System Harem

System Harem
Alina


__ADS_3

Rachel tersenyum manis " tidak perlu minta maaf terus menerus seperti itu, yang penting sekarang kamu harus merubah cara berpikirmu itu Julian "


Di antara wanita yang lain Rachel memang yang paling perhatian terhadap Julian dalam masalah moral sebenarnya. Sifatnya yang dewasa membuat dia seperti seorang ibu yang mengerti perasaan anaknya. Berbeda dengan Celia yang lebih ke sisi atraktif atau kesenangan Julian, jika bersama Julian dia seolah tertular sifat perangnya itu.


Julian menganggukkan kepalanya " Aku pasti akan melakukan itu, terimakasih Rachel "


Rachel mengulas sebuah senyum manis " Ya sudah, aku mau mandi dulu, apa kamu mau ikut ?" ucapnya genit sambil menggigit bibir bawahnya.


" Plak " Julian menampar bokong Rachel dengan reflek " tunggu saja nanti malam " Seringai jahat terlihat di sudut bibir Julian.


" Ih..takuuutt " Rachel menjulurkan lidahnya dan meninggalkan Julian.


Julian hanya menggelengkan kepalanya, dia benar - benar tidak tahu harus berkata apa pada Rachel, padahal dia tadi sangat dewasa, tapi sesaat kemudian seperti Celia saja.


" System cek status !"


[ Status ]


Nama : Julian Lewis


Umur : 28 Tahun.


Saldo Kredit Harem : 980.463.208.930.000


Saldo yang bisa anda belanjakan : 9.200.978.000.000 dolar.


Poin peningkatan Kekuatan : 40


Kekuatan : 119 { setengah Dewa }


Vitalitas : 70


Semangat : 67


Kecepatan : 60


Kecerdasan : 80


Status : Manusia Super.


Ultimate Harem :

__ADS_1


Celia Moon : 101%


Natali Loin : 101%


Rachel Claus : 100%


Liyana Reid : 100%


Keterampilan :


( Beladiri Bumi / Mata elang / Marketing, Manajemen, Ekonomi, Balet, Piano, Dokter, Memasak, Hacker, sains )


Tingkat Ketrampilan : 80 Poin.


Setiap peningkatan Atribut kecerdasan, Atribut ketrampilan akan Naik, Atribut Normal ketrampilan di Bumi rata - rata 10 Poin, semakin tinggi Atribut maka Ketrampilan akan semakin di luar jangkauan manusia biasa.


Setiap Pria Dewasa Normal pada umumnya memiliki 10 poin di setiap Atribut ]


" Baiklah, mari berburu poin peningkatan lagi !" ucapnya sambil membenarkan jasnya dan melangkah ke kamar Alina.


" Tok


" Tok


" Tok


Julian membuka pintu, dia melihat Alina yang sedang memandangi laptopnya di ranjang sambil sesekali menekan keyboardnya.


" Serius banget Lin, apa ada sesuatu yang penting ?" tanya Julian setelah duduk di samping Alina.


Alina langsung menoleh " Eh Julian, aku kira siapa "


Alina terlihat menghela napas dan Lesu " Rose Luxury jatuh bangkrut dan itu semua karenaku Julian, apakah aku salah telah melawan Ayah ?" Alina menyenderkan kepalanya di bahu Julian.


" Kenapa kamu yang salah ?, dalam bisnis bukankah sudah biasa jika yang kalah bersaing akan bangkrut ?" ucap Julian enteng.


" Tapi aku tidak bermaksud membuat Rose Luxury hancur, mau bagaimanapun perusahaan itu yang merintis ibu " Alina masih terlihat bersedih.


Julian mengusap kepala Alina " Jadi yang kamu takutkan Rose Luxury akan menjadi milik orang lain, bukan karena Ayahmu dan saudaramu itu bangkrut ?"


Julian mencoba menebak maksud Alina yang terlihat sangat terobsesi dengan Rose Luxury. Perusahaan milik ibunya.

__ADS_1


Benar saja Alina langsung mengangguk " Aku cuma ingin Rose Luxury jatuh ke tangan orang yang tepat saja "


" Cuma masalah seperti saja jangan terlalu di pikirkan " Ucapnya santai.


Alina langsung duduk tegap dan menatap Julian dengan sengit, Julian tahu jika Alina marah " Rafael !, bagaimana ke adaan Rose Luxury ?"


Julian yakin kalau Rafael pasti langsung memakan saham Rose Luxury, pasalnya saldo bank nya berkurang banyak.


Rafael muncul dengan bentuk hologram di kamar Liyana " Nona Liyana tidak perlua khawatir, saham Rose Luxury sudah menjadi milik J- Aliance Foundation, artinya Rose Luxury sudah ada di tangan yang tepat "


Alina langsung melebarkan rahangnya tidak percaya, karena dia mencoba mengambil saham di Rose Luxury tapi tidak bisa sebelumnya. Siapa yang menyangka kalau saham Rose Luxury sudah ada di tangan Julian.


Julian mengulas sebuah senyum " bagaimana ?, apa sekarang kamu sudah puas ?, atau kamu ingin duduk di Rose Luxury sebagai CEO disana ?, aku akan memberikannya semua untukmu " ia mencolek lembut hidung Alina.


" Julian kamu serius !" ucapnya masih tidak percaya tapi penuh dengan kegembiraan.


" Benar Nona Alina, anda bisa melihatnya di laptop anda " Rafael langsung menghilang dan menunjukkan data berkas kepemilikan saham Rose Luxury.


Alina bergegas melihatnya, benar saja semua saham Rose Luxury atas nama J- Aliance Foundation.


Alina menoleh ke arah Julian dan langsung memeluknya dengan sangat senang " Terimakasih Julian "


Julian tersenyum dan membalas pelukan Alina " Asalkan kamu senang aku juga senang Alina "


Faktor Daya Tarik Alina Rose : +1


Target Harem tersentuh dengan Tindakan Host.


Faktor Daya Tarik Alina Rose Sekarang : 98%


[ Karena Target Harem mencapai target penaklukan minimal, Host akan mendapatkan 10 poin peningkatan setiap 1% peningkatan daya Tarik ].


Poin peningkatan Host : 50


Julian mengusap - usap punggung Alina dengan mengulas sebuah senyum, karena lagi dan lagi dia berhasil mendapatkan poin peningkatan.


Alina melepaskan pelukannya " Nanti malam ke kamarku " ucap Liyana mesra.


Julian mengerutkan keningnya " Apakah harus Alina ?" tanyanya pura - pura tidak butuh.


Alina menganggukkan kepalanya sambil merangkul leher Julian dan mengecup bibirnya " Apa kamu sudah bosan denganku ?"

__ADS_1


Julian balas merangkul pinggul Alina " mana bisa aku bosan dengan wanita secantik dirimu "


Keduanya saling menggoda satu sama lain, sebelum akhirnya Julian pamit undur diri karena masih harus melihat wanitanya yang lain. Alina juga mengerti akan hal tersebut dan membiarkan Julian pergi dari kamarnya.


__ADS_2