
HII:)
JANGAN LUPA BERNAFAS YAH READER READERKu YANG BUDIMAN ππ
...HAPPY READING π ...
Pagi yang ceria di sebuah ruang makan dengan 2 human yg sedang sibuk menikmati sarapan mereka masing masing,
Nyamm...
Nyamm...
Setelah selesai makan, 2 human itu kembali ke kamar masing masing untuk bersiap siap, Kemana? Yah hari ini adalah jadwal rapat tuan abi.
"kenapa tuan lama sekali?"
"pasangkan ini" sambil memberi dasi kepada Alice.
"tuan tidak tahu cara memakai dasi?" sambil mengambil dasi itu
"mmm"
"jangan bilang selama ini yg memakaikan tuan dasi adalah asisten juna?" sambil berjinjit untuk melingkarkan dasi itu di leher tuan abi.
"memang kenapa kalau juna melakukan itu?"
"hahahah seharusnya tuan menikah saja agar ada yg memakaikan dasi untuk tuan, jika orang lain melihat asisten juna memakaikan dasi di leher tuan , mungkin orang itu akan mengira kalau tuan dan asisten juna homoπ€£" ledek Alice
Sementara Tuan abi bukannya membalas omongan Alice, dia malah memperhatikan Alice berbicara sesekali tersenyum di hadapannya.
" tarik dikit... Ahh sudah selesai tuan"
Tapi tuan abi tak mengubris ucapan Alice, ia masih menatap wajah Alice.
"tuann??"
"tuann??"
"tuannnn???" sabar
"tuaaannn??" masih sabar
"tuuuaaannnnnnnnn???" teriakan Alice yg terakhir akhirnya menyadarkan tuan abi.
"eh.. a.. a udah ayo kita berangkat" ucap abi terbata bata,
SALTING NIH SI TUAN ABI. WKWKKW
.... ...
.... ...
.... ...
__ADS_1
.... ...
...Di mobil π ...
"tuan sebentar saya ngapain?"
"kamu tunggu saya selesai rapat"
"saya tunggu di mana"
"mau kamu di mana?"
"yah mana saya tau tuan, sayakan.."
"ikan, kamu pasti mau bilang itu kan?" lanjut abi.
"ga" ujar Alice dengan ekspresi datar π.
"yasudah kamu tunggu saya di mobil saja,"
"kenapa saya harus ikut kalau cuma nunggu di mobil, mending saya nunggunya di hotel" protes Alice.
"setelah selesai rapat, saya akan bawa kamu makan siang, kalau saya tinggal kamu di hotel, jadinya saya repot harus pulang jemput," ucap tuan abi menjelaskan.
........ ...
Setelah beberapa menit berdebat di mobil, akhirnya sampailah mereka berdua di sebuah kantor yg cukup tinggi itu..
" gedungnya ga tinggi, beda sama punya tuan" ujar Alice saat turun dari mobil.
"asisten juna kemaren nunjukin waktu mau ke mall."
....... ...
Saat tuan abi dan Alice berjalan masuk kantor itu, para pegawai memperhatikan.
"wahh tampan sekali" ucap karyawan itu
"wahh pasangan yang sempurna" ucap karyawan lainnya.
Yah para karyawan yg melihat tuan abi dan Alice berjalan sejajar mengira bahwa 2 insan itu adalah sepasang kekasih. Nyatanya bukan:/. Ini adalah salah satu contoh kalau APA YANG KITA LIHAT BELUM TENTU BENAR. JADI JANGAN ASAL MENJUDGE ORANG LAIN YAHH:)) CARI TAU DULU KEBENARANNYA BARU GOSIB:)).
Saat tuan abi dan Alice masuk lift, para karyawan yg menatap mereka kembali ke pekerjaannya masing masing.
Sementara saat Tuan abi dan Alice di dalam lift..
"ehhh tuan kenapa orang orang tadi memperhatikan kita"
"mungkin mereka kagum"
"kagum kenapa?
" karena saya ganteng"
__ADS_1
"ohh kirain karna saya yg cantik tuan heheh"
"garing"
"yah sebenarnya iya kamu cantik" gumam tuan abi.
....
Lantai 48 yah rapat itu di gelar di lantai tersebut.
"kamu tunggu saya di sana" ucap tuan abi sambil menunjuk sofa di pojok. Alice pun langsung berjalan ke sofa itu.
Saat tuan abi membuka pintu ternyata semua rekan bisnisnya telah berada di dalam ruang rapat. Rupanya tuan abi telat..
"ahh maaf saya terlambat 5 menit, mari kita mulai" ucap tuan abi.
...1 JAM KEMUDIAN.... ...
"kenapa lama sekali, aku sudah laper" ucap Alice.
Sementara di dalam ruang rapat rupanya baru saja selesai.
Setelah para Investor meninggalkan ruangan, tuan abi dan rekannya yg kemarin di temui di sebuah restoran itu kembali berdiskusi mengenai urusan kantor.
Bla bla balaa...
Akhirnya diskusi itu selesai,
"kalau begitu saya pamit duluan yah" ucap arif lalu berjalan keluar ruangan
"mari kita semua pulang" ucap salah satunya.
Saat arif telah keluar dari ruangan itu, ia mendengar suara di pojokan, saat arif menoleh rupanya ada seorang wanita yg sedang berdiri sambil menelfon di dekat sofa sambil menatap keluar jendela..
"suara ituu" pikir arif.
"tunggu,,, sepertinya aku tak asing dengan suara itu....
Aera, suara itu mirip dengan suara Aera, apakah aku sedang berhalusinasi??" pikir arif.
"aku harus memastikan kalau aku tidak berhalusinasi"
Lalu arif memutuskan untuk mendekati wanita yg sedang asik menelfon itu..
Selangkah....
Dualangkah...
Tigalangkah......
Arif semakin dekat dengan orang yg sibuk menelfon itu.
APAKAH MEREKA AKAN BERTEMU KALI INI?? YOK KITA LIHT DI NEXT EPISODE....
__ADS_1
SALAM HANGAT DARI AUTHORπ