WANITA TERAKHIR

WANITA TERAKHIR
RASA PENASARAN RISA


__ADS_3

Risa menghapus air mata yang menggenang di pelupuk matanya, dia kini menatap Davian dengan tatapan menyelidik.


"Kenapa kamu melihatku seperti itu?" Tanya Davian yang melihat Risa sedang menatapnya dengan tatapan aneh.


"Ada sesuatu yang kamu sembunyikan." Ucap Risa dengan penuh keyakinan.


"Apa?" Tanya Davian berusaha setenang mungkin.


"Tidak mungkin Sam mengikatkan dirinya sama kamu hanya karena kamu menolong Sam yang di usir dari kost." Ucap Risa penuh selidik.


"Memang seperti itu faktanya." Kilah Davian.


"Cerita." Ucap Risa sedikit memaksa.


"Cerita apa?" Tanya Davian berpura pura.


"Aku tahu kalau kamu lagi bohong." Kata Risa berusaha memancing Davian.


"Masa." Ucap Davian yang mengetahui Risa sedang berusaha memancing Davian.


"Dav." Risa memegang wajah Davian sambil menatap nya dalam, ini adalah senjata terakhir Risa untuk menaklukkan Davian


Davian buru buru mengalihkan pandangannya karena dia merasa tatapan Risa sangat mengintimindasi.


"Tuhkan." Kata Risa sambil pura merajuk

__ADS_1


Davian menarik napas berat, dia paling tidak bisa melihat ekspresi Risa ketika merajuk.


"Baiklah baiklah aku akan cerita." Kata Davian pasrah.


"Yeee." Teriak Risa yang membuat Sam menoleh ke arah mereka.


"Sssttt." Davian menempelkan telunjuknya di bibir Risa.


"Ini benar benar rahasia, Sam pun tidak tahu." Ucap Davian dengan mimik wajah serius.


"Kamu harus jaga rahasia ini, oke?" Ucap Davian yang dibalas anggukan kepala Risa.


Awalnya Sam belum terbuka terhadap Davian walaupun mereka sudah tinggal satu rumah, Davian pun cuek dan tidak mempermasalahkan hal itu.


Suatu hari Davian baru pulang dari rumah pamannya, saat Davian melewati jalan yang sudah dekat dengan rumahnya dia menemukan Sam sedang tergeletak di pinggir jalan dengan banyak darah di sekitarnya, dengan panik davain langsung membawa Sam kerumah sakit.


Melihat ada kejanggalan Davian meminta asisten tuan Abas untuk mencari tahu apa yang terjadi, setelah beberapa hari Davian dapat laporan mengenai kejadian yang menimpa Sam.


Sam ternyata di incar oleh pembunuh bayaran atas perintah seseorang, tapi beruntung Sam masih selamat karena dia sempat melawan.


"Siapa yang memerintah?" Tanya Risa dengan penuh rasa penasaran.


Davian tidak menanggapi nya karena merasa kesal Risa terus memotong ceritanya.


Mengetahui Davian ngambek Risa langsung mencium pipi Davian agar dia mau melanjutkan ceritanya, Davian langsung tersenyum dan melanjutkan ceritanya.

__ADS_1


Awalnya orang suruhan asisten tuan Abas tidak dapat menemukan orang yang menyuruh pembunuh bayaran itu karena informasi yang di dapat, dia adalah orang yang punya kuasa.


Davian tidak menyerah dengan uangnya sendiri dia membayar orang untuk mencari tahu siapa dalang dibalik musibah yang menimpa Sam, karena lawan yang dihadapi bukan orang sembarangan Davian harus menunggu cukup lama untuk mendapatkan informasi itu.


Satu bulan berjalan akhirnya Davian mendapat informasi dari orang suruhannya, ternyata Sam sudah keluar dari panti asuhan semenjak lulus SMP, saat Sam SMA dengan wajah tampan dan postur tinggi Sam mengambil jalan pintas sebagai simpanan istri pejabat.


Sam mendapatkan apapun yang dia inginkan, walaupun masih SMA tapi tubuh Sam sudah kelihatan seperti orang dewasa, saat Sam masuk kuliah akhirnya Sam memutuskan berhenti dari pekerjaannya sebagai simpanan, karena merasa sakit hati di tinggalkan oleh Sam dan takut rahasianya terbongkar istri pejabat itu menyewa pembunuh bayaran untuk melenyapkan Sam.


"Jadi Sam mengikatkan diri padamu karena kamu membebaskan dia dari jerat istri pejabat itu?" Tanya Risa yang membuat Davian kesal.


"Bukan bodoh." Ucap Davian yang sudah tidak bisa menahan rasa kesal dalam dirinya.


"Lalu?" Tanya Risa kemudian.


"Karena aku sudah menyelamatkan nyawanya bodoh." Risa terlihat sangat kesal dua kali Davian mengatakan bodoh padanya.


"Kenapa kamu bilang aku bodoh." Ucap Risa kesal.


"Karena kamu tidak bisa menangkap ceritaku, berati kamu bodoh." Jawab Davian, Risa langsung mendengus kesal.


Suasana yang awalnya sangat tegang karena cerita Davian, berakhir dengan pertengkaran Risa dan Davian, Davian hanya pasrah ketika Risa mencubit tubuhnya.


"Terus kenapa Sam masih hidup sampai sekarang, apa istri pejabat itu menyerah?" tanya Risa setelah keributan selesai


Davian menyeringai mendengar pertanyaan Risa.

__ADS_1


"Aku mengancam istri pejabat itu jika dia masih berurusan dengan Sam." ucap Davian dengan senyum bangga.


__ADS_2