
Ega melonggarkan pelukkannya, lalu mengambil sesuatu dari saku celananya.
"Sayang tutup mata dong," pinta Ega.
"Hem," Asha pun mengikuti perintah suaminya menutup matanya rapat-rapat.
Ega segera memakaikan kalung berliontin huruf A pada leher istrinya.
"Mas ada apa sich pakai tutup mata segala," ketus Asha.
"Bukalah! Hanya hadiah kecil yang bisa aku berikan pada hari jadi pernikahan kita."
"Bagiku kamu sudah hadiah terbaik untukku mas."
****
Sepulang dari pantai Ega melajukan mobilnya ke arah berlawanan yang bukan apartemennya.
"Mas kok kita arah ke kantor, harusnya kita kan belok kanan kalau pulang ke apartemen. Apa mas lagi ada urusan dulu di kantor?" tanya Asha menyelidik
Ega hanya tersenyum lalu fokus kembali ke pengemudinya menatap jalan yang cukup ramai, dengan deretan beberapa mobil yang memadati jalanan metropolitan.
Asha hanya diam sambil membuka aplikasi google ya untuk sekedar mencari nama yang cocok untuk buah hatinya yang beberapa bulan lagi hadir ditengah-tengah mereka.
Membaca beberapa rangkaian nama yang beserta artinya.
1.Adibah Ufairah \= Perempuan yang beradab dan pemberani.
__ADS_1
Adiba Shakila Atmarini \= Perempuan cantik rupawan yang berpengetahuan dan memiliki ketajaman hidup.
Aisha Syifa Aalinarrohman \= Aisha si obat penerang kedua orang tuanya dan juga penyayang.
Aisya Faiha \= Istri Nabi yang banyak kelebihannya.
Cintya Risqi Azalia \= Anak perempuan karunia dari allah yang dilindungi dan memiliki cinta setia.
__ADS_1
Ah, pusing namanya bagus-bagus lebih baik aku tanya mas Ega aja ingin nama seperti apa pikir Asha.
"Mas Ega."
"Hem," jawab Ega sedikit melirik istrinya yang fokus dengan benda pipih ditangannya.
"Mas sudah siapin nama buat dedek bayi kita belum?"
"Belum emang kenapa? Kita kan belum tahu itu dedek keluar cewek apa cowok. Memang kamu sudah ada nama yang cocok buat calon anak kita?" selidik Ega.
"Sudah mas, ini aku lihat di google namanya bagus-bagus aku jadi bingung pakai yang mana."
"Sayang, memberikan nama anak menjadi hak seorang ayah, karena seorang ayah memikul tanggung jawab besar untuk menciptakan nama baik bagi anak-anaknya. Sesuai dengan hadis Rasulullah SAW. Beliau berkata, “Anak-anak memiliki tiga hak atas ayah mereka. Yang pertama adalah mereka diberi nama baik. Yang kedua, mereka diberikan pendidikan yang baik; dan yang terakhir, mereka membantu mereka memilih pasangan yang baik,” (Ibnu Najjar)."
"Memperhatikan waktu yang tepat untuk memberi nama bayi menurut sebuah hadis, Abu Musa mengatakan: “Anak laki-lakiku lahir, kemudian aku membawanya kepada Nabi SAW.dan beliau lalu memberinya nama Ibrahim (anak tertua Abu Musa), beliau menyuapinya dengan kunyahan kurma dan mendoakannya dengan keberkahan, setelah itu menyerahkannya kepadaku.” (HR. Bukhari)."
"Memberi nama anak yang baik seperti nama dapat menjadi doa dan harapan untuk si kecil. Nama yang berarti baik bisa diambil dari nama para nabi atau bisa juga diambil dari Asmaul Husna (nama Allah). Nama yang diambil dari Asmaul Husna, dapat menjadi pengingat dan lebih mendekatkan si kecil kepada Allah SWT. Seperti dalam firman Allah dalam Al-Quran, "Dan bagi Allah adalah nama-nama terbaik, jadi mintalah kepada mereka oleh mereka. Dan tinggalkan lah (rombongan) orang-orang yang melakukan penyimpangan tentang nama-nama-Nya. Mereka akan mendapat balasan atas apa yang telah mereka lakukan” (QS. Al-A'raf : 180)," jelas Ega.
Kini Ega mulai memasuki halaman rumah mewah dengan pagar yang menjulang tinggi. Beberapa orang berjejer baris dengan berpakaian serba hitam dengan postur tubuh tegap dan kekar.
Asha hanya bisa meneliti sekelilingnya yang sangat asing baginya karena ini pertama ia datang kesini. Rumah siapa ini batin Asha.
Ega mematikan mesin mobilnya, lalu membukakan pintu untuk istrinya.
__ADS_1
"Mas ini rumah siapa?" tanya Asha menyelidik.
"Rumah istri keduaku," jawab Ega.