
Andini tersenyum sambil menitihkan air mata melihat layar ponselnya, di sana ada video Davian yang menyatakan cinta pada dokter Sifa, video itu langsung menjadi buah bibir dan viral karena Davian sudah di kenal luas sebagai CEO FW Corporate.
"Aku merasakan sakit Dav melihatmu sudah menjadi milik orang lain, mungkin kamu juga merasakan hal yang sama ketika hadir di acara pertunangan ku, semoga kamu bahagia Dav." gumam Andini.
- - -
Sam tertawa melihat kemesraan Davian dan dokter Sifa, dia melajukan mobil sepelan mungkin sesuai permintaan Davian.
"Apa kurang pelan Dav?" ucap Sam melirik sinis lewat spion tengah.
"Sepertinya ada yang iri Sifa." kata Davian yang di sambut tawa oleh dokter Sifa
Sam hanya mendengus kesal melihat tawa meledek dari Davian dan dokter Sifa.
"Besok jangan terlambat ya Dav." ucap dokter Sifa saat mobil sudah berhenti di halaman rumahnya.
"Kamu dengar itu Sam?" kata Davian sambil tersenyum mengejek kepada Sam.
"Tidak usah di perjelas." kesal Sam.
__ADS_1
"Hahahaha, besok Sam akan aku potong gajinya jika aku telat menjemput mu." Davian dan dokter Sifa tertawa puas mengejek Sam.
Sam kembali melajukan mobilnya setelah dokter Sifa masuk kedalam rumah, Sam sebenarnya ingin menyampaikan sesuatu, dia melihat dokter Ferry menatap dengan tatapan marah ketika Davian dan Sifa berjalan keluar restoran, tapi melihat senyum bahagia Davian yang menghiasi wajahnya dari tadi Sam memilih mengurungkan niatnya.
- - -
Davian sudah memasuki mobil dan bersiap menuju rumah dokter Sifa, semalaman Davian sebenarnya susah tidur karena terus memikirkan dokter Sifa, tapi ultimatum nya pada Sam membuat Sam datang pagi pagi dan membangunkan nya.
"Wah wah wah, kamu terlihat sangat cantik hari ini Sifa, benarkan Sam?" Davian menekankan suaranya berniat mengejek Sam.
"Besok lebih baik kamu memotong gaji ku Dav." gerutu Sam.
"Jangan goda Sam terus Dav, nanti dia ngambek." dokter Sifa menimpali ucapan Davian.
Banyak sorot mata memandang ketika Davian dan dokter Sifa memasuki rumah sakit, tak sedikit juga menyapa mereka dan sesekali menggoda pasangan baru itu.
"Semangat bekerja dokter, jangan banyak memikirkan ku nanti siang aku kesini lagi." ucap Davian yang membuat iri beberapa wanita yang mendengar ucapannya.
"Hahaha kamu hati hati, aku tunggu kedatangan mu." jawab dokter Sifa dengan senyum malu malu.
__ADS_1
Davian mengecup kening dokter Sifa sebelum pergi menuju kantornya.
- - -
Di gedung FW Corporate terjadi kehebohan karena ulah presiden direktur mereka, para karyawan perempuan menyebut sebagai hari patah hati FW Corporate, Wajah Davian yang rupawan serta sikap yang ramah membuat daya tarik bagi para karyawan perempuan, banyak dari mereka yang tergila gila dengan Davian.
"Eh coba dong lihat video nya." ucap salah satu karyawan perempuan.
"Sabar dong ris, aku juga belum lihat." jawab karyawan lainnya.
"Risa awas ya" teriak karyawan itu melihat Risa merebut ponselnya.
Risa berlari dari kejaran temannya yang kesal dengan ulah Risa, tanpa sengaja dia menabrak Davian yang sedang berdiri di depan lift.
"Maaf pak." ucap Risa dan temannya menunduk melihat orang yang dia tabrak ternyata Davian.
"Tidak apa apa." jawab Davian ramah sambil tersenyum.
Berbeda hal dengan Sam yang langsung menatap mereka tajam dan membuat mereka ketakutan.
__ADS_1
Davian langsung melangkah masuk ketika pintu lift terbuka sedangkan Sam terdiam sejenak memandang dua karyawan perempuan yang masih tertunduk.
"Jaga sikap kalian di kantor!" ucap Sam ketus kemudian menyusul Davian ke dalam lift.