8 Batu Keabadian

8 Batu Keabadian
Hidden Palace.


__ADS_3

Bab 164. Hidden Palace.


Setelah Kaisar Yao dan Fang Yin yang berhasil melewati Jembatan Batu Melayang, Kaisar Dao menyusul, lalu diikuti oleh Kaisar Cao, Xue Delun Hai dan yang lainnya.


Bahkan Xue Li Xia yang enggan berpartisipasi dalam perebutan Stempel Giok Maharaja, kini ia juga berhasil melewati Jembatan Batu Melayang dikarenakan Fang Yin.


Sedangkan untuk Pangean Zeming, sudah tiga kali ia gagal melewati Jembatan Batu Melayang, namun upayanya yang keempat akhirnya membuahkan hasil, dan segera menyusul Fang Yin.


Saat ini, Cao Tian Jun dan Fang Yin telah berada di depan pintu masuk Hidden Palace. Mereka tidak segera masuk karena adanya tiga pilihan pintu. Kaisar Yao terlebih dahulu masuk ke pintu tengah.


"Masukan aku ke dalam Cincin Dimensi!" pinta Fang Yin yang tidak ingin membebani Cao Tian Jun.


Penjelasan Fang Yin membuat hati Cao Tian Jun menjadi luluh. Ia pun memaafkan Fang Yin karena perjodohan ini bukan atas keinginannya, melainkan keinginan Pangeran Zeming yang terus mendesak keluarga Fang agar menerima perjodohan ini.


Cao Tian Jun memasukkan Fang Yin ke dalam Cincin Dimensinya. Di dalam, Tim Phoenix segera menyambut hangat Fang Yin yang akhirnya kembali ke dalam timnya.


Setelah itu, Cao Tian Jun memilih pintu ketiga yang berada di sebelah kanannya. Dia segera masuk saat melihat Kaisar Cao dan Kaisar Dao sudah dekat dengannya.


Ketika sudah berada di dalam Istana Tersembunyi, kedua matanya menjadi buram, namun hanya sesaat. Matanya menjadi normal, dan yang dilihatnya bukan seperti yang dibayangkan. Dia pikir, saat masuk ke dalam Hidden Palace akan melihat tempat yang indah, namun yang dilihatnya adalah tempat pemakaman kuno.


Cao Tian Jun melihat ribuan batu nisan kuno, dengan minimnya pencahayaan karena banyaknya pohon yang menutupi cahaya matahari. Suasananya terkesan menyeramkan dan angker karena banyak patung-patung berbentuk mengerikan, bau dupa yang harum mencampur dengan bangkai manusia.


"Apakah kalian tahu ini berada di mana?" tanya Cao Tian Jun kepada semua orang yang berada di dalam cincin dimensinya.


Xia Junsu dan yang pernah masuk ke dalam Hidden Palace dengan kompak menjawab, bahwa mereka tidak pernah mengetahui tempat pemakaman ini, sebab tiga pintu masuk ke Hidden Palace selalu tidak sama ketika berada di dalamnya.


"Apa tujuannya berada di sini?" gumam Cao Tian Jun yang bertanya-tanya.


"Jelajahi saja pemakaman ini, siapa tahu nanti menemukan jawabannya! Kamu harus ekstra hati-hati!" saran Xia Junsu, dan diakhiri dengan peringatan.


Sebelum mengikuti saran dari Xia Junsu, Cao Tian Jun kembali bertanya, "orang yang terakhir mendapatkan Stempel Giok Maharaja, apa saja yang pernah dialaminya saat berada di dalam Istana Tersembunyi?"


Karena orang yang dimaksudkan oleh Cao Tian Jun adalah Leluhur Yao, maka Fang Yin yang menjawab, dia menceritakan pengalaman Leluhur Yao yang dituangkan dalam catatan sejarah.


Di dalam catatan sejarah itu, Leluhur Yao memilih pintu yang tengah, pintu yang pilih oleh Kaisar Yao, keturunannya. Leluhur Yao mendapatkan Stempel Giok Maharaja setelah berhasil melalui tujuh ujian penjaga istana.


Di ujian pertama, Leluhur Yao berhadapan dengan seorang pria muda. Pria itu mengaku sebagai Pelindung Kekayaan. Untuk berhasil melewati ujian pertama, Leluhur Yao harus memberikan sesuatu yang membuat Pelindung Kekayaan mau memberikan jalan.

__ADS_1


Sayangnya, di dalam catatan sejarah ini, tidak menerangkan apa yang diberikan oleh Leluhur Yao sehingga bisa lulus ujian pertama. Di ujian kedua, Leluhur Yao harus berhadapan dengan Pelindung Matahari, yang mana mereka beradu dalam pembuatan Pil Kultivasi. Pelindung Matahari menyesuaikan kemampuan agar setara dengan Leluhur Yao.


Dan, ujian kedua ini juga tidak diterangkan dalam catatan sejarah, bagaimana cara Leluhur Yao bisa mengalahkan Pelindung Matahari. Tampak jelas bahwa Leluhur Yao tidak ingin kesuksesannya diikuti oleh pihak lain, dan rahasia ini hanya untuk keturunannya.


Demikian juga dengan ujian ketiga hingga terakhir, ujian ketujuh. Di dalam catatan sejarah Dinasti Yao, tidak menerangkan tentang kunci keberhasilan Leluhur Yao dalam mendapatkan Stempel Giok Maharaja.


Dari catatan cerita pengalaman semua orang yang pernah masuk ke dalam Hidden Palace dengan pintu berbeda, tidak pernah ada satupun dari mereka menghadapi hal yang sama. Siapapun yang masuk ke dalam Hidden Palace, selalu mendapatkan ujian yang berbeda-beda.


Namun, di dalam catatan sejarah pengalaman itu, semua orang yang pernah masuk akan berhadapan dengan sosok wanita yang sama, yaitu ketika harus melewati ujian keenam dan ketujuh. Sayangnya, ketika menghadapi dua ujian terakhir itu, semua orang gagal total. Hanya Leluhur Yao berhasil lulus dari ujian ketujuh.


Kedua wanita itu tidak pernah menyebutkan namanya, tetapi di dalam catatan sejarah, semua orang menyebutnya sebagai Dewi Istana Tersembunyi. Dan menurut catatan sejarah, kedua wanita itu sangatlah cantik dan juga kuat.


Karena yang dihadapi Cao Tian Jun berbeda dengan pengalaman orang masa lalu, dia memutuskan untuk mengikuti saran Xia Junsu, menjelajahi pemakaman ini. Semua wanita yang berada di dalam cincin dimensinya, jantungnya berdebar-debar karena tidak tahu apa yang akan dihadapi oleh Cao Tian Jun.


Tetapi, semua wanita tercengang saat Cao Tian Jun berkata.


"Hai...! Perkenalkan namaku adalah Cao Tian Jun, pria tertampan di seluruh alam semesta! Apakah kalian yang tidur di dalam makam tidak menyambutku?"


Setelah tercengang, semua wanita tertawa geli karena kekonyolannya. Mereka tidak pernah menduga Cao Tian Jun akan berkata seperti ini.


"Ayolah, segera bangun! Sambut aku agar bisa keluar dari tempat terindah ini!" ujar Cao Tian Jun setelah tidak ada tanggapan dari siapapun yang ada di dalam pemakaman.


Dia berhenti berjalan dan melirik sekelilingnya. Dan, tidak ada apapun yang membuatnya merinding. Tiba-tiba terbersit di pikirannya saat mengingat lukisan Dewa Binatang Yang Abadi di dalam Dunia Jiwanya.


"Aku adalah Dewa Binatang Yang Abadi," kata Cao Tian Jun yang sengaja menggunakan nama itu agar mendapatkan petunjuk di pemakaman kuno ini.


Tiba-tiba, yang tidak terduga terjadi, di mana cahaya benderang keluar dari tubuh Cao Tian Jun. Cao Tian Jun sendiri tercengang sambil melihat tubuhnya yang mengeluarkan cahaya, sesuatu yang tidak pernah dilakukannya.


Cahaya itu menerangi seluruh pemakaman yang gelap ini. Setelah itu, tanah bergetar hebat, termasuk Istana Tersembunyi yang ikut berguncang hingga dirasakan oleh semua orang yang berada di Mystical Beast Mountain.


Namun, guncangan hebat itu hanyalah sesaat, dan semuanya kembali normal. Semua orang yang berada di Mystical Beast Mountain jelas kebingungan dengan fenomena ini, sudah dua guncang yang terjadi di pulau ini.


Yang mengejutkan semua orang, para penguasa yang sudah berada di dalam Hidden Palace tiba-tiba keluar. Setelah itu, Hidden Palace bergerak ke atas secara perlahan. Anehnya, hanya dua orang yang tidak keluar dari Hidden Palace, yaitu Cao Tian Jun dan Fang Yin.


Cao Tian Jun yang masih berada di dalam Hidden Palace tidak mengetahui kejadian di luar. Bahkan semua wanitanya yang berada di dalam cincin dimensi tidak bisa lagi melihat ke luar.


Saat ini yang dilihat oleh Cao Tian Jun, muncul tujuh orang yang wajah dan tubuhnya tidak terlihat karena tertutupi oleh cahaya. Dia sedikit ketakutan dengan kemunculan tujuh orang ini, sebab aura kekuatan mereka menggetarkan hatinya.

__ADS_1


Akan tetapi, dia berusaha untuk tidak menunjukkan ketakutan, dan justru menyempitkan matanya saat berusaha untuk melihat mereka. Sebelum dirinya bertanya, kelima orang itu berlutut ala prajurit, dan hanya dua sosok yang tidak berlutut.


"Selamat datang, Yang Mulia Dewa Abadi!" sapaan dari kelima orang itu setelah berlutut.


Cao Tian Jun membuka mulutnya karena saking keheranan melihat mereka. Di dalam pikirannya, apakah benar dirinya adalah Dewa Binatang Yang Abadi, Dewa Abadi yang disapa oleh kelima sosok ini?


Dia segera menutup mulutnya ketika dua sosok yang tidak berlutut itu mendekatinya. Ketika dirinya akan mundur karena takut, kedua sosok itu tiba-tiba memeluk kedua lengannya, sehingga tubuhnya tidak mampu digerakkan lagi, seperti menjadi patung.


Setelah tubuhnya tidak bisa digerakkan, kedua matanya kembali buram. Saat kembali normal, dia sudah berada di tempat lain, di dalam istana yang sesungguhnya.


Anehnya, dia sudah duduk di singgasana, dan didampingi oleh dua sosok yang duduk di sisinya. Sedangkan kelima orang yang berlutut berdiri di belakangnya seperti seorang bawahan.


Cao Tian Jun yang melihat semua ini, tidak mampu berkata-kata lagi karena masih syok dengan kejadian ini. Di hadapannya, melihat lima jenderal, para menteri dan perwira, mereka berdiri seperti patung.


"Apakah kebenaran aku adalah Dewa Binatang Yang Abadi?" gumam Cao Tian Jun tanpa sadar karena saking terkejutnya.


"Benar! Anda adalah Dewa Abadi, Dewa Binatang Yang Abadi. Apakah Anda lupa?" sahut sosok yang duduk di sisi kanannya, ternyata suaranya adalah seorang wanita.


"Anda juga suami kami yang sudah lama menghilang. Apakah Anda lupa?" sambung sosok wanita yang duduk di sisi kirinya.


Cao Tian Jun gemetaran karena tidak menyangka dirinya benar adalah Dewa Abadi, Dewa Binatang Yang Abadi di lukisan itu. Suara kedua wanita itu yang juga membuat tubuhnya gemetaran.


Kedua wanita itu adalah Dewi Kedamaian dan Dewi Kasih, istri Dewa Abadi. Sedangkan kelima orang yang berada di belakang Cao Tian Jun adalah Dewa Bumi, Dewa Kekayaan, Dewa Surya, Dewa Laut, dan Dewa Kebahagiaan. Wajah mereka yang tidak bisa dilihat oleh Cao Tian Jun karena perbedaan kekuatan yang sangat besar.


Setelah dirinya tenang, Cao Tian Jun membuka suara. "Tidak hanya lupa, saya benar-benar tidak mengingat apapun!" ungkapnya dengan jujur.


"Bisakah Anda membawa kita berdua ke dalam Dunia Jiwa?" pinta Dewi Kedamaian yang ingin mengingat masa lalu Cao Tian Jun.


Cao Tian Jun tidak segera menjawab, sebab dia butuh persetujuan dari Batu Keabadian. Setelah beberapa saat berkomunikasi, dia diijinkan oleh Batu Keabadian.


"Bisa!" jawab Cao Tian Jun tanpa berani melihat kedua wanita yang mengaku sebagai istrinya.


Dia juga keheranan kenapa semua orang kuat selalu mengaku sebagai istrinya. Pertama adalah Ratu Ular Surgawi yang mengaku sebagai istrinya, kini kedua wanita ini.


"Jangan-jangan, kelima orang di belakangnya juga mengaku sebagai istrinya!" pikirnya.


"Bawa istana ini keluar dari Continent Twins Moon!" perintah Dewi Kedamaian kepada kelima Dewa di belakangnya.

__ADS_1


Tanpa banyak bicara, Dewa Bumi segera mengendalikan Hidden Palace untuk terbang ke luar angkasa secepat kilat. Cao Tian Jun segera menyelimuti tubuh kedua wanita di sampingnya dengan energi Kekuatan Jiwanya....


Di luar Hidden Palace, semua orang tercengang melihat Hidden Palace tiba-tiba menghilang. Patriark Fang, Fang Guotin dan anggota keluarganya semakin panik karena Fang Yin berada di dalam Hidden Palace.


__ADS_2