
Davian terkejut melihat Andini bersama Aditya datang menghampiri mereka, di sisi lain Aditya menajamkan matanya dia memperhatikan orang yang baru saja menoleh, dia memastikan pandangannya.
"Dav kamu sedang apa di sini?" tanya Aditya begitu sampai di tempat David dan Davian duduk.
Kini David dan Andini yang terkejut melihat Aditya dan Davian sudah saling mengenal, Andini membuang muka ketika Davian menatapnya.
David mempersilahkan Aditya dan Andini untuk duduk.
Mereka terdiam dalam pikiran masing masing, Davian memikirkan hubungan Andini dan Aditya sedangkan Andini dan David berpikir hal yang sama, apakah Aditya dan Davian sudah saling mengenal.
"Apa kamu mengenal Davian dit?" Tanya David membuka pembicaraan.
"Iya kak, Davian sepupu saya." jawab Aditya yang membuat David dan Andini tercengang.
"Lalu apakah kakak berteman dengan Davian?" tanya Aditya kepada David.
"Dia kekasih Andini." jawab David yang membuat Aditya langsung menatap tajam David penuh tanda tanya.
"Dia yang di jodohkan dengan Andini." David berbicara kepada Davian, ekspresi Davian sama terkejut seperti Aditya saat mendengar Davian adalah kekasih Andini.
Aditya menatap Davian dan David bergantian, sedangkan Andini hanya diam menunduk.
"Sebenarnya ada apa kak, aku benar benar tidak tahu." tanya Aditya pada David.
"Sebelum acara perjodohan apa kamu tau Andini sudah memiliki kekasih." tanya David kepada Aditya.
Aditya menggeleng.
David pun menjelaskan semuanya, bahwa Andini sebelumnya sudah berpacaran lama dengan Davian, sampai akhirnya Andini di jodohkan oleh tuan Wisnu dengan Aditya, beberapa kali Davian meminta restu tuan Wisnu tapi selalu di tolak oleh tuan Wisnu, hingga hari ini Andini memutuskan hubungan dengan Davian dengan alasan yang tak jelas.
"Maafkan aku Dav, sungguh aku tidak tahu kalau Andini adalah kekasihmu." ucap Aditya dengan penuh penyesalan kepada Davian setelah mengetahui dia merusak hubungan saudaranya itu.
__ADS_1
Davian menatap Aditya, dia sebenarnya sangatlah marah dengan Aditya yang menyebabkan hubungan nya dengan Andini berakhir, tapi Davian melihat ketulusan di mata Aditya yang mengartikan dia memang tidak tahu tentang hubungan mereka.
"Semua bukan salahmu." ucap Davian datar, Davian kini menatap kearah Andini yang menunduk dari tadi.
"Apa kamu benar benar mencintai Andini?" tanya Davian.
Aditya langsung mengangguk mantap.
"Aku juga sangat mencintai Andini." ucap Davian yang membuat Andini mengangkat kepalanya.
Sedangkan David memilih diam melihat mereka menyelesaikan masalahnya, dia tidak ingin iku campur.
"Maafkan aku Dav." ucap Aditya penuh penyesalan.
"Jangan meminta maaf terus semua bukan salahmu." kata Davian yang mengerti posisi Aditya.
"Andini." ucap Davian sembari menatap Andini.
Andini masih terdiam menatap Davian, air matanya mengucur deras membasahi wajah cantiknya.
"Kalau memang kamu tidak mau memberi tahu alasanmu tak apa." lanjut Davian
"Tapi setidaknya minta aku untuk mundur, kamu tahu sekeras apapun penolakan om Wisnu, seperti apapun ancaman yang diberikan om Wisnu aku tak akan pernah mundur." Davian berkata dengan tegas
"Tapi kalau kamu meminta ku untuk mundur aku akan mundur." Davian berbicara dengan suara yang tegas, bahkan David menatapnya bingung, beberapa saat lalu dia melihat Davian sangat kacau menceritakan Andini memutuskan hubungan Mereka.
"Aku yang akan mundur." ucap Aditya.
"Diam!" bentak Davian yang membuat Andini terkejut, selama dia mengenal Davian tak pernah sekalipun dia melihat Davian berbicara dengan nada setinggi itu.
"Maafkan aku Dav, aku memilih Aditya." ucap Andini yang membuat David terkejut.
__ADS_1
Davian membalas ucapan Andini dengan senyuman, dia sudah merasa perubahan Andini akhir akhir ini, dia yakin Andini sudah nyaman dengan orang lain.
"Terimakasih kak David sudah membatu ku selama ini, kita akan terus berteman." ucap Davian yang membuat David menatapnya dengan sedih.
"Jaga dia, bahagiakan dia atau kamu akan kehilangan saudara mu." ucap Davian dengan nada lirih tapi penuh ancaman kepada Aditya
Aditya hanya mengangguk, dia tak berani bertanya atau membantah Davian, walaupun dia bersedih setelah mengetahui hubungan Davian dan Andini.
"Jangan menyalahkan dirimu, ini adalah pilihan Andini, aku tak akan menganggu hubungan kalian, bahagiakan dia sebagai ucapan terimakasih kepadaku." Davian langsung pergi setelah berpesan kepada Andini, dia bahkan tidak berkata apapun kepada Andini, rasa kecewa Davian kepada Andini mungkin sudah sangat besar tapi dia mencoba menerimanya.
"Bisa tinggalkan kami?" ucap David kepada Aditya.
Aditya langsung bangun melangkah keluar setelah berpamitan dengan Andini.
"Tentu ini semua bukan karena ancaman papa kan?" tanya David dengan ekspresi kekecewaan nya.
Andini masih terisak
"Ceritakan pada kakak, atau kamu akan kehilangan satu lagi laki laki yang menyayangi mu." ancam David yang membuat Andini terkejut.
"Maafkan Andini kak." ucap Andini.
"Maafkan Andini tidak menghargai pengorbanan kak David." lanjutnya dengan suara parau.
"Lalu?" ucap David dingin.
"Awalnya Andini menjauhi Davian karena ancaman papa, Andini menyibukkan diri dengan pekerjaan agar dapat melupakan Davian," Andini diam sesaat menyeka air matanya.
"Saat Andini merasa sangat sakit menjauhi Davian, Aditya datang tanpa Andini sadari, sikap dan perilaku Aditya membuat benih cinta tumbuh dalam hati Andini." Andini semakin terisak bercerita kepada David.
"Walaupun saat ini Andini lebih menyayangi Davian tapi Andini mulai menyayangi Aditya, Andini hanya berfikir kalau melanjutkan hubungan dengan Davian hanya akan menyakiti Davian saja." ucap Andini dengan perasaan bersalah kepada David.
__ADS_1