Wedding Agreement

Wedding Agreement
162. Eps 162


__ADS_3

Nabila memberikan tatapan melotot pada Nathan karena kesal kepintaran sang abang hilang begitu saja. Sedangkan Kenzo menyenggol lengan Nabila agar bersikap sopan pada Nathan ia tidak mau jika Nathan berprasangka jika adiknya berubah menjadi pribadi jelek karena ulahnya yang mempengaruhi Nabila.


"Apa sich, Mas?" ucap Nabila melirik suaminya.


Nabila sebelum menikah memang sangat pendiam hingga ia akhirnya berupa sejak melahirkan dua putri yang menurutnya super sulit di atur hingga ia harus lebih aktif mengomeli kedua putrinya.


"Yang sopan dong sama bang Nathan," bisik Kenzo.


"Biarkan saja mas, habis bang Nathan asal nyeplos aku kan geram jadinya. Apa penglihatan bang Nathan kabur?" hardik Nabila.


Dia bilang penglihatanku kabur enak saja ngini-ngini aku belum minus atau katarak batin Nathan yang tidak terima dihina adiknya.

__ADS_1


Nabila dan Nathan memang dari kecil jika bertemu selalu berdebat tapi sebenarnya mereka saling menyayangi.


"Tua-tua gini aku masih dapat melihat dengan jelas, mataku ini sehat tahu," sahut Nathan.


"Percaya kalau abangku ini dua tua, itu rambutnya juga mulai beruban, itu bawa mata juga mulai keriputan," ledek Nabila.


"Sudah jangan bercanda aja! Kita balik ke topik, kalau kamu meledekku ngak akan habis ceritanya," sela Nathan.


Kenzo melihat perdebatan istri dan kakak iparnya itu lebih baik diam. Pemandangan seperti ini sudah ia sering tonton sejak ia masuk keluarga Wijaya. Ya perdebatan mereka hanya sebatas bercandaan tidak pernah serius.


Pantas saja aku merasa tidak asing dengan wajahnya seperti pernah melihat dia. Tapi apa Dion kenal dengan Ega, seadainya dia ingin balas dendam kenapa tidak melakukan padaku batin Nathan terdiam sejenak.

__ADS_1


"Sepertinya mantan Asha tidak suka jika Asha hidup bahagia dengan Ega. Atau ada motif lain, ingin memiliki Asha kembali?" Kenzo menerka-nerka.


Nabila menggeleng sambil mengangkat kedua bahunya karena motif pastinya yang tahu hanya adiknya dan adik iparnya.


"Teman kamu dapat sketsa ini dari mana?" tanya Nathan.


"Dari cctv yang ada di bengkel dimana Ega dan Rian servis. Mereka memeriksa cctv yang ada disana, tapi sayangnya wajah pelaku yang merusak mesin mobil Ega mengenakan penutup wajah. Aku bawa file copyan cctv jika abang dan kamu ingin melihat. Ini juga bisa kita gunakan untuk bukti melaporkan dia ke polisi,' jelas Kenzo dengan mengeluarkan flashdisk dari saku jas kemejanya.


Nabila segera mengambil alih flashdisk, ia kemudian duduk di kursi meja kerja Nathan dengan menyalakan laptopnya untuk memastikan postur tubuh pelaku itu apa sama dengan Dion.


Beberapa menit ia melihat rekaman cctv itu, kini ia mulai yakin jika pelakunya adalah Dion. Postur badan serta tinggi dan cara berjalan sama persis dengan Dion walaupun ia hanya pernah melihat mantan adiknya itu hanya bisa dihitung jari.

__ADS_1


"Gimana? Beneran itu mantan Asha?" tanya Kenzo.


"Sepertinya benar, tapi sebaiknya kita tanya ke Asha karena dia yang tahu jelas bagaimana Dion. Aku copy lagi di laptopmu ya bang, aku takut jika ini hilang atau kehapus kita tidak punya bukti," ucap Nabila.


__ADS_2