Julian, dia menyadari jika Julian sebenarnya tidak bisa bertarung, dia hanya memiliki sedikit kemampuan bela diri saja.


Faktanya Julian memang hanya memiliki keahlian bela diri Taekwondo yang dia dapat dari Rosi. Jadi semua analisis Rafael ada benarnya.


" Berlatih ?" Beo Julian.


" Ya tuan, saya akan merancang daftar latihan untuk anda, lebih baik terlambat daripada tidak sama sekali !"


Julian menghela napas " terserah kamu sajalah !"


Julian juga mulai menyadari jika dia harus memperkuat dirinya, karena sekarang sudah terlanjur terlibat dengan masalah kakaknya. Jadi dia mau tidak mau harus menyelesaikan masalah tersebut.


" System cek status !"


[ Status ]

__ADS_1


Nama : Julian Lewis


Umur : 28 Tahun.


Saldo Kredit Harem : 980.663.208.930.000


Saldo yang bisa anda belanjakan : 19.000.978.000.000 dolar.


Poin peningkatan Kekuatan : 23


Kekuatan : 79


Vitalitas : 65


Semangat : 64


Kecepatan : 60


Kecerdasan : 80


Status : Manusia Super.


Ultimate Harem :


Celia Moon : 101% Daya Tarik.


Natali Loin : 101% Daya Tarik.


Keterampilan : ( Marketing, Manajemen, Ekonomi, Taekwondo, Balet, Piano, Dokter, Memasak, Hacker ) Tingkat Ketrampilan semua meningkat menjadi 80 Poin.


Setiap peningkatan Atribut kecerdasan, Atribut ketrampilan akan Naik, Atribut Normal ketrampilan di Bumi rata - rata 10 Poin, semakin tinggi Atribut maka Ketrampilan akan semakin di luar jangkauan manusia biasa.


Setiap Pria Dewasa Normal pada umumnya memiliki 10 poin di setiap Atribut ]


" Aku harus cepat berlatih dan menaikkan atributku !, jika seperti ini terus, benar kata Rafael kalau aku bisa mati kapan saja !"


Julian membulatkan tekadnya untuk bisa bertarung, untuk masalah perusahaan sudah ada Rafael yang mengatur Paul dan Samanta yang sebagai boneka CEO -nya.


Karena dia sekarang sudah tidak kekurangan uang, jadi dia tidak peduli lagi dengan yang lainnya. Yang dipedulikan Julian sekarang bagaimana dia harus menyelesaikan masalah ini.


Saat Julian sedang memikirkan masalah teraebut, pintu kamarnya ada yang mengetuk.


" Tok


" Tok

__ADS_1


" Tok


" Julian, ini aku Seila, apa aku boleh masuk ?" Seila sengaja sembunyi - sembunyi untuk menemui Julian. Karena dia tahu jika para wanita Julian mengetahui dia akan menemui Julian mereka semua bisa memarahinya. Pasalnya dia mengganggu istirahat Julian.


__ADS_2