System Harem

System Harem
Julian menjadi Iblis


__ADS_3

Mereka berdua tidak ada yang mengetahui Julian sudah masuk kamar, karena merekamsangat fokus dengan Video yang sedang di tonton.


Julian mendekati mereka, ketika Julian melihat Video apa yang sedang di tonton mereka berdua, Julian terkejut " Astaga !, Apa yang kalian lakukan ?"


Sontak saja kedua wanita tersebut langsung kaget, mereka berdua menutup Ponsel dengan segera, dan menatap Julian sambil tersenyum getir.


Rosi yang terlihat gugup, karena selama ini dia selalu jaga image di depan Julian, Rosi langsung berlari keluar dari kamar tanpa berbicara sepatah katapun.


Alina terkikik Geli " hihihi... Dasar !"


Julian mengerutkan keningnya " Kamu kenapa malah tertawa Alin ?" tanya Julian sambil duduk dipinggir ranjang.


" Tidak apa - apa " Alina menghampiri Julian dan memeluknya dari belakang.


Alina bertanya " kamu darimana saja ?, aku menunggu kamu lama " ucap Alina manja.


" Ada urusan sebentar " Jawab Julian lembut, dia melepaskan pelukan Alina dan berbaring didekat Alina.


Alina Cemberut " Kamu tidak mau melanjutkan yang tadi ?"


Julian hampir tersedak ludahnya sendiri ketika mendengar hal tersebut. Dia tidak menyangka jika Alina akan mengatakan hal tersebut.


Alina memeluk Julian dan berbaring didadanya. sambil memainkan Jarinya yang lentik didada Julian " Padahal aku sudah menunggu kamu loh Julian, apa kamu yakin tidak mau ?" goda Alina.


Julian membatin " Apakah aku akan menjadi lelaki bejad nantinya ?, ah... Persetan !!!"


Julian langsung bangkit dan menerkam Alina, dia sudah tidak peduli lagi dengan logika, yang ada dipikirannya sekarang hanya sebuah kesenangan saja.


Pusaka Julian kembali tegap berdiri setelah Alina memberinya sebuah Servis yang manis.


Julian langsung mengagahi Alina, dia tidak mau membuang waktu lagi.


" Brrtttt


Terdengar robekan teredam ketika Pusaka Julian masuk dalam Goa Alina.


Alina sedikit berteriak dan meremas selimut dengan keras, dia menatap Julian penuh dengan kasih, seakan sudah rela kehormatannya di miliki Alina.


Alina merasakan kesakitan beberpa saat hingga rasa sakit tersebut berubah menjadi rasa nikmat.


Alina mulai mengikuti irama pompaan Julian, dia begitu sangat menikamati permainan Julian.


Ruangan tersebut berubah menjadi sangat panas, hingga mereka berdua bermandikan peluh.


Keduanya saling menikmati Pergulatan tersebut, sampai - sampai mereka tidak sadar jika Rosi sedang mengintip mereka didalam pintu.


Bukannya menegur, Rosi malah seolah menikmati momen tersebut, sampai - sampai dia menyelusupkan tangannya ke balik baju dan celana tidurnya.

__ADS_1


Rosi menyaksikan pergulatan Alina dan Julian yang sampai berjam - jam, hingga mereka tumbang bersamaan di ranjang.


Faktor Daya Rosi Dail : +10


Faktor Daya Rosi Dail : +10


Target Harem tersentuh dengan kejantanan Host.


Faktor Daya Tarik Rosi Dail Sekarang : 50%


[ Karena Target Harem menaikan Daya tariknya 20% anda akan mendapatkan 2 poin kekuatan tambahan ].


Poin Kekuatan Host sekarang : 83


Tentu saja Julian yang sedang ambruk di samping Alina terkejut " Astaga !, apa yang telah aku lakukan padanya ?, padahal aku tidak melakukan apapun pada Dia ?, memang wanita yang aneh, atau jangan - jangan ...?"


Julian langsung menoleh ke arah pintu, benar saja diasana terlihat Rosi yang sudah lemas sambil bersandar pintu.


Karena Julian dan Alina terlalu asyik, mereka tidak menyadari jika Rosi sudah masuk dalam kamar dan menutup pintunya.


Rosi sadar jika melakukan hal tersebut sambil mengintip takut ketahuan Pelayan Julian, jadi dia masuk kedalam kamar dan menutup pintu.


Julian melihat Alina yang ternyata langsung tertidur karena saking capeknya.


Julian menyeringai, dia beranjak dari ranjang dan menghampiri Rosi.


Julian yang menyaksikan hal tersebut tersenyum, dia buka suara " Kenapa kamu tidak ikut saja tadi ?"


Sontak saja Rosi terkejut " Ju..Julian !" Rosi berusaha memakai pakaiannya. Tapi Julian dengan sigap menahan kedua tangannya sambil jongkok dan merentangkannya di pintu.


" Kenapa musti ditutup, toh aku sudah melihatnya, Apakah kamu tidak ingin merasakan punyaku ?" tanya Julian menggoda.


Rosi marah tapi wajahnya tidak menunjukan ekspresi seperti itu " Julian !, lepas....Mmmmmmm ..." Julian langsung memagut bibir Rosi.


Tanpa sadar Rosi menikmati hal tersebut, dia kemudian mengikuti permainan Julian.


Pusaka Julian kembali kokoh, karena Vitalitasnya sudah melampaui manusia pada umumnya, dia sanggup menggarap wanita sampai beberapa hari walau Olinya keluar beberpa kali.


" Mppphhhhh


Rosi mendesah dalam pagutan Julian, tubuhnya yang tadi berusaha menolak, dia sekarang sudah menerimanya.


Julian melepaskan tangan Rosi, dengan Reflek Rosi langsung memainkan pusaka Julian.


Rosi sangat takjub dengan pusaka Julian yang jumbo itu, dia memainkannya dengan gemas.


Julian melepaskan pagutannya " Apakah Boleh Ros ?" Julian meminta ijin, padahal walaupun tidak di ijinkan, dia juga bakal memasukkannya.

__ADS_1


Rosi mengangguk lirih sambil tersipu, dan " Bles.."


Pusaka Julian masuk dengan mulus, membuat Julian mengernyitkan dahi karena ternyata Rosi sudah tidak perawan.


" Benda ini sangat besar, lebih besar dari mainanku dirumah , Ah..Julian kamu memang yang terbaik .."


Faktor Daya Rosi Dail : +10


Faktor Daya Rosi Dail : +10


Faktor Daya Rosi Dail : +10


Faktor Daya Rosi Dail : +10


Faktor Daya Rosi Dail : +5


Target Harem tersentuh dengan kejantanan Host.


Faktor Daya Tarik Rosi Dail Sekarang : 95%


[ Karena Target Harem mencapai penaklukan minimal, Host akan mendapatkan kemampuan Target harem dan Tambahan poin kekuatan. ].


Poin Kekuatan Host sekarang : 97


Julian mengerutkan keningnya " Sial !, ternyata kamu Wanita nakal Rosi !, baiklah aku akan membuat kamu kelelahan hari ini !"


Julian tidak tahu jika dia adalah Pria pertama yang menggagahi Rosi, karena Rosi kehilangan keperawanannya karena mainan.


Rosi adalah tipikal Wanita yang libidonya tinggi, jadi dia selalu bermain sendiri ketika dirumah, jika Julian melihat kamar Rosi mungkin dia akan terkejut karena saking banyaknya mainan Rosi.


Julian menggarap Rosi sampai dia mencapai puncak puluhahan kali, tapi bukannya minta sudah, Rosi malah merasa senang, walaupun tubuh sudah lemas, tapi dia tetap bertahan den terus menerus menggoda Julian.


Julian sampai ketakutan sendiri, karena dia baru menemukan wanita yang seperti Rosi, Celia saja yang Daya tariknya sudah 100%, dia akan meminta Julian berhenti ketika dia sudah tidak sanggup lagi.


Tapi Rosi berbeda, dia terus menerus memasukan Pusaka Julian pada Goanya,seolah dia ketagihan dengan hal tersebut.


Hingga mereka mengakhiri pergulatan tersebut sampai subuh menjelang, sampai tubuh Rosi benar - benar tidak bisa bergerak.


Tapi Rosi masih tersadar, dia menatap Julian sambil tersenyum, seolah berterimakasih pada Julian karena telah memuaskannya.


Ketika Julian sedang menatap Rosi dengan heran, dia terkejut saat Alina yang sudah bangun menegurnya " Julian, Rosi !, Apa yang kalian lakukan ?!"


.


.


.

__ADS_1


__ADS_2