
Natali sedang bekerja di sebuah Kafe, dia terlihat sedang membawakan pesanan pelanggan tapi ketika dia baru sampai dan akan menyajikan pesanan di meja mereka, tiba - tiba dia di guyur Jus yang mereka pesan.
" Eh.. maaf Nona, saya mau menyiram dia yang sudah berani menduakan aku !" Wanita tersebut menunjuk pacarnya.
Natali yang tersiram Jus tersebut tepat di wajahnya, dia tersenyum kecut saja menanggapi hal tersebut.
Pelanggan Wanita pergi meninggalkan tempat tersebut, sementara si pria meminta maaf pada Natali.
" Maafkan Pacar saya Nona, ini untuk bayar makan yang kami pesan dan ganti rugi buat Nona !" Ucap Pria tersebut sambil menyerahkan uang 200 dolar. " Sayang tunggu !" Pria tersebut mengejar pacarnya.
Jika itu Natali yang dulu, mungkin dia akan sangat marah, tapi karena dia sudsh berjanji pada Julian kalau dia mau berubah agar Julian mau menerimanya kembali, jadi dia sabar menghadapinya.
Natali menghela napas " Hari ini aku apes banget " Natali membereskan meja tersebut dan kembali ke dalam untuk menaruh piring dan gelas bekas pelanggan tersebut.
Seorang pelayan Pria dengan banyak jerawat diwajahnya dan menggunakan kacamata, dia terkejut ketika Natali basah kuyup " Astaga Natali, siapa yang berani ganggu kamu ? " pria tersebut terlihat sangat perhatian.
Natali mendengus " bukan urusanmu, minggir !, aku mau ganti pakaian !"
Pria tersebut menghela napas " Natali, padahal aku bermaksud baik padamu ?, kenapa kamu selalu kasar denganku ?, apa sebenarnya salahku ?" tanya Pria tersebut.
Natali menghentikan langkahnya, dia menghela napas " Bili, bukankah aku sudah bilang, aku sudah memiliki orang yang aku suka, jadi kamu jangan berharap padak oke !" Natali berlalu meninggalkan Bili yang masih berdiri ditempatnya.
Natali langsung ke Lockernya, dia mengambil pakaian dan menggantinya di kamar mandi.
Natali kemudian bekerja seperti biasanya, dia melayani dan membawakan pesanan pada pelanggan.
Ketika sudah malam, sebelum Natali akan pulang, dia melayani sekumpulan tamu wanita.
" Selamat datang Nona - Nona, anda sekalian mau memesan apa ?" Ucap Natali ramah, dia belum melihat siapa yang dia layani.
Salah stu Wanita yang di layani Natali buka suara " Hei !, bukankah dia mantannya Teren ?"
Natali terkejut ketika ada yang mengetahui hunmbungannya dengan Teren, Natali langsung melihat mereka.
Betapa terkejutnya Natali, ternyata salah satu di antara mereka adalah kekasih barunya Teren.
Natali menundukkan kepalanya karena malu, dia tidak berpikir jika hari ini benar - benar hari buruknya.
Zeys, Kekasih baru Teren berdiri " Wah, wah, ternyata sesudah menjadi pacar orang kaya kamu langsung turun drajat dengan drastis !" Zeys mengolok - olok Natali.
" Hahaha.... dulu dia boleh berpenampilan mewah, tapi lihatlah dia sekarang Zeys, dia hanya wanita murahan yang mencari receh disini !"
__ADS_1
" Kamu benar !, mungkin butuh waktu dia berbulan - bulan untuk membeli sepotong baju yang dulu dia beli dengan Teren !"
" Bukan berbulan - bulan, tapi bertahun - tahun !"
" Kamu benar !"
" Hahahaha ...
" Hahaha...
" Hahahaha...
Mereka semua menertawakan Natali, Natali hanya bisa mengepalkan tangannya, dia sadsr jika dia sekarang bukan lawannya.
Natali menghela napas, dia mencoba untuk tetap tersenyum " Maaf Nona - Nona, jadi apa yang ingin kalian Pesan ?"
Seketika mereka semua terdiam, melihat Natali yang tidak terpancing dengan ejekannya.
Zeys menjambak Natali dan menamparnya
" Plaaakkk !
" Plaaakkk !
" Argghhhh !" Natali menggertakkan giginya dan menatap Zeys.
Zeys memelototi Natali " Jangan sok Kuat dihadapanku !, aku tahu kuma sudah hancur saat berpisah dengan Teren !, atau kamu ingin lebih hancur lagi Natali Loin !?" ucap Zeys sinis.
Karena jambakan Zeys sangat kuat, Natali kesakitan dia berusaha melepaskan jambakan Zeys, hingga akhirnya dia mendorong Zeys.
Seketika Zeys terjatuh " Braak !" Zeys menabrak Kursi.
Entah kenapa tiba - tiba manajer datang " Natali apa yang kamu lakukan !!" bentak manajer sambil memapah Zeys " Nona kamu tidak apa - apa ?"
Zeys mempunyai ide " Awww !!, sakit banget, kayaknya aku terkilir deh !, Tuan !, apakah pelayanmu tidak diajarai dengan baik !" Zeys bersandiwara.
Natali sangat geram " Kamu !, beraninya kamu memu.....!"
" Diam kamu Natali !!, berani sekali kamu berbuat seperti ini pada pelanggan !, mulai hari ini kamu saya pecat !!!" raung manajer setelah membantu Zeys berdiri.
Natali berusaha membela diri " Manajer tapi aku ti..."
__ADS_1
" Cukup !, sekarang kamu pergi dari sini !, atau aku suruh security menyeretmu !" Manajer kembali memotong ucapan Natali.
Natali tidak bisa berbuat apa - apa lagi, dia menatap Zeys tapi Zeys malah menyeringai pada Natali yang membuat Natali semakin marah saja.
Natali langsung pergi meninggalkan mereka, dia langsung ke Lockernya dan membawa barang - barang pergi dari tempat tersebut.
Bili yang melihat hal tersebut, dia mencoba menahan Natali, tapi Natali mengacuhkannya, dia langsung meninggalkan tempat tersebut sambil berlari.
Natali terlihat menangis sepanjang jalan, ketika dia sudah jauh dari kafe, dia berjalan dengan biasa saja, Natali kemudian teringat dengan Julian.
" Julian, apakah kamu dulu juga seperti ini ?, apakah kamu selalu di hina dan diremehkan seperti aku ?, Julian aku benar - benar sangat menyesal, ternyata menjadi orang yang jujur itu susah !" gumam Natali sedih.
Natali teringat kembali semua kejadian yang dia lalui bersama dengan Julian, Julian rela bekerja siang malam demi dirinya.
Julian rela memberikannsegenap waktunya untuk membuatnya selalu nyaman, entah bagaimana caranya, Julian berusaha memenuhi semua kebutuhannya.
Natali terisak sepanjang jalan, dia tidak memperhatikan jalanan yang telah dilewatinya, hingga ketika dia menyebrang Jalan, sebuah Mobil menuju ke arahnya.
Natali tersadar ketika melihat lampu mobil, dia menoleh kemudian menjerit " Arhhhhhhhhh !"
" Braaakkk
" Buggggg
Natali terlempar 5 meter dari tempatnya, dia terkapar di jalan.
Terlihat kedua pengemudi Mobil menghampirinya, pandangan Natali kabur tidak bisa melihat siapa orang yang menabraknya, tapi dia masih sayup - sayup mendengar obrolan mereka.
" Dia masih hidup !, Susan ayo kita bawa dia !"
" Tapi bawa kemana ?, jika dirumah sakit anak buah Ayah pasti akan menangkapmu lagi !"
" kita bawa ketempat persembunyianku, Aku mungkin bisa menyelematkannya !"
Natali tidak memperdulikan Orolan mereka, dia bergumam lirih " Julian, aku harap jika aku bisa hidup kembali aku bisa menemukan pria seperti kamu lagi nantinya !"
Setelah mengatakan hal tersebut, Natali yang di bawa kedua orang yang menabraknya dia pingsan.
.
.
__ADS_1
.