
Bab 139. Petir Peringkat Ke-7.
Ratu Ular Surgawi satu-satunya orang yang tidak menjauhi Pegunungan Lima Jari, dia justru terbang mendekati Cao Tian Jun tanpa ada rasa takutnya terhadap Kesengsaraan Petir Api.
Xue Delun Hai segera menyusul Ratu Ular Surgawi. Tujuan mereka mendekati Cao Tian Jun karena ingin membantunya melewati Kesengsaraan Petir yang mengerikan ini.
Sambaran petir yang menyambar-nyambar
dengan mudah ditepis oleh kedua orang kuat itu, bahkan petir tidak mampu menyentuh pakaian mereka.
Kaisar Xia, Leluhur Xia dan rombongannya menghampiri kelompok Bai Guan. Mereka ingin tahu lebih banyak tentang Cao Tian Jun. Xia Junsu menjauhi Kaisar Xia karena sangat membenci ayahnya ini. Karena ayahnya ini, ia harus berpisah dengan suami dan putranya...
Cao Tian Jun merasakan aura yang mendekatinya, dia segera melihat ke bawah, Ratu Ular Surgawi dan Xue Delun Hai terbang ke arahnya. Dia mengerutkan kening karena tidak mengenal Xue Delun Hai.
"Jangan mendekat, Kesengsaraan Petir ini masih belum sepenuhnya terbentuk sempurna!" peringatan dari Cao Tian Jun.
Akan tetapi, Ratu Ular Surgawi dan Xue Delun Hai tidak menghiraukan peringatannya, sebab tujuannya baik. Mereka berhenti di sisi kanan dan kiri dari Cao Tian.
"Kita akan membantumu melewati Kesengsaraan Petir ini," kata Ratu Ular Surgawi dengan nada lembut sambil memegang tangan kiri Cao Tian Jun.
"Dengan adanya kami melindungimu, Anda akan mudah melalui Kesengsaraan Petir ini!" imbuh Xue Delun Hai, lalu ia tersenyum hangat melihat Cao Tian Jun.
Cao Tian Jun merasa heran kenapa orang yang tidak dikenali ini begitu baik. Karena merasakan hawa dingin dari elemen es yang tanpa sengaja dikeluarkan, membuatnya berpikir jika orang ini adalah salah satu orang dari Suku Es.
"Maaf, apakah Anda Ayah dari Xue Li Xia?" tanya Cao Tian Jun dengan sopan tanpa memperdulikan Kesengsaraan Petir yang semakin keras menggelegar dan suhu yang makin panas.
Xue Delun Hai tertawa mendengarnya, setelah itu dia memperkenalkan dirinya, "saya adalah Kepala Suku Es, Xue Delun Hai. Panggil saja Paman Delun!"
Cao Tian Jun terkejut jika orang tua ini adalah orang yang diceritakan oleh Serigala Salju, pemimpin Suku Es yang memiliki kekuatan tingkat True Alfa. Pantas saja meremehkan Kesengsaraan Petir Api.
"Maaf, saya salah mengira!" ucap Cao Tian Jun dengan menyesal.
Xue Delun Hai menepuk bahu Cao Tian Jun seperti putranya sendiri. "Wajar jika Anda tidak mengenali saya karena kita baru bertemu. Oh iya, pil buatan Anda sangat berkualitas. Kuakui bahwa baru pertama kali ini saya menemukan seseorang yang masih memikirkan kualitas daripada kuantitas. Saya kira Anda adalah seorang ahli yang telah lama hidup, ternyata, Anda masih sangat muda!"
Cao Tian Jun garuk-garuk kepala karena mendapatkan pujian dari orang yang disegani di Benua Timur. Ada rasa bangga, tetapi sekaligus khawatir jika kemampuannya ini dimanfaatkan oleh orang ini.
"Sejujurnya, saya mampu mengatasi Kesengsaraan Petir ini untuk menyempurnakan Kitab Halilintar Ungu!" alasan Cao Tian Jun yang mengalihkan pembicaraan karena tidak ingin Ratu Ular Surgawi dan Xue Delun Hai ikut campur, sebab ia ingin menyerap energi petir.
Ratu Ular Surgawi mengerutkan kening karena terkejut kekasihnya ini mempelajari Kitab Halilintar Ungu yang cacat. Demikian juga dengan Xue Delun Hai, ia tidak menyangka pria muda ini memiliki lebih dari tiga elemen.
__ADS_1
"Anda memiliki elemen Api, Kayu, Petir dan juga elemen Es. Jangan-jangan Anda memiliki Tubuh Alami 5 Elemen?" tebakan Xue Delun Hai.
Menurut sepengetahuan semua orang, satu-satunya orang yang memiliki Tubuh Bawahan (Alami) 5 Elemen hanyalah Tian Sun, ayah dari Cao Tian Jun. Tubuh Alami ini sudah ada semenjak terlahir. Biasanya, kemampuan alami ini diturunkan oleh leluhurnya atau ayah, atau dari ibu kandungnya.
Tian Sun sebenarnya adalah putra dari Tian Xiu Jun, kakeknya bernama Tian Fai, dan neneknya bernama Lai Xiu. Tian Xiu Jun hamil diluar nikah sewaktu terjebak di Planet Peliades.
Waktu itu, Tian Fai bertemu dengan Dewa Binatang yang terlihat sangat lemah setelah bertarung dengan seseorang wanita bernama Hu Yue Yan yang berasal dari Galaksi Pengadilan Jagat Raya. Tian Fai menampung Dewa Abadi yang sedang dikejar-kejar karena membawa Pagoda Berlian.
Disaat keadaan Dewa Binatang yang lemah, oleh Lai Xiu dan putrinya si Tian Xiu Jun, mereka memanfaatkan Dewa Binatang sebagai tempat pelampiasan hasrat demi membalas perbuatan Tian Fai yang telah berselingkuh.
Hingga akhirnya Tian Xiu Jun hamil. Dan sayangnya, Dewa Binatang terlambat mengetahuinya. Dia terlambat mencegah kepergian Tian Xiu Jun kembali ke Continent Twins Moon, dengan bantuan mesin waktu.
Tian Fai, Lai Xiu dan Tian Xiu Jun akhirnya kembali ke tempat asalnya setelah sekian tahun terjebak di Planet Peliades. Tian Fai baru tahu putrinya mengandung anak dari Dewa Binatang, jelas sangat senang.
Namun, kebahagiaan mereka hanya sesaat, Tian Xiu Jun mengembuskan nafas terakhir setelah melahirkan Tian Sun. Tian Xiu Jun meninggal dunia dikarenakan Tubuh Alami 5 Elemen yang dimiliki oleh putranya.
Sedangkan Tian Fai dan Lai Xiu tewas dalam tragedi beberapa tahun yang lalu dikarenakan Tian Sun yang diburu oleh banyak kultivator. Mereka berdua tewas karena melindungi Tian Sun. Dari garis darah dari Dewa Binatang, Tian Sun memiliki Tubuh Alami 5 Elemen.
Ironisnya, Dewa Binatang Yang Abadi harus terlahir menjadi putra dari Tian Sun dan Xia Junsu, terlahir di keturunannya sendiri...
Cao Tian Jun tersenyum masam karena tebakan Xue Delun Hai hampir saja tepat. Sebenarnya, dia tidak hanya memiliki lima elemen, lebih dari itu. Tetapi, jelas ia tidak akan mengungkapkan kemampuannya ini.
Dia membuka telapak tangan kanannya, menunjukkan kemampuan yang belum pernah keluarkan selama meninggalkan Lembah Naga Hitam. Dari telapak tangannya muncul teratai es.
Ratu Ular Surgawi dan Xue Delun Hai tercengang melihat teratai es di telapak tangan Cao Tian Jun. Yang membuat mereka terkejut bukan karena kemampuan Cao Tian Jun dalam menciptakan teratai es, melainkan di tengah teratai es itu ada apinya.
Siapapun orangnya tahu jika es dan api tidak mungkin bisa bersatu. Namun, dihadapan kedua orang kuat itu, Cao Tian Jun mampu menyatukan teratai es dan api tanpa sedikitpun bersinggungan.
Sayangnya, semua orang yang berada di bawah mereka tidak melihat apa yang sedang dibuat oleh Cao Tian Jun, bahkan tidak bisa mendengar obrolan mereka karena petir terus-menerus menggelegar keras.
"Bagai... Bagaimana... Anda bisa melakukannya?" tanya Xue Delun Hai dengan terbata-bata, sebab seumur hidupnya baru melihat keajaiban ini.
"Saya seorang Alkemis yang memiliki kekuatan jiwa. Seharusnya Anda sudah mengetahui hal ini!" jawab Cao Tian Jun.
Semua Alkemis memang memiliki kekuatan jiwa, tetapi terbatas pada tingkatan terendah, yaitu tingkat Danau tahap rendah. Mereka tidak bisa meningkatkan kekuatan jiwa karena tidak memiliki Kitab Kultivasi Delapan Hukum Jiwa yang hanya dimiliki oleh Cao Tian Jun.
Umumnya, di dunia ini untuk meningkatkan kekuatan jiwa, seseorang Alkemis akan berburu tanaman langka yang mengandung energi jiwa, tetapi tanaman jenis ini lebih langka dari Buah Suci, seperti yang didapatkan oleh Cao Tian Jun, yaitu Buah Dao yang didapatkan dari gua Naga Bumi.
"Saya tahu. Tetapi, tidak ada seorang Alkemis di dunia ini yang mampu menyatukan es dan api seperti yang Anda lakukan ini. Lihat, api seakan-akan menari di tengah teratai es!" sahut Xue Delun Hai tanpa memalingkan wajahnya dari teratai es, dia seperti anak kecil yang menemukan mainan baru.
__ADS_1
"Karena mereka tidak memiliki ...!" Cao Tian Jun hampir keceplosan berbicara tentang Kitab Kultivasi Delapan Hukum Jiwa.
"Pantas saja pil buatan Anda selalu berkualitas tinggi!" sahut Xue Delun Hai sebelum Ratu Ular Surgawi berbicara.
"Kekuatan Jiwa memang sulit untuk dibudidayakan oleh kultivator manapun!" imbuh Ratu Ular Surgawi yang paham dengan ucapan Cao Tian Jun.
Cao Tian Jun lega karena kedua orang ini tidak mengejar ucapannya yang hampir keceplosan. Lalu dia melemparkan teratai es ke atas. Xue Delun Hai terlihat kecewa karena tidak bisa secara langsung memegang teratai es untuk dipelajari.
Teratai es api melayang di udara dengan berputar-putar, perlahan berubah menjadi besar. Ratu Ular Surgawi dan Xue Delun Hai melihatnya terkejut, bukan karena teratai es api membesar, melainkan teratai itu mengeluarkan energi yang mengerikan.
Petir menyambar teratai es api yang berukuran besar. Anehnya, teratai itu tidak hancur terkena petir, justru energi petir menyatu dengan teratai es api. Serat-serat petir itu bergerak liar seperti ular.
"Anda jangan khawatir, saya bisa mengatasi Kesengsaraan Petir ini!"
Setelah Cao Tian Jun berbicara, dia melayang semakin tinggi ke arah teratai es api, yang kini menjadi teratai es api petir. Dia berdiri ditengah-tengah teratai itu. Semua orang melihatnya dengan takjub.
Setelah itu, petir semakin keras menggelegar. Ratu Ular Surgawi mengerutkan keningnya karena merasakan kekuatan petir dan api meningkatkan dratis. Demikian juga dengan Xue Delun Hai yang merasakan Kesengsaraan Petir ini lebih dari yang dipikirkannya.
Walaupun mereka merasakan kengerian Kesengsaraan Petir, tetap saja tidak beranjak dari tempatnya. Namun, ketika melihat petir mengeluarkan tiga warna, mereka tercengang sekaligus ketakutan, sebab itu adalah Tricolor Heavenly Lightning, peringkat 7 dari 21 peringkat petir di seluruh alam semesta.
Cedarrr...
Ratu Ular Surgawi dan Xue Delun Hai disambar petir karena berniat untuk ikut campur. Untung saja mereka memiliki kekuatan yang mumpuni sehingga tidak terluka.
Mereka segera menjauhi Cao Tian Jun, tetapi tetap berada di udara, hanya keluar dari lingkaran pusat Kesengsaraan Petir. Mereka melihat Cao Tian Jun mendongak menatap awan hitam yang mengeluarkan petir.
Semua orang yang berada di bawah merasakan kekuatan petir yang mengerikan ini. Mereka semakin menjauhi Pegunungan Lima Jari yang tidak lagi seindah dulu. Tim Phoenix, Guru Junior Chu Chu Sying, Wang Mei dan semua orang yang mengenal Cao Tian Jun kembali dibuat khawatir.
Kemudian, awan hitam membentuk kerucut seperti tornado yang berbalutkan petir tiga warna, tornado petir itu menukik ke arah Cao Tian Jun. Teratai es api petir segera menutupi seluruh tubuh Cao Tian Jun sebelum tersambar petir, terbentuk menjadi seperti kuncup bunga. Semua orang melihat itu dengan tubuh gemetaran karena sangat mengerikan dan berbahayanya itu petir.
Boom...
Ledakan keras ketika petir menabrak teratai itu. Semua orang tercengang melihat teratai es api petir tidak hancur, justru energi Kesengsaraan Petir diserap oleh teratai itu.
Ratu Ular Surgawi dan Xue Delun Hai sampai terdorong mundur karena terlalu dahsyatnya sambaran petir itu. Mereka tercengang melihat Cao Tian Jun yang masih kelihatan walaupun tertutup teratai, dalam keadaan baik-baik saja, justru tubuhnya mengeluarkan serat-serat petir.
Teratai es api petir kembali mekar. Semua orang tidak bisa lagi berkata-kata karena melihat Cao Tian Jun baik-baik saja. Lalu tornado petir kembali terbentuk, siap untuk menghancurkan Cao Tian Jun yang memiliki kemampuan diluar hukum alam semesta.
Cao Tian Jun akan mendapatkan sambaran petir sebanyak sembilan kali, dan dia sudah menerima satu kali sambaran petir. Setiap kali sambaran petir akan lebih kuat dari sebelumnya.
__ADS_1