8 Batu Keabadian

8 Batu Keabadian
Pertempuran Di Gerbang Utara.


__ADS_3

Bab 79. Pertempuran Di Gerbang Utara.


...****************...


Tian Sun berteriak penuh amarah karena kehilangan bola energinya, dia keluar dari ruang rahasia dan melihat para menteri yang dikendalikannya. Untuk meluapkan kemarahannya, dia menendang budak satu per satu. Budak itu yang ditendang tetap diam dan tidak sedikitpun kesakitan.


"Bagaimana bisa aku mencapai Almighty God ...!" bentak The King Dark Matter sambil menendang salah satu budaknya.


Seandainya, dengan menyerap kelima bola energi kabut hitam, dia akan dengan cepat naik ke tingkat Almighty God, sayangnya itu tidak terwujud. Utusan dari Dark Matter menduga jika pelakunya adalah orang yang sama, orang yang telah menyerap habis bola energi jatah untuk budak.


"Tenangkan dirimu! Itu masalah sepele, aku bisa meminta kepada beliau, atau kamu juga bisa menyerap energi kehidupan semua budak dan juga binatang mistik!" ucap utusan Dark Matter agar Tian Sun tidak emosional.


"Itu akan lama, dan juga kita masih membutuhkan mereka!" sahut Tian Sun yang belum bisa meredam kemarahannya.


Utusan itu diam saja karena apa yang dikatakan oleh Tian Sun memang benar. Dia mengingat apapun yang pernah ditemuinya selama bersama dengan Tian Sun, dengan tujuan untuk menemui jejak aura yang tertinggal di dalam istana.


"Apakah kamu ingat dengan pemuda di Desa Bunga?" tanya utusan itu, dia bertanya tentang Cao Tian Jun.


Tian Sun masih dengan jelas mengingat Cao Tian Jun, seorang pemuda yang membuatnya merasakan familiar dengan putranya yang telah meninggal dunia.


"Kenapa dengan dia?" tanya Tian Sun.


"Apa kamu tidak merasakan aura si pencuri mirip dengan pemuda itu? Aku menduga si pencuri itu adalah dia!" jawab utusan yang terdengar di benak Tian Sun.


"Tidak mungkin dia. Mata-mataku mengatakan jika pemuda itu masih berada di akademi dan sedang kultivasi tertutup. Mungkin saja pencuri itu memiliki aura yang sama!" jelas Tian Sun yang tidak mencurigai jika Cao Tian Jun adalah si pencuri


Tian Sun banyak memiliki mata-mata di Benua Timur. Siapapun orangnya yang menyerap inti binatang yang terkontaminasi, maka dia bisa mengendalikan mereka dan mengetahui apapun yang terjadi disekitarnya.


"Mungkin saja!" sahut utusan itu walaupun ada keraguan dihatinya.


Dengan perkataan Tian Sun, utusan itu menjadi ragu jika si pencuri itu adalah Cao Tian Jun. Selain itu, setiap aura terkadang ada sama dan sulit untuk dibedakan tanpa melihat sendiri pelakunya, atau sering bertemu dengan pemilik aura sehingga bisa memastikan karena hafal.


"Kamu segera menemui Yang Mulia untuk meminta sumber daya. Dengan kekuatanku saat ini mungkin bisa menguasai seluruh Benua Timur. Tapi dengan di benua lain... Kekuatanku tidak berarti apa-apa!" perintah Tian Sun kepada utusan Lord Dark Matter


Di Benua Timur, Tian Sun tidak khawatir kepada musuh-musuhnya. Yang dikhawatirkannya adalah kultivator dari seberang Benua Timur yang terkenal kuat dan ganas, salah satunya adalah Klan Fang, Klan Cao dan masih banyak lagi.


"Baiklah, aku akan menemui beliau. Selama aku tinggal, aku harap kamu telah menguasai Benua Timur. Ketika aku datang dengan membawa sumber daya, kita lanjutkan rencana yang sudah kita bicarakan!" jawab utusan Dark Matter.


"Tenang saja. Saat kamu datang, Benua Timur sudah berada dalam kekuasaanku!" jawab Tian Sun dengan percaya diri.


Utusan itu segera keluar dari tubuh Tian Sun, dia melesat ke arah langit setelah menembus atap istana tanpa merusaknya. Tian Sun melihat utusan dari Lord Dark Matter.

__ADS_1


"Istriku dan putraku, sebentar lagi semua musuh kita akan kumusnahkan. Lihatlah dari Alam Jiwa, aku akan membuat mereka merasakan rasa sakit 1.000 kali lipat dari apa yang pernah kita alami!" sumpah Tian Sun dengan penuh dendam, dia beranjak dari singgasananya mendekati Raja Yuan.


Tian Sun menampar wajah Raja Yuan hingga terpental membentur dinding istana. Biarpun begitu, Raja Yuan tidak mengeluarkan teriakkan, hanya terdengar suara erangan di tenggorokannya.


Tian Sun telah bersumpah membunuh semua musuhnya, bahkan rela bersekutu dengan Lord Dark Matter untuk membalas dendam. Walaupun dendam, dia tidak akan ceroboh asal membalas dendam dikarenakan musuh-musuhnya memiliki pondasi kuat di Benua Timur...


...****************...


Di dekat Kota Xian, Cao Tian Jun telah tiba dengan wujud menyamar sebagai The King Of Dark Matter. Dia melihat dua kapal angkasa yang ukurannya lebih besar dari lainnya, dia tahu itu adalah kapal angkasa milik jenderal Kekaisaran Xia.


Kemudian, Cao Tian Jun melepaskan pukulan berenergi ke arah armada kapal angkasa milik sang jenderal yang sedang terparkir. Para prajurit yang sedang sibuk mengumpulkan bangkai binatang mistik terkejut melihat pukulan berenergi.


Boom boom...


Ledakan energi ketika membentur badan kapal hingga berlubang, dan serangan itu membuat prajurit menjadi panik. Kedua jenderal Kekaisaran Xia segera keluar dari Balai Kota dan melihat sosok yang mengerikan, mereka tahu itu adalah The King Of Dark Matter.


"Jika kalian tidak segera meninggalkan Daratan Benua Timur Tengah, maka nasib kalian seperti pasukanku yang telah kalian kalahkan!" ancaman Cao Tian Jun yang suaranya sangat mirip dengan Tian Sun, dia melihat kedua jenderal tersebut.


"Dialah biang kejahatan ini. Serang!" perintah Jenderal Barat yang sangat marah karena melihat kapal angkasanya dirusak.


Segera semua perwira Kekaisaran Xia memimpin pasukannya untuk menyerang Cao Tian Jun. Sambil terbang mundur Cao Tian Jun melepaskan pukulan berenergi, dia memancing pasukan Kekaisaran Xia menuju ke ibu Kota Kerajaan Bintang Laut.


Ketika jaraknya dekat dengan Ibu Kota, Cao Tian Jun tiba-tiba menghilang. Dia muncul di dalam menara pengawas. Tidak berselang lama, terlihat armada kapal angkasa Kekaisaran Xia.


The King Of Dark Matter yang baru selesai memukuli Raja Yuan dan Lin Zhaoyang Hong (mantan pemimpinnya). Baru saja duduk di singgasana, dia merasakan banyak niat membunuh yang mendekati Ibu Kota.


Tahu jika musuhnya telah datang, Tian Sun menyeringai lebar. Lalu dia memerintahkan Raja Yuan dan Lin Zhaoyang Hong untuk memimpin pasukannya.


Sebelum Raja Yuan dan pendukungnya keluar dari istana, datang Lou Bingwen. Dia segera melaporkan kepada Tian Sun, jika Kota Xian telah dikuasai oleh pasukan Kekaisaran Xia.


"Mereka hanya sampah. Kamu segera bergabung bersama mereka melawan sampah-sampah itu!" perintah Tian Sun


Dengan berat hati Lou Bingwen hanya bisa mematuhinya. Tian Sun belum menyadari jika kabut hitam yang mempengaruhi Lou Bingwen telah memudar.


Setelah semua budaknya keluar dari istana, Tian Sun mengikuti mereka. Di luar istana, dia bersiul keras. Tidak berselang lama setelah bersiul, datang seekor Naga Api dari arah wilayah Strom Heaven, pegunungan yang berada di sisi timur wilayah Kerajaan Bintang Laut.


Naga Api tersebut meraung keras sambil terbang dengan sangat cepat. Setibanya di istana, dia mendarat di halaman istana dan menghancurkan apapun karena tubuhnya yang besar. Segera Tian Sun naik ke leher Naga Api, naga yang berhasil dijinakkan setelah menguasai Kerajaan Bintang Laut.


"Long Hou (Naga Api), ayo, kita beraksi membakar musuh!" perintah Tian Sun.


Long Hou kembali meraung dan mengepakkan sayapnya. Dia terbang ke arah utara, tepatnya menuju ke Gerbang Utara Kerajaan Bintang Laut. Melihat rajanya menunggangi Naga Api, pasukan binatang mistik segera mengikuti rajanya sambil meraung-raung keras...

__ADS_1


Istana Kerajaan Bintang Laut menjadi kosong. Tidak berselang lama, muncul Permaisuri Juan yang keluar dari jalur rahasia di sisi selatan istana, ia bersama 100 prajurit. Setelah keluar dari jalur rahasia, ia mengeluarkan 350 unit robot.


Robot itu segera berubah menjadi tinggi besar, dengan tinggi badan 2 meter. Melihat itu, semua prajurit kaget dan segera mundur, mereka merasa aura kuat berasal dari tubuh robot.


"Jangan khawatir! Ini namanya robot, yang kalian kenal dengan sebutan boneka wayang. Robot ini akan membantu kita melawan musuh. Walaupun jumlahnya sedikit dari musuh, robot ini memiliki kekuatan tingkat Deity!" jelas Permaisuri Juan dengan nada bangga.


Semua prajurit berdecak kagum dan memuji-muji Permaisuri Juan yang memiliki pasukan rahasia. Segera Permaisuri Juan bergerak sesuai rencana awal.


Setelah Permaisuri Juan keluar dari persembunyiannya, disusul oleh Yuan Zhen yang keluar dari jalur rahasia di sisi barat di luar Ibu Kota, ia juga mengeluarkan 350 robot.


Demikian juga dengan Yi Panyun yang keluar dari jalur rahasia di bagian timur ibukota, dan segera mengeluarkan 350 robot dan bersiap-siap untuk menyerang sesuai perintah dari Cao Tian Jun.


Sedangkan Panglima Perang masih bersembunyi, dia akan keluar ketika kedua belah pihak musuhnya bertarung. Dia akan menyerang ketika jumlah musuh berkurang banyak.


Pasukan Kekaisaran Xia berbaris di luar Gerbang Utara, jumlahnya mencapai 200.000 prajurit. Kedua jenderal itu menunggangi binatang Griffin pilihan, dan mereka berada di barisan terdepan.


Lalu keluar binatang mistik yang berbaris secara acak, yang jumlahnya lebih banyak dari pasukan Kekaisaran Xia. Lalu melihat Raja Yuan dan pendukungnya yang telah berubah menjadi mayat hidup. Kedua jenderal tersebut tersenyum tipis melihat nasib tragis yang dialami oleh pembelot. Akan tetapi...


Awalnya, jumlah binatang mistik yang lebih banyak tidak membuat pasukan Kekaisaran Xia gentar. Namun, itu berubah ketika melihat Naga Api...


"Roarrr...!!"


Long Hou meraung-raung keras dan mengejutkan pasukan Kekaisaran Xia dan kedua jenderal. Kali ini mereka merasakan ketakutan tapi dipendam. Sebagai jenderal dan prajurit berpengalaman, menghadapi situasi ini harus tetap tenang.


"Terima kasih sudah susah payah datang!" kata Tian Sun dengan tampilan yang menyeramkan.


Jenderal Barat menatap tajam ke arah Tian Sun yang terbang di atas pasukan binatang mistik. Lalu dia mengeluarkan dekrit kekaisaran dan membacanya dengan suara lantang.


"Dekrit dari Kekaisaran Xia, yang ditulis langsung oleh Yang Mulia Kaisar Xia: Melengkapi laporan; adanya penjajah dengan menggulingkan pemerintahan Raja Yuan, membuat rakyat sengsara, bahkan banyak membunuh rakyat jelata, maka dengan ini, Yang Mulia Kaisar Xia memutuskan dan memberikan perintah untuk mengeksekusi mati The King Of Dark Matter."


Setelah membaca isi dekrit kekaisaran, Jenderal Barat menyimpannya.


The King Dark Matter tertawa keras karena isi dekrit kekaisaran yang memutuskan untuk membunuhnya. Setelah berhenti tertawa dia berkata, "konyol, bodoh atau memang idiot? Kalian datang hanya untuk mengantar nyawa, masih saja sok kuasa dan hebat. Setelah sepenuhnya aku menguasai Daratan Benua Timur Tengah, maka giliran wilayah seberang Black Vortex Sea..."


Dia berhenti sejenak, lalu melihat pasukannya.


"Jantung mereka upah kalian, biarkan tubuh mereka utuh, sedikit cacat juga tidak masalah. Serang!" perintah Tian Sun.


"Bunuh semuanya! Serang!" perintah Jenderal Barat dan Jenderal Utara secara bersamaan.


Binatang mistik meraung-raung dan berlari ke arah pasukan Kekaisaran Xia. Demikian juga dengan pasukan Kekaisaran Xia yang berteriak sambil melesat ke arah musuhnya.

__ADS_1


__ADS_2