System Harem

System Harem
Natali dalam Bahaya


__ADS_3

Julian masih di taman hingga beberapa saat, setelah merasa bosan akhirnya dia beranjak dari tempat duduknya dan berencana pulang.


Sementara itu di Rumah lama Julian, E1 dan E2 berada disana, mereka berdua terlihat sedang mengintai rumah tersebut.


" Kakak, apa kamu yakin jika mereka ada didalam ?" tanya E2 pada E1.


E1 mengangguk " Mana mungkin penciuman dia salah !" E1 menunjuk manusia dengan wajah seperti anjing, dia diberi kode E8.


E8 terlihat menggeram ketika melihat Rumah Julian, air liurnya menetes kemana - mana.


E2 turun dari Mobil " kalau begitu kita tangkap saja mereka sekarang !"


" Jangan bertindak gegabah !, kita tunggu bantuan dulu agar mereka tidak bisa lari lagi !" ucap E1 memberikan perintah.


E2 terlihat cemberut, dia kemudian memasuki mobil lagi, E8 yang masih menggeram terus membuat E2 marah " Diam kau idiot !" Seketika E8 langsung terdiam.


Sementara itu didalam rumah, Natali yang Notabenya memiliki Sel yang sama dengan Para E kode, dia mengintip dari jendela.


Natali melihat sebuah Mobil yang terparkir didepan Rumahnya, dia sangat yakin jika mereka adalah pemburu yang sama ketika di lab Darius.


"Ada apa Natali ?" tanya Darius yang melihat Natali sedang mengintip di jendela.


" Tuan Darius, sepertinya merek sudah mengetahui keberadaan kita " jawab Natali yang masih melihat keluar.


Darius terkejut " Apa ! " dia kemudian ikut mengintip, benar saja dia melihat pemburu mereka.


Darius mengumpat " Sial !, padahal baru beberapa hari kita disini, tapi mereka sudah menemukan kita, gawat Natali !, Susan belum pulang berbelanja !" ucap Darius cemas.


" Tuan Darius !, anda siapkan Mobil, saya akan berusaha menyelamtkan Nona Susan !" ucap Natali mantap.


Darius mengangguk mengerti, dia langsung ke garasi untuk bersiap kabur, dia hanya akan menunggu aba - aba Natali dan menginjak gas sekuat - kuatnya.


Tak berselang lama, Susan pulang dengan membawa belanjaan dia dengan santainya berjalan ke rumah.


Tiba - tiba E8 langsung keluar dari Mobil, karena dia tidak memiliki kecerdasan, otaknya seperti hewan saja.


E8 langsung menerjang susan, Susan yang melihat hal tersebut dia ketakutan dan menjerit ".Argggghhhh !"


" Srat


" Srat


Tubuh E8 terbelah menjadi dua oleh cambuk darah Natali.


E2 dan E1 langsung keluar dari Mobil, Natali langsung menghampiri Susan dan memapahnya berdiri karena dia terjatuh.


" Nona Susan, kamu bersiaplah lari ke garasi, Tuan Darius sudah ada disana !" ucap Natali lirih.


Susan hanya menganggukkan kepalanya, dia akan menuruti semua perintah Natali, karena hanya Natali yang bisa menyelamatkan mereka.


" Wuuungg


" Buuuggg


" Bruuugg


E2 langsung menghantam Natali tanpa aba - aba, membuat Natali berguling - guling di tanah.


Tubuh Susan melemas, dia kembali ambruk ditanah saat melihat Natali yang terlempar jauh oleh pukulan E2.


Natali yang baru akan bangkit, tiba - tiba E1 menjambak rambutnya dan membantingnya.


" Bak


" Buk

__ADS_1


" Bak


" Buk


" Arggghhhh !" Natali menyemburkan seteguk darah ketika dilemparkan oleh E1.


Susan menutup kedua mulutnya tidak percaya, Natali dihajar habis - habisan oleh E1 dan E2.


Tubuh Natali penuh luka, tapi dia meregenerasinya kembali, Natali bangkit dengan terhuyung - huyung.


Darah Natali yang berceceran seolah hidup, Natali mengerakkan darah tersebut untuk menyerang E1 dan E2.


" Nona Susan !, sekarang !" Teriak Natali menyuruh Susan berlari. Sayangnya kaki Susan sangat lemas melihat perkelahian tersebut, jadi dia tidak bisa berdiri.


Melihat Susan yang tidak bergerak ditempatnya, Natali menggertakkan giginya, dia terpaksa melawan mereka berdua dengan segenap kemampuannya.


Darah - darah Natali yang berceceran terus menyerang E1 dan E2 seperti lebah saja.


E1 dan E2 terusik dengan darah - darah tersebut, melihat keduanya sedang sibuk dengan darah - darah tersebut, Natali langsung menghampiri Susan.


Tapi Natali baru beberapa langkah berjalan " Bugggg !"


" Srrrttt


" Bruaakkk


Tubuh Natali terhempas hingga menabrak pagar rumah seseorang.


" Hoekkk !" Natali menyemburkan seteguk darah lagi.


Natali bangkit kembali, dia menatap orang yang menendangnya.


Orang dengan tubuh kekar sebagian tubuhnya berubah menjadi besi di lihat Natali, membuat Natali begidik ngeri.


Awalnya dia berpikir jika memiliki kemuatan bisa hidup nayaman, tapi siapa yang menyangka jika hidupnya malah semakin runyam saja.


" Tuhan, kenapa sekarang terus memberiku cobaan seperti ini !" Natali mendongak keatas.


Natali menghela napas dan mengeluarkan cambuk - cambuk darahnya dan menyerang orang setengah besi tersebut, yang berkode E4.


" Trang


" Trang


" Trang


Cambuk - cambuk darah Natali mampu ditangkis orang tersebut.


" Klap


" Klap


Cambuk - cambuk darah Natali ditangkap E4. dia kemudian menarik Natali.


Natali terkejut ketika tubuhnya tertarik kedepan " Arggghhhh !"


" Wungg


" Wungg


" Wungg


E4 mengayunkan Natali di udara seperti mengayunkan maianan anak kecil saja.


Natali yang tubuhnya terhibung dengan Cambuk darah tentu saja tidak bisa lepas dari genggaman E4.

__ADS_1


" Wuuzzz


" Bruaaakkk


Natali di lemparkan dan Jatuh menimpa salah satu Mobil tetangganya.


Pemilik Mobil keluar karena Alarm Mobil berbunyi, dia terkejut melihat Mobilnya ringsek karena tertimpa tubuh Natali.


" Mobilku !, padahal kreditnya belum lunas !" Orang tersebut memegang kepalanya sambil jongkok.


E4 menghampiri Natali tanpa memperdulikan orang yang sedang jongkok, dia menjambak rambut Natali dan menyeretnya.


Natali sudah tidak berdaya, karena fisiknya lemah, dia tibak bisa mengimbangi kekuatannya, Natali hanya bisa pasrah saja.


Susan yang melihat hal tersebut hanya bisa menangis, sementara Natali tersenyum, dia sudah menerima apa yang akan terjadi padanya nantinya.


E4 melemparkan Natali kehadapan E2 dan E1 yang sudah tidak di ganggu darah Natali yang seperti lebah, karena dengan kalahnya Natali, darah Natali tidak bisa melawan, mereka hanya akan kembali ke tubuh Natali saja.


E1 Menjambak Natali yang terbaring lemas di tanah " dasar wanita merepotkan !, jjadi ini kemampuan kamu ?!"


" Plak


" Plak


" Plak


E1 maelampiaskan kekesalannya pada Natali, karena Natali terlalu merepotkan.


" Dimana Darius !!" Bentak E1 pada Natali.


Natali bukannya menjawab, dia hanya tersenyum saja tanpa berkata sepatah katapun.


E1 semakin jengkel, dia menhajar Natali habis - habisan hingga wajahnya bengkak.


Tapi kemudian berangsur - angsur pulih kembali seperti semula.


Natali mungkin kesakitan tapi dia menahannya, karena dia tidak mau Darius kenapa - kenapa.


Sementara Susan yang melihat Natali.disiksa seperti itu dia kahirnya jatuh pingsan, karena tidak tahan melihat Natali yang diperlakukan seperti hewan saja.


" Kakak, tubuhnya terus - turusan kembali seperti semula !, bagaimana kalau kita potong saja kedua tangannya !" usul E2 pada E1.


E1 tersenyum " Kamu benar, dengan begitu mungkin dia akan buka mulut !"


" E4 cabut kedua tangannya !" E1 memerintahkan E4 yang notabenya sangat kuat.


E4 mengangguk, dia langsung menarik tangan Natali " Arggggghhhh !!"


Natali langsung Menjerit kesakitan, karena E4 benar - benar mau mencabut kedua tangannya sambil menginjak perutnya.


" Wuuuzzz


" Buuugggg


" Duaaaaggg


E4 Terlempar puluhan Meter, tapi kedua tangan E4 putus ditempat dan jatuh di atas tubuh Natali.


Natali melihat orang yang menyelamatkannya dia terkejut ketika melihat orang tersebut.


.


.


.

__ADS_1


__ADS_2