System Harem

System Harem
Kekuatan Baru Julian


__ADS_3

Brau saja mereka berdua mau bergerak, seekor Ular Phyton dengan ukuran sebesar pohon kelapa dan kepala Buaya melilit Natali.


" Arhhhh


Natali berteriak tertahan karena lilitan Ular tersebut sangat kuat.


" Natali !" Julian terkejut karena baru menyadari kalau Natali tertangkap oleh Ular tersebut.


Julian menatap ular terbesar yang baru pertamakali dia lihat itu, dia terheran - heran kenapa Ular tersebut bisa sebesar itu.


Natali terus meronta di lilitan ekor ular tersebut, tapi sayang tubuhnya tidak bisa digerakkan sama sekali.


Mulut Buaya ular tersebut menganga lebar bersiap memasukkan Natali kedalamnya.


" Slaaas


" Bruggg


Dengan kecepatan dan kekuatannya Julian berhasil menebas tubuh Ular tersebut hingga terpotong menjadi dua dan Natali pun terjatuh bersama ekor ular yang melilitnya.


" Groaarrr


Ular tersebut meraung - raung dan menggelepar kesakitan karena tubuhnya terpotong menjadi dua bagian.


" Kamu tidak apa - apa Natali ?" Julian melepaskan lilitan ekor ular itu.


Natali mengangguk " Aku tidak apa - apa, hanya tulang rusukku mungkin ada yang patah " ucapnya sambil mengusap darah yang keluar dari sudut bibirnya.


" Tempat ini memang sangat berbahaya, kita harus segera menyelesaikan misi ini dan kembali !" Julian memapah Natali untuk berdiri.


Natali menatap Julian yang begitu perhatian padanya, dia masih mengingat jelas ketika Julian seperti itu saat dulu ingin mendapatkannya.


Natali sangat bersyukur bisa bersama dengan Julian lagi walau sedang dipertaruhkan dalam hidup dan Mati.


Faktor Daya Natali Loin : +1


Target Harem tersentuh dengan perlakuan Host.


Faktor Daya Natali Loin Sekarang : 102%


[ Selamat Target Harem telah menjadi Ultimate karena telah melebihi 100 % !, dengan bertambahnya daya tarik target Harem, Host akan mendapatkan 1% saldo Kredit Harem setiap 1% kenaikan, Host juga mendapatkan 50 poin poin peningkatan ].


Poin peningkatan Host : 50


Julian mengerutkan keningnya ketika Natali malah meningkatkan daya tariknya, dia membatin " Apakah kamu benar - benar serius mencintaiku sekarang Natali ?"


Julian tidak pernah berharap kalau Natali benar - benar menyukainya, tapi dari cepatnya daya tarik Natali terus meningkat, itu menandakan kalau dia sekarang serius mencintainya.


Julian menghela napas, dia masa bodo dengan pemikiran Natali, tapi dengan bertambahnya Poin peningkatannya Julian bisa lebih menguatkan kekuatannya lagi.


Julian membawa Natali menjauh dari tempat tersebut dan mendekat ke arah Markas Profesor C5.


Sesampainya disana Julian tidak sengaja memegang Seekor kalajengking ketika dirinya mau jatuh dan bertumpu pada sebuah pohon.


" Awww


" Brengsek !" Julian langsung meremas kalajengking tersebut.


" Julian perhatikan bekas sengatan Kalajengking tadi " Natali menunjuk bekas sengat kalajengking barusan.


Racun yang seharusnya masuk kedalam tubuh Julian tiba - tiba keluar sendiri. Tentu saja Julian terkejut dengan pemandangan tersebut.

__ADS_1


Julian menatap Natali " Apakah tubuhku kebal terhadap Racun ?, tapi kenapa E1 bisa meracuniku ?" ucapnya kebingungan.


Natali menggelengkan kepalanya, karena dia juga tidak mengerti.


Tapi Julian kemudian teringat kalau Vitalitasnya sudah setengah Dewa. setelah mengingat itu dia tersenyum seolah mengerti cara kerja tubuhnya.


" Kita istirahat disini dulu sambil menunggu kamu pulih lagi " Karena Julian sudah tahu kemampuan regenerasi Natali, jadi dia mengusulkan untuk membuatnya pulih terlebih dahulu.


Natali mengangguk patuh, mereka berdua melihat sekeliling dan tidak ada tanda - tanda serangga ataupun hewan yang mendekat.


Julian menggunakan kesempatan tersebut untuk meningkatkan kekuatannya lagi, dia berkomunikasi dengan System dalam hatinya " *System tingkatkan atribut kecepatan dan semangatku !"


[ Perintah diterima, Mulai meningkatkan 10%..20%..30%..40%...50%... 60%.. 70%... 80%.. 90%.. 100*% ]


Julian merasa perasaan hangat menyelimuti tubuhnya, karena sudah beberapa kali melakukan peningkatan atribut, dia sudah terbiasa dengan rasa sakitnya dan bisa menahan itu.


[ Peningkatan berhasil ]


[ Status ]


Nama : Julian Lewis


Umur : 28 Tahun.


Saldo Kredit Harem : 970.463.208.930.000


Saldo yang bisa anda belanjakan : 19.200.978.000.000 dolar.


Poin peningkatan Kekuatan : 0


Kekuatan : 119 { setengah Dewa }


Vitalitas : 100 { setengah Dewa }


Kecepatan : 100 {setengah Dewa }


Kecerdasan : 80


Status : Manusia Super.


Ultimate Harem :


Celia Moon : 101%


Natali Loin : 102%


Rachel Claus : 100%


Liyana Reid : 100%


Keterampilan :


( Beladiri Bumi / Mata elang / Marketing, Manajemen, Ekonomi, Balet, Piano, Dokter, Memasak, Hacker, sains )


Tingkat Ketrampilan : 80 Poin.


Setiap peningkatan Atribut kecerdasan, Atribut ketrampilan akan Naik, Atribut Normal ketrampilan di Bumi rata - rata 10 Poin, semakin tinggi Atribut maka Ketrampilan akan semakin di luar jangkauan manusia biasa.


Setiap Pria Dewasa Normal pada umumnya memiliki 10 poin di setiap Atribut ]


Julian membuka matanya dan tersenyum " Natali kamu tunggu disini !"

__ADS_1


" Swuzzz


Kecepatan Julian sudah tidak bisa dilihat lagi oleh Natali, dia benar - benar menghilang dari hadapan Natali dengan sekejap mata.


" Keluarlah kalian Para Monster !" Julian melompat sangat tinggi dan mengayunkan pedang Segede gabannya itu.


" Boooommm


Tempat tersebut hancur berkeping - keping karena Julian menggunakan seluruh kekuatannya.


Benar saja dari dalam Profesor C5 dan yang lainnya langsung keluar menggunakan Vitalitas S10 untuk menerobos reruntuhan.


Terlihat S4 yang digendong Profesor C5 karena kakinya hilang satu akibat tertindih serangan Julian yang tiba - tiba itu.


Natali terkejut dengan aura ledakkan itu, dia tidak menyangka kalau Julian akan langsung menyerang tanpa berpikir panjang lagi. Ia pun langsung bergegas ke Julian walau kondisinya dalam masa regenerasi.


Profesor C5 menatap Julian dengan marah " Seharusnya aku membunuhmu Bocah tengik sialan !" profesor C5 meletakkan S4 di tanah agar dia beregenerasi.


" Cih !, kalian terlalu meremehkan ku !"


" Swuzzz


Julian dengan cepat melesat, karena kecepatannya sudah setengah Dewa, profesor C5 dan anak buahnya tidak bisa melihat pergerakannya sama sekali.


" Praall


S8 menjadi Korban pertama, tubuhnya terpotong menjadi dua akibat tebasan pedang Julian yang Segede Gaban itu.


" Bagaimana mungkin dia bertambah kuat hanya satu malam saja !?" Profesor C5 dan S10 melompat mundur.


Julian langsung menghancurkan Kepala S8 karena dia tidak ingin kekuatan yang merepotkannya itu menghalangi pergerakannya.


S8 seketika langsung tewas ditempat karena kepala dan jantungnya Julian hancurkan menggunakan pedang Segede gabannya itu.


S4 yang berada didekat S8 yang tewas ketakutan " Pergi kau brengsek !" S4 menyemburkan racun ke arah Julian hingga mengenai seluruh tubuhnya.


" Hahahaha mati kau ba..."


" Praall


S4 belum selesai bicara Julian sudah menikam jantungnya, Racun yang dikeluarkan S4 seperti air yang mengalir ditubuh Julian, padahal jika Manusia biasa tubuh mereka pasti akan langsung membusuk jika terkena racun S4.


S4 menatap Julian tidak percaya sebelum kematiannya, karena racun yang dia keluarkan hanya bagai air saja di tubuh Julian.


Profesor C5 dan S10 juga terkejut saat menyaksikan hal itu, karena di antara yang lainnya S4 adalah pengguna Racun paling berbahaya.


" Julian kamu tidak apa - apa ?" Natali datang dengan terengah - enagah.


" Ya aku tidak apa - apa " Ucapnya sambil mengangkat pedangnya yang tadi menusuk jantung S4.


Ketika Julian menoleh ke arah Natali dia terkejut dengan wajah dan seluruh tubuh Natali bengkak - bengkak.


" Kamu kenapa Natali ?" tanya Julian sambil memegang pipi Natali.


Dengan bibir yang bengkak Natali tersenyum kecut " Aku dikeroyok lebah sialan itu saat mau kesini " ucapnya sedih.


Walaupun seperti itu tapi setidaknya Natali masih bersyukur karena ternyata darahnya bisa mengeluarkan racun para lebah tersebut, untuk masalah bengkaknya sebentar juga bakal pulih dengan regenerasinya itu.


Julian mau tertawa tapi mencoba menahannya, karena sekarang bukan waktunya untuk menertawakan rekan seperjuangannya.


" Kamu bisa menghancurkan tubuh mereka agar tidak beregenerasi lagi Natali ?" Julian tidak ingin mengambil resiko. Dia ingin tubuh para musuhnya itu benar - benar tidak bisa beregenerasi lagi.

__ADS_1


Natali mengangguk, dia langsung mengeluarkan cambuk darahnya dan mencabik - cabik tubuh S4 dan S10 hingga menjadi seukuran pilus.


__ADS_2