System Harem

System Harem
Julian Berpikir dengan Cerdas


__ADS_3

Sebastian bingung kenapa ada banyak Wanita yang ke Mansion Julian hari ini. Tapi Sebastian tidak memperdulikan hal tersebut. karena sudah menjadi kebiasaan Normal para anak muda kaya raya mengoleksi para wanita.


Sebastian mempersilahkan Rachel dan Okta masuk, Sebastian menghela napas ketika Rachel dan Okta sudah masuk dalam Mansion " Celia, sepertinya saingan kamu sangat banyak, kamu harus menjadi yang nomor satu Celia, anakku !"


Sementara itu di ruang Tamu, Julian terkejut saat melihat Celia membawa Alina dan Rosi, dia tidak menyangka jika Alina dan Rosi akan ke Mansionnya.


" Celia, Alina, Rosi. Kenapa kalian bisa ke sini bersama ?" tanya Julian gugup.


Liyana mengerutkan keningnya saat melihat Celia, Alina dan Rosi, Pasalnya ketiga Wanita tersebut Cantik, apa lagi Alina dan Rosi yang yang kecantikannya di atas rata - rata.


Celia juga menatap Liyana dengan tajam, pasalnya dia tidak pernah mendengar jika Julian memiliki kenalan Wanita seperti Liyana.


Celia bertanya " Julian, siapa dia ?"


Julian melihat ke arah Liyana yang di tunjuk Celia sembari tersenyum getir " Dia Liyana Reid, Liyana mereka Celia, Alina dan Rosi, kalian silahkan duduk " ucap Julian was - was.


Celia tidak jadi berangkat ke Kafenya lagi, dia ikut duduk bersama Alina dan Rosi.


Julian menghela napas, dia bertanya " Alina dari mana kamu mendapatkan alamatku ?" tanya Julian lembut.


Bukannya Alina yang menjawab tapi malah Rosi yang buka suara " Kamu lupa jika orang tuaku seorang Polisi, akan jadi hal yang sangat mudah untuk mencari keberadaan alamat kamu !"


Alina menimpali " Rosi benar Julian, aku meminta bantuan Ayah Rosi "


Liyana menghela napas " Ternyata mereka kenalan Julian, Julian juga tidak memberikan alamatnya pada mereka, Berarti sebenarnya Julian tidak ingin menerima mereka, seharusnya tadi aku tidak meragukan Julian " Liyana menatap Julian dengan penuh kasih.

__ADS_1


Celia Membatin " wanita - wanita cantik ini kenapa tidak kamu gaet saja Julian, jika mereka menjadi milikmu, aku jadi bisa tenang melayani kamu tanpa perlu sampai terbaring lemas sendirian " ucap Celia yang Notabenya mendukung penuh Julian bersama wanita lain juga.


Saat Julian akan membuka suara dia di kejutkan dengan kehadiran Rachel dan Okta yang datang bersamaan, mereka berdua langsung menyapa.


" Julian, kenapa kamu membawa banyak orang ?, bukankah kita akan membahas masalah rumah Sakit denganku saja ?" tanya Rachel heran.


Julian menghela napas " Rachel, duduk dulu nanti aku perkenalkan mereka semua padamu, Okta, kamu juga duduk " ucap Julian lembut.


Rachel dan Okta duduk disebelah Liyana, tidak ada yang mau duduk di dekat Julian karena mereka gengsi jika di anggap mengejar - ngejar seorang pria kaya.


Mungkin hanya Celia di antara mereka yang berani menunjukan kemesraannya dengan Julian, tapi Celia tidak melakukan hal tersebut karena dia ingin punya teman untuk melayani Julian.


Julian berpikir keras untuk membuat alasan, dia buka Suara " Karena kalian semua sudah datang, mari kita bahas masalah yang akan aku bahas mumpung kalian berkumpul " ucap Julian sembari memaksakan sebuah senyum.


Rosi tersenyum sinis " Mari kita lihat Alina, sampai sejauh mana pria yang kamu suka bisa berkelit !" ucap Rosi dalam hati.


Liyana yang tadinya diam terkejut " Apakah Julian tidak ingin aku bekerja sebagai Hacker lagi ?, apakah dia ingin merubah jalan hidupku ?, makanya dia melakukan hal tersebut untuk memberikanku pekerjaan baru ?, Julian pasti memikirkan hal tersebut, karena dia tahu seorang Hacker memiliki resiko yang sangat besar !" gumam Liyana dalam hati.


" Baiklah Julian, jika itu mau kamu, aku setuju !" ucap Liyana penuh tekad ingin merubah hidupnya.


Julian menatap Alina dan Rosi " Alina, Rosi, kebetulan kalian datang juga hari ini, sebenarnya dari kemarin aku ingin menghubungi kalian untuk membahas masalah ini, tapi karena kalian sudah datang jadi biar sekalian saja aku jelaskan di sini. Alina aku tahu Rose Luxury adalah perusahaan yang besar dan dikenal semua kalangan Masyarakat, jika Masyarakat tahu bahwa acara amal yang akan aku lakukan menggandeng anak dari pewaris Rose Luxury, tentu kamu tahu apa efek pandangan Masyarakat, Mereka akan cepat mengenal acara amal ini, bukan cuma itu saja Rose Luxury juga akan mendapatkan nilai Plus di mata Masyarakat, Bukankah begitu Alina ?" tanya Julian sopan.


" Pria yang begitu penuh Ambisi, dia juga ternyata sangat baik dengan membuat acara amal seperti itu, tidak salah aku mengejarnya " Ucap Alina dalam hati.


Alina tersenyum ke arah Julian " Tentu saja aku bisa membantumu, Nona Rachel sepertinya mulai sekarang kita akan sering bertemu " Alina juga melihat Rachel.

__ADS_1


Rachel terkejut " Anda Nona Rose ?, ya ampun... seharusnya saya yang berterima kasih karena anda mau bekerja sama dengan kami, dengan begini kami yakin jika acara amal tersebjt akan berjaln lncar dengan dukugan dua orang kuat di belakang aku " ucap Rachel senang.


Julian tersenyum, dia kemudian menatap Rosi " Nona Rosi Dail, aku harap kamu juga mau berpasitipasi dengan Acara tersebut, dengan kehadiran Kepolisian aku yakin, tidak ada yang berani menyentuh Rumah sakit Rachel, kamu tahu sendiri jika saingan bisnis sekarang bagaimana kan ?"


" Astaga... ternyata aku telah salah menilai Julian, aku kira dia seorang pemain, tapi dia tidak ragu sama sekali menjawab semua pertanyaan kami, dia juga ternyata secar tidak langsung sedang membuat koneksi !"


Faktor Daya Rosi Dail : +10


Faktor Daya Rosi Dail : +10


Faktor Daya Rosi Dail : +10


Target Harem tersentuh dengan Tindakan Host.


Faktor Daya Tarik Rachel Claus Sekarang : 0%


[ Karena Target Harem menaikan Daya tariknya 30% anda akan mendapatkan 3 poin kekuatan tambahan ].


Poin Kekuatan Host sekarang : 37


Secara tidak langsung Julian membangkitkan minat Rosi padanya, dia yang awalnya selalu curiga dan ingin melihatnya jatuh di depan Alina, ternyata malah terpikat dengan kepiawaian Julian dalam menggaet target Haremnya.


Julian tersenyum ketika melihat Faktor daya tarik Rosi naik 30%, ternyata dia tidak salah membahas topik tentang rumah sakit yang sedang di kerjakan Oleh Rachel.


.

__ADS_1


.


.


__ADS_2