
Setelah Aera dan arif dan juga tere hendak pulang ke rumah, tiba tiba refan menghampiri,
"ehhh tere tunggu.." ucap refan berlari kecil menghampiri tere.
Tere pun berbalik diikuti arif dan Aera.
"kenapa?" ucap tere singkat.
"aku boleh minta nomor kamu ngak?" ucap refan mengulurkan Ponselnya.
"untuk apa kamu minta nomor aku?" tnaya tere.
"kasih aja lah ter, toh katanya kamu mau punya temen di sini." ucap arif yang merangkul bahu Aera.
Akhirnya Tere pun memberikan nomornya pada refan.
....
Setelah sampai rumah, arif dan Aera pun masuk ke kamar, sedangkan tere langsung menuju meja makan.
...
" Sepertinya si refan suka deh sama tere. "ucap arif memberitahu Aera.
" yahh biarin aja lah, to refan baik,. Pinter juga lagi. " ucap Aera.
"tapi aku ngak yakin deh papanya tere bakal restu in mereka." ucap arif.
__ADS_1
"lahh kenapa,?" ucap Aera sedikit kaget.
"tere tuh udah di jodohin sama salah satu rekan bisnis keluarga." ucap arif.
"aku kasian kalau tere di jodohkan sama orang yang tak ia cintai. Saat dulu kita di jodohkan yah mas aku tuh sedih banget. Tapi skarang aku udah bahagia banget dapetin kamu." ucap Aera memeluk arif dari belakang.
"klau gitu aku berhasil dong" ucap arif membisik Aera lalu mencium bibir Aera.
Karena terbawa suasana,
Akhirnya merekapun melakukannya untuk ke dua kalinya...
Meskipun Aera baru melakukannya dua kali, dia sudah bisa membalas setiap sentuhan arif..
Tapi ia masih merasa sakit, karena daerah sensitif Aera agak sempit,, dan punya arif yg agak b**** kadang membuat Aera menjerit..
Setelah selesai,,
Mereka pun membersihkan diri lalu turun ke ruang makan,
Di ruang makan tampak lah tere yang sedang asik chattingan dengan refan,.
"cieee chattingan aja senyum senyum sampe Segitunya" ucap arif meledek tere.
"apaansih, siapa yang senyum." ucap tere sambil menyimpan ponselnya di sakunya.
"lahh tuhh barusan bibirnya senyum lebar amat, udah kaya menang lotre aja" ucap arif sambil duduk di samping Aera.
__ADS_1
"udah udah ayo makan" ucap Aera sambil mengambil nasi untuk suaminya.
"kalian abis ngapain sih lama amat aku udah laper tau" ucap tere kesal.
"kamu masih kecil, gak boleh tau😂" ucap arif senyum sinis.
"Issh" tere.
Setelah makan pun semua kembali ke kamar masing-masing untuk beristirahat.
Aera dan arif sudah tertidur dengan lelap, kecapean udah bertempur.
Sedangkan tere masih belum tidur, ia sibuk chattingan sama refan sampai lupa tidur.
"asik juga nih si refan, udah ganteng, baik lagi. Kayaknya aku suka deh sama dia." ucap tere berbicara sendri sambil memandang isi chtnya refan.
**Hay guys, aku up lagi nih sesuai janji,
Biar kalian ngak bosen menunggunya.
Ohiya aku sepertinya ngak bisa sering up soalnya author lagi sibuk banget,.
Tapi author akan berusaha biar secepatnya bisa UP,.
Ohiya author juga mau bilang jangan lupa jaga kesehatan, dan keberhasilan yahh. Dan selalu cuci tangan, pakai hand sanitizer Dan jugs masker.
Mencegah lebih baik dari pada mengobati. Semoga Indonesia segera terbebas dari covid-19. Aminnnn**
__ADS_1