8 Batu Keabadian

8 Batu Keabadian
Kerja Keras.


__ADS_3

Bab 84. Kerja Keras.


Setelah berada di dalam Rumah Impian Malam, dia melihat ruangan besar yang terbagi dua yang dibatasi dengan kain merah tebal (kelambu). Dengan mata biasa, kain tebal itu menghalangi pandangan mata.


Lantainya beralaskan permadani yang juga berwarna merah, hanya dinding yang berwarna kuning. di dalam tidak ada tempat duduk maupun interior.


Namun, setelah Ratu Yuan mengajak ke bagian ruang kedua, di dalam ada sebuah ranjang berukuran besar, ada kolam sedalam satu meter dengan air mengalir. Ada juga meja bundar dengan enam kursi yang terbuat dari bahan pohon persik.


Cao Tian Jun segera melompat ke ranjang yang sangat empuk. Ketiga wanita itu tersenyum melihat tingkahnya, lalu menyusulnya tapi dengan cara sopan.


Kemudian, Ratu Juan membaringkan tubuhnya di sisi kanan Cao Tian, dia memeluknya. Permaisuri Yuan juga tidur di sisi kiri dan memeluknya. Sedang Selir Yi memijat kedua telapak kakinya.


Ratu Juan mulai menceritakan apa saja yang terjadi selama Cao Tian Jun berkultivasi, ia juga menceritakan tentang status Cao Tian Jun yang akan menjadi calon raja.


Untuk saat ini, dia masih bergelar Putera Mahkota, satu-satunya yang akan menjadi raja. Ratu Juan tidak menyembunyikan apapun dari Cao Tian Jun.


Cao Tian Jun kali ini tidak menolak menjadi Raja Kerajaan Bintang Laut karena masih ada kebebasan. Selain itu, dia tidak sepenuhnya menangani urusan pemerintahan, Ratu Juan yang akan mengatur semuanya.


"Suatu pemerintahan membutuhkan sosok pemimpin yang kuat. Dengan adanya pemimpin yang kuat, itu akan menjamin keamanan rakyat, membuat suasana menjadi kondusif. Seorang pemimpin harus bijak dan mengutamakan kepentingan rakyat. Jika rakyat sejahtera dan makmur, maka pemberontak minim terjadi," ucap Ratu Juan.


Cao Tian Jun memang mendengarkan perkataan Ratu Juan, tapi terfokus kepada Selir Yi yang sudah melepaskan pakaian bawahnya, lalu memainkan tongkatnya.


"Besok, kita keluar dari istana agar rakyat dan semua pejabat mengenalmu. Kamu harus akrab dengan mereka," kata Permaisuri Yuan sambil melepaskan pakaian atas Cao Tian Jun.


"Aku mengikuti saja sesuai jadwal. Selama 5 hari ke depan, aku akan membantu sebisanya. Setelah itu, aku akan kembali ke akademi. Sekarang, sesuai perkataanku sebelum berkultivasi... Persiapan diri, aku akan buat kalian minta ampun!" ujar Cao Tian Jun yang sudah terpancing hasratnya.


"Ayo, siapa takut!" tantang Permaisuri Yuan dengan semangat, ia ingin melayani Cao Tian Jun terlebih dahulu sebelum ibunya.


Selama seharian, Cao Tian Jun membuat ketiga wanitanya puas dan sampai meminta ampun. Mereka baru berhenti berhubungan intim ketika para pelayan datang membawa hidangan.


Setelah makan, mereka kembali berhubungan intim. Berbagai gaya baru digunakan, bahkan berada di kolam pemandian. Para pelayan hanya bisa mendengar suara lenguhan keras dan erangan kenikmatan.


Semua pelayan berpikir, jika Ratu Juan menginginkan seorang cucu dengan mengawasi Permaisuri Yuan dan Selir Yi. Mereka tidak tahu jika Ratu Juan juga berhubungan intim dengan Putera Mahkota.


Hingga keesokan harinya, para pelayan masuk setelah diperintahkan oleh Selir Yi. Mereka melihat Cao Tian Jun masih telanjang bulat bersama Permaisuri Yuan. Sedangkan Ratu Juan sedang berendam di kolam.


Para pelayan melayani Ratu Juan, sesekali matanya melirik Cao Tian Jun yang memiliki tongkat yang besar dan panjang, di atas normal milik pria pada umumnya. Mereka juga melihat organ intim Permaisuri Yuan yang melebar dan mengeluarkan ****** *****.


Merasa wajah terciprat air, Cao Tian Jun membuka mata dan melihat Permaisuri Yuan masih tidur telentang. Lalu dia melihat Ratu Juan yang baru saja keluar dari kolam pemandian.

__ADS_1


Kemudian, dia segera masuk ke kolam untuk membersihkan diri dan dilayani oleh pelayan istana. Awalnya risih, tapi perlakuan lembut para pelayan membuatnya nyaman. Lalu disusul oleh Permaisuri Yuan yang ikut mandi.


Setelah sarapan, Cao Tian Jun dan Permaisuri Yuan keluar dari istana sesuai agenda. Selama mengelilingi jalanan di Ibu Kota, dengan kawalan 25 prajurit, Cao Tian selalu menyapa para penduduk, berkenalan dan mendengarkan keluh kesah mereka.


Dari semua keluh kesah para penduduk, ternyata mereka masih trauma, khawatir The King Of Dark Matter datang lagi. Selain itu, mereka juga membutuhkan obat-obatan karena banyak orang yang sakit.


Cao Tian Jun mengajak Permaisuri Yuan untuk melihat tembok pertahanan Ibu Kota, dia berniat untuk memperkuatnya. Selama perjalanan, dia memikirkan kebutuhan penduduk, dan akan membuatkan banyak pil dengan harga murah, sesuai dengan kemampuan semua penduduk kelas menengah ke bawah.


Sesampainya di tembok pertahanan Ibu Kota, Cao Tian melihat pertahanan belum sepenuhnya selesai diperbaiki, akan mudah hancurkan oleh binatang mistik. Lambatnya perbaikan dikarenakan kekurangan pekerja konstruksi.


Setelah mengetahui lemahnya pertahanan, Cao Tian Jun bertanya, "apakah bendahara kerajaan memiliki Batu Formasi?"


Permaisuri Yuan atau Yuan Zhen menatap wajah tampan suaminya, lalu dia malah bertanya balik, "apakah kamu bisa Formasi Array?"


"Sedikit, tapi masih berguna untuk memperkuat pertahanan ini!" jawab Cao Tian Jun sambil melihat panjang tembok pertahanan yang mengelilingi Ibu Kota.


"Ada. Kamu butuh berapa?" tanya Permaisuri Yuan dengan nada semangat, ia sangat senang mengetahui suaminya juga seorang ahli Formasi Array.


Menjadi istri seorang ahli Alkemis saja sudah membuatnya bangga dan disegani banyak orang, apalagi suaminya juga seorang ahli Formasi Array. Sudah dipastikan masa depannya cerah dan terjamin hingga ke anak cucunya.


"Setiap 3 meter dari tembok pertahanan ini, membutuhkan 1 Batu Formasi. Tinggal di jumlahkan berapa panjang tembok pertahanan ini, itu yang aku butuhkan...," jawab Cao Tian Jun sambil melangkahkan kaki sebagai ukuran.


"Apakah kerajaan memiliki banyak tanaman roh dan obat? Jika ada, aku akan buatkan Pil Penyembuh yang dijual dengan harga murah. Tidak masalah jika tanaman berkultivasi rendah... rusak juga tidak masalah!" lanjutnya.


"Ada... Ada...! Banyak tanaman yang berkultivasi rendah. Aku juga sudah memeriksa pembendaharaan kerajaan, memiliki ratusan set ramuan berkultivasi menengah, tinggi dan puncak, tapi jumlahnya bervariasi. Nanti, jika kamu membuatnya, aku akan membantu walaupun belum bisa!" jawab Permaisuri Yuan dengan semangat, ia sudah menunggu kesempatan ini untuk belajar.


"Oh iya! Aku kan pernah berjanji untuk mengajarimu meramu pil. Nanti sekalian mulai berlatih. Dengan banyaknya kualitas rendah, kamu bisa berlatih dengan tenang," kata Cao Tian Jun yang lupa jika pernah berjanji.


Permaisuri Yuan memeluk erat lengan suaminya karena bahagia, lalu ia mengajaknya kembali ke istana dengan tidak sabaran. Cao Tian Jun meminta untuk mengumpulkan semua orang yang bisa Formasi Array, baru belajar juga tidak masalah.


Permaisuri Yuan memerintahkan kepada prajurit untuk mengumpulkan semua orang sesuai keinginan suaminya. Cao Tian Jun hanya membutuhkan tenaga mereka untuk membantunya untuk meletakkan Batu Formasi yang mengelilingi pertahanan.


Memendam Batu Formasi tidak secara asal, membutuhkan keahlian dalam geografis alam seperti Feng Shui. Selain itu, saat memendam Batu Formasi juga membutuhkan energi spiritual.


Awal belajar Formasi Array, seseorang harus belajar tentang ilmu alam, salah satu adalah ilmu Feng Shui, ilmu perbintangan dan mengetahui arah mata angin berhembus.


Setibanya di istana, Permaisuri Yuan segera berbicara kepada Ratu Juan tentang kebutuhan Cao Tian Jun. Mengetahui kemampuan kekasihnya, Ratu Juan segera memerintahkan Selir Yi untuk mengambilkan apa saja yang diperlukan oleh Cao Tian Jun.


Hari ini berlalu dengan kesibukan Cao Tian Jun, dia kerja tanpa henti mengukir Batu Formasi dengan simbol-simbol Formasi Array. Permaisuri Yuan, Ratu Juan, Selir Yi dan Panglima Perang yang bisa dibuat berdecak kagum.

__ADS_1


Gerakan tangan Cao Tian Jun saat mengukir Batu Formasi, sangat cepat dan sulit dipelajari oleh mereka yang melihatnya. Tidak ada diantara mereka yang bersuara karena khawatir menganggu konsentrasi Cao Tian Jun.


Ya, Cao Tian Jun harus menyelesaikan apa yang bisa dilakukan untuk membantu Kerajaan Bintang Laut selama sisa waktunya di tempat ini, setelah semuanya beres dia akan kembali ke akademi.


Namun, karena banyaknya Batu Formasi Array yang diukir oleh Cao Tian Jun, lambat laun dimengerti oleh Yuan Zhen dan Ratu Juan. Sedangkan Selir Yi dan Panglima Perang masih kebingungan dengan pola-pola ukiran itu.


"Rune-rune yang rumit telah aku buat, kalian tinggal melanjutkan dengan mencontohnya!" pinta Cao Tian Jun yang akhirnya angkat suara.


Segera Permaisuri Yuan dan Ratu Juan membantunya, demikian juga dengan Selir Yi. Sedangkan Panglima Perang memanggil semua orang yang telah berkumpul sesuai permintaan Cao Tian Jun.


Mereka juga membantu Cao Tian Jun agar sesegera mungkin menyelesaikan pembuatan bahan Formasi Array jenis Perlindungan atau perisai.


Membuat bahan Formasi Array lebih rumit daripada meramu pil, Batu Formasi Array harus satu per satu diukir. Sedangkan meramu pil bisa cepat dalam sekali pembuatan. Satu set ramuan bisa menjadi beberapa butir pil. Tapi pada dasarnya, awal belajar dan memulainya sama-sama sulit.


Lima hari tersisa, pada hari ketiga Cao Tian Jun telah menyelesaikan membuat bahan Formasi Array, lalu memerintahkan untuk memendam Batu Formasi Array di luar tembok pertahanan, bersandingan dengan tembok.


Panglima Perang segera memimpin banyak orang untuk memendam Batu Formasi yang mengelilingi Ibu Kota. Batu Formasi dipendam sedalam 36 meter, tidak boleh kurang atau lebih karena akan gagal jika diaktifkan.


Untuk pusat pengaktifan atau kendali Formasi Array, Ratu Juan meminta diletakkan di ruang rahasia di bawah kursi singgasana, dan juga dalam kendalinya.


Saat berada di dalam ruang rahasia, Cao Tian Jun menjelaskan, "aku akan buat Tungku Kendali Formasi Array, di mana akan ada empat mata angin. Untuk mengaktifkannya, cukup masukkan Batu Formasi ke dalam tungku. Semakin banyak Batu Formasi, maka Formasi Perlindungan akan semakin kuat...,"


Ratu Juan dan Permaisuri Juan mengangguk paham. Ratu Juan memiliki Tungku Kendali Formasi Array, tapi selama ini belum pernah digunakan karena sulitnya menemukan seorang ahli Formasi Array.


Mereka tidak sedikitpun melewatkan apapun yang diucapkan oleh Cao Tian Jun karena ini menyangkut keselamatan banyak orang.


"Tapi, ketahanan Formasi Array ini sesuai dengan kekuatanku. Jika ada orang yang melebihi kekuatanku, maka Formasi Perlindungan bisa dihancurkan setelah usaha yang keras. Menurut perkiraanku, membutuhkan waktu 3 hari baru bisa dihancurkan. Setelah kekuatanku meningkatkan kekuatan, Formasi Perlindungan akan kuperbarui!" lanjutnya, tetapi dia akan membuat Formasi Array dengan kekuatan Golden God Level 9.


"Apakah kamu memiliki tungku-nya?" tanya Ratu Juan.


"Ada, tapi kualitas rendah. Jika ada yang lebih baik, itu lebih bagus!" jawab Cao Tian Jun dengan jujur.


"Ambilkan di ruang harta!" pinta Ratu Juan kepada putrinya.


Segera Permaisuri Yuan bergegas ke ruang harta kerajaan. Mengingat kejadian beberapa waktu lalu, Ratu Juan sangat bersyukur. Untung saja, waktu kerajaan diserang oleh The King Of Dark Matter, Raja Yuan telah menyimpan harta dan meminta Ratu Juan menjaganya agar tidak jatuh ke tangan musuh, sehingga The King Of Dark Matter tidak mendapatkan apapun harta dari Kerajaan Bintang Laut.


Setelah kepergian Permaisuri Yuan, Cao Tian Jun duduk di kursi karena kelelahan. Dalam tiga hari ini, dia hanya beristirahat saat makan, dan belum tidur sama sekali.


Ratu Juan merasakan kelelahan Cao Tian Jun, ia berinisiatif untuk memijat bahunya dengan lembut, lalu berbicara dengan nada yang menenangkan hati, "untuk masalah kebutuhan obat-obatan, aku bisa upayakan untuk menyewa Alkemis. Kamu jangan terlalu keras bekerja!"

__ADS_1


__ADS_2