Wedding Agreement

Wedding Agreement
110. Balas dendam


__ADS_3

Ega segera membaca sekilas novel yang berjudul nikah kontrak itu, saat itu ia jadi teringat bagaimana awal pernikahannya dengan istrinya yang juga melakukan pernikahan kontrak.


"Mas, balikin ponselku!" kata Asha merebut ponselnya kembali.


Ega tidak membiarkan istrinya mengambil kembali ponselnya, ia malah meninggikan tangannya yang ada ponselnya hingga Asha tidak bisa menjangkaunya.


"Mas, balikin dong! Aku jadi malu dan merasa berdosa denganmu," ucap sedu Asha.


"Berdosa kenapa?"


"Sudah lupakan saja, yang lalu biarlah berlalu. Aku sudah menyesali semuanya, aku dulu terlalu bodoh dan menutup mataku. Padahal suamiku ini sempurna, maafin aku ya, Mas."

__ADS_1


"Tidak semuda itu minta maaf padaku, kamu harus membayar mahal hinaan yang kamu berikan padaku dulu! Aku ingat saat itu hatiku sakit, sakit sekali!" ucap Ega dengan meletakan ponsel istrinya di sampingnya.


Ya Allah ternyata Mas Ega masih menaruh dendam padaku. Aku kira dia sudah memaafkan aku dan menerima semua kesalahanku waktu itu dengan ikhlas tapi nyatanya Mas Ega masih sakit hati atas perlakuanku yang buruk dulu batin Asha.


Aku harus berbuat apa sekarang? Bagimana caranya agar aku bisa mendapatkan maaf dari Mas Ega dan menyembuhkan luka itu? Kenapa ia tidak pernah bilang padaku jika hatinya masih terluka dengan sikapku yang sering menghinanya batin Asha dengan berpikir keres hingga terdapat beberapa lipatan pada dahinya.


"Mas maafkan aku ya! Aku harus berbuat apa untuk menebus semua kesalahanku tapi tolong maafkan aku! Aku janji akan jadi istri yang baik buat kamu dan anak-anak kita. Mas jangan tinggalin aku ya, aku mohon," rajuk Asha dengan menggoyangkan lengan suaminya yang masih terdiam memalingkan wajahnya.


Mas Ega benaran marah, sikapnya tidak seperti biasanya. Aku harus gimana? Apa aku harus sujud di kakinya agar dia memaafkan aku batin Asha.


Ega masih terdiam tidak sepatah kata pun yang keluar dari bibirnya, kini ia mulai menurunkan kakinya dari atas kasur membelakangi Asha.

__ADS_1


Asha yang melihat sikap dingin suaminya untuk pertama kali merasa hatinya bagikan disayat ribuan pisau mungkin yang kini ia rasakan tidak sebanding dengan sikapnya dulu yang mengabaikan Ega dan selalu menghinanya bahkan ia pernah bilang ke sahabatnya jika Ega hanya tukang ojek.


Asha yang sudah tidak tahu harus bilang apa kini ia beranjak turun dari atas kasur lalu bersimpuh di kaki Ega yang menyentuh lantai untuk memohon maaf.


Ega tidak bicara, lalu ia menepis tangan Asha yang mulai menyentuh kakinya.


"Kamu tidak perlu bersujud di kakiku!" kata Ega lalu pergi dengan menutup pintu dengan agak keras meninggalkan Asha yang masih duduk di lantai.


"Kamu jahat Mas Ega! Aku kira kamu benaran tulus mencintaiku mungkin ini hanya sandiwara kamu agar kamu bisa balas dendam padaku. Kamu membuatku terbang ke awan lalu menjatuhkan aku di saat aku tidak ingin kehilangan kamu," isak tangis Asha.


"Apa aku tidak pantas bahagia? Aku sangat mencintai suamiku tapi kenapa Kau hanya memberi kebahagian sebentar pada kami. Aku rela berbuat apa saja asal jangan biarkan suamiku marah padaku," mohon Asha sambil menangis histeris.

__ADS_1


Bersambung..


Tebak apa yang akan terjadi selanjutnya maaf part ini sedikit..😘😘😘


__ADS_2