Wedding Agreement

Wedding Agreement
9 Season 2


__ADS_3

Adiba mengatur nafasnya berkali-kali mencoba menetralkan emosinya agar tidak meluap. Ia sadar dulu kesalahpahaman tercipta karena dirinya yang tidak bisa terbuka dari awal.


"Lio, sebenarnya yang ingin aku beri tahu selain keluargaku adalah kamu tapi saat aku di rumah sakit untuk pemeriksaan rutin tanpa sengaja aku bertemu dengan keluarga Akmal. Kamu tahukan ayahku juga bersahabat dengan ibunya Akmal hingga mereka bercerita penyakitku. Lio, mungkin rasanya bencimu padaku sudah menumpuk bahkan tidak ada maaf lagi untukku," ucap Adiba melemah.


Arsen masih terdiam mencoba mencerna ucapan Adiba, memang benar jika keluarga Akmal sangat dekat dengan keluarga Adiba.


"Aku hanya ingin meluruskan kesalahpahaman itu saja, maaf jika selama ini aku membuat kamu terluka. Jika bisa waktu berulang kembali seharusnya aku jujur dari awal, tapi aku kini sadar jika aku tidak pantas bersanding denganmu. Terimakasih telah menyelamatkan aku," ucap Adiba keluar dari mobil Arsen.


.


.


.


Arsen sampai rumah segera menghubungi tangan kanannya untuk mencari informasi masa lalu Adiba juga riwayat penyakit yang di derita mantan kekasihnya untuk mengetahui kebenarannya.

__ADS_1


Setelah mendapatkan informasi yang ia cari ia terkejut dengan penyakit bawaan Adiba, ia juga tidak menyangka dengan kehidupan berat yang selama ini di alaminya sendiri.


Arsen teringat ucapan Akmal empat tahun lalu yang bertemu tanpa sengaja di acara pernikahan rekan bisnisnya.


"Sen, kamu itu egois jadi laki-laki. Kamu tidak tahu penderitaan Adiba tapi kamu memutuskan dia begitu saja tanpa mendengar penjelasan darinya. Aku dan dia tidak pernah ada hubungan, aku hanya menganggap dia sebagai teman tidak lebih," ucap Akmal.


"Sudahlah, aku tidak perlu penjelasan dari kamu. Aku juga tidak butuh teman pengkhianat seperti kamu juga wanita murahan seperti dia," hardik Arsen.


Akmal melayangkan bogeman ke perut Arsen, hingga mereka saling beradu kekuatan.


****


Arsen masih terjaga matanya sulit untuk dipejamkan, ia masih memikirkan Adiba. Memang benar selama ia mengenal Adiba ia tidak pernah melihat keburukan wanita yang ia cintai itu. Kini perasaan bencinya sedikit meluntur mendengar penjelasan dari Adiba.


Suara nada ponselnya membuyarkan pikirannya, melihat nama sang mama yang tertera dilayar ponselnya ia segera mengangkatnya takut terjadi sesuatu dengan keluarganya yang jauh disana.

__ADS_1


"Hallo, assalamualaikum," sapa Arsen.


"Waalaikumsalam, nak kok belum tidur kamu," jawab Asha.


"Arsen lagi ngak bisa tidur mah."


"Kamu lagi ada masalah ya, cerita sama mama. Jika mama ngak bisa bantu kamu setidaknya mama bisa mendoakan yang terbaik buat kamu nak," tutur Asha. Asha akhir-akhir ini sering melakukan komunikasi dengan putranya berharap putra sulungnya terbuka dengan masalah pribadinya agar segera bahagia seperti kembarannya Adelia.


"Mah, apa yang akan mama lakukan jika mama mencintai seseorang?" tanya Arsen


"Ya jelas mama akan mengejar orang yang mama cintai walaupun ke ujung dunia sekalipun. Siapa yang telah membuat anak mama ini jatuh cinta? Kenalin dong sayang, mama akan selalu mendukung kamu," jelas Asha.


Apa mama akan tetap mendukungku jika wanita itu adalah Adiba, aku takut mama akan melarangku jika aku kembali dengannya. Jujur cintaku untuknya tidak pernah berubah sedikitpun. Walaupun bibirku bilang benci tapi hatiku tidak bisa berbohong dengan perasaan ini.


Bersambung..

__ADS_1


Bentar lagi end ya..


__ADS_2