System Harem

System Harem
Drama Natali dan Julian


__ADS_3

Kesabaran Natali membuahkan hasil, ketika jam 12 Malam, Susan dan Celia sudah kelelahan karena membantu Julian dan Darius dari pagi, mereka berdua sampai tidur di tempat tersebut dengan alas kasur lantai.


Julian dan Darius sudah menyuruh mereka untuk istirahat di kamar saja, tapi mereka berdua menolaknya, hingga akhirnya tidur ditempat tersebut.


Natali yang sudah mulai akrab dengan keduanya, dia mengambilkan selimut dan menyelimuti mereka berdua, kemudian kembali duduk di dekat Julian tanpa bersuara sedikitpun karena takut mengganggu.


Jarum jam sudah menunjukkan pukul 2 dinihari, Darius yang Notabenya masih manusia biasa, dia tertidur ditempatnya karena kelelahan, pasalnya dari kemarin dia belum tidur juga.


Hanya tersisa Julian dan Natali saja yang masih terjaga.


Natali keluar dari tempat tersebut untuk membuatkan minuman dan makanan untuk mengganjal perut Julian.


Tak berselang lama dia kembali lagi, Natali mengulurkan Roti selai yang dia buat kedekat mulut Julian.


Julian mendongak, dia menatap Natali dengan sinis, tapi Natali malah tersenyum " Aku tahu kamu masih belum bisa menerimaku Julian, tapi apa salah jika aku ingin berubah menjadi lebih baik ?"


Julian tidak menjawab, dia hanya merebut Roti di tangan Natali dan memakannya.


" Terimakasih !" ucap Julian ketus.


Seketika perasaan Natali langsung berbunga, karena Julian mulai mau memakan - makanannya.


Wajah Natali langsung sumringah " Akhirnya, aku tahu kamu belum berubah Julian, kamu masih sama seperti dulu, kamu orang yang baik !" gumam Natali dalam hati.


Natali mendekatkan Kursinya ke arah Julian, dia tidak bermaksud mengganggunya sama sekali, dia hanya ingin melihat Julian lebih dekat lagi.


Bau tubuh Julian yang khas masih tercium oleh hidung Natali, walaupun dulu dia melakukan hubungan badan dengan Julian tanpa di dasari dengan perasaan cinta. Tapi dia masih ingat betul bau tubuh tersebut.


Faktor Daya Natali Loin : +1


Target Harem tersentuh dengan perlakuan Host.


Faktor Daya Natali Loin Sekarang : 101%


[ Selamat Target Harem telah menjadi Ultimate karena telah melebihi 100 % !, dengan bertambahnya daya tarik target Harem, Host akan mendapatkan 1% saldo Kredit Harem setiap 1% kenaikan, berlaku kelipatannya ! ].


Poin peningkatan Host : 79 ].

__ADS_1


[ Status ]


Nama : Julian Lewis


Umur : 28 Tahun.


Saldo Kredit Harem : 989.663.208.930.000


Saldo yang bisa anda belanjakan : 10.100.978.000.000 dolar.


Poin peningkatan Kekuatan : 79


Kekuatan : 49


Vitalitas : 35


Semangat : 35


Kecepatan : 40


Kecerdasan : 60


Ultimate Harem :


Celia Moon : 100% Daya Tarik.


Natali Loin : 101% Daya Tarik.


Keterampilan : ( Marketing, Manajemen, Ekonomi, Taekwondo, Balet, Piano, Dokter, Memasak, Hacker ) Tingkat Ketrampilan semua meningkat menjadi 60 Poin.


Setiap peningkatan Atribut kecerdasan, Atribut ketrampilan akan Naik, Atribut Normal ketrampilan di Bumi rata - rata 10 Poin, semakin tinggi Atribut maka Ketrampilan akan semakin di luar jangkauan manusia biasa.


Setiap Pria Dewasa Normal pada umumnya memiliki 10 poin di setiap Atribut ]


Julian langsung berdiri ketika melihat statusnya, dia sangat terkejut " Sial !, apa maksudnya ini ?, kenapa daya tarik 100% masih bisa meningkat lagi !, ditambah hadiahnya terlalu gila ! hampir sepuluh Triliun dolar aku menaikkan 1% daya tarik saja ?, apakah System ngebug ?" Batin Julian dalam hati.


Natali yang melihat Jukian seperti itu dia juga ikut kaget, Natali langsung bertanya dengan khawatir " Ada apa Julian ?"

__ADS_1


Julian menoleh ke arah Natali, dia memandang wajah mantan istrinya dengan ekspresi aneh.


Julian mungkin sangat senang karena dia mendapat triluanan dolar. Tapi dia masih jengkel dengan Natali, di lain sisi Natali juga yang membuat Julian mendapatkan uang tersebut.


Julian masih menatap Natali dengan tajam, dia kemudian mengacak - acak rambutnya sambil berteriak " Arggggghhhhh !, sialan !, kenapa harus kamu sih ?!, sial !, sial !, Sial !"


Julian benar - benar di buat bingung oleh System, walaupun dia benci dengan Natali tapi Natali yang Notabenya selama menjadi target harem tidak dia belanjakan untuk mendapatkan 10% Kredit harem yang dibelanjakan. Dia sekarang malah memberi hadiah tertinggi untuknya.


Natali cemas dengan Julian yang berteriak - teriak tidak jelas, dia pikir Julian salah ketika membuat kode.


Natali memeluk Julian dengan Erat, dia menitihkan air matanya " maafkan aku Julian, karena aku kamu harus menanggung beban yang berat, maafkan aku, hiks..hiks... "


Julian yang tadi seperti orang gila, dia tertegun, dia ragu untuk membalas pelukan Natali. Tapi tubuhnya seketika merespon karena dulu dia pernah merasakan kehangatan pelukan tersebut.


Julian akhirnya membalas pelukan Natali, dia memejaman matanya menikmati sedikit momen indah tersebut.


Untung saja Celia, Susan dan Darius tidak terbangun, mungkin karena mereka terlalu capek jadi tidak mendengar teriakan Julian tadi.


Julian buka suara dalam pelukan Natali " Kenapa kamu tidak seperti ini dari dulu ?, apakah aku sehina itu dimatamu dulu Natali ?, apakah jika aku masih miskin kamu juga akan seperti ini !?"


Julian meluapkan apa yang ada di pikirannya, dia ingin tahu seperti apa jawaban Natali, dia ingin melihat bagaiamana Respon Natali.


Natali melepaskan pelukannya, dia menyeka air matanya dan menatap Julian " Aku memang Wanita yang gila harta, demi Harta aku rela tidur dengan mereka !, aku tahu aku salah !, aku tahu aku menyimpang !, semuanya aku lakukan hanya demi Harta !"


Natali diam sebentar, air matanya mulai bercucuran " Tapi Aku melakukan itu karena aku ingin bahagia Julian, aku ingin merasakan kehidupan seperti para anak orang kaya, aku lelah hidup miskin dari kecil, mungkin alasanku tidak akan memuaskanmu karena aku juga sangat sadar jika aku telah menyia - nyiakan orang yang sangat mencintaiku "


" Bruuugggg ! " Natali berlutut di lantai, dia mendongak menatap Julian " Walaupun kamu sudah tidak bisa memaafkan aku Julian, setidak beri aku sedikit kesempatan untuk memperbaiki semua dosa yang telah aku perbuat untukmu, ijinkan aku berada disisimu, terserah kamu mau menganggap aku apa, entah itu pembantu, patung atau budak sekalipun aku akan menerimanya, tolong maafkan aku Julian !" Natali memeluk Kaki Julian, air matanya terus bercucuran.


Julian sangat tersentuh dengan kata - kata Natali, dia sadar jika semua tindakan Natali didasari karena ketidak berdayaannya untuk menjadi orang hebat.


Julian mendongak menatap langit - langit ruang bawah tanah, pikirannya campur aduk, dia tidak tahu harus berbuat apa.


Dia tidak ingin memaafkan Natali, tapi hati kecilnya berkata lain, Julian gundah dan bingung, jawaban apa yang harus dia berikan pada Natali.


Julian memejamkan matanya, dia menghela napas panjang, membuka matanya dan menunduk menatap Natali yang masih bersimpuh dikakinya.


Julian memapah Natali berdiri " Jujur aku masih belum bisa memberi jawaban untukmu Natali, tapi jika kamu ingin berubah, tunjukan padaku jika semua itu bukan hanya omong kosong saja !, aku harap kamu mengerti Natali !"

__ADS_1


.


__ADS_2