8 Batu Keabadian

8 Batu Keabadian
Kitab Kultivasi Ganda.


__ADS_3

Bab 59. Kitab Dual Cultivation.


Cao Tian Jun menarik napas dalam-dalam dan hembuskan secara perlahan untuk menenangkan diri. Dia memejamkan mata untuk beberapa saat. Ketika membuka mata, keluar kilatan dari kedua matanya, dari dalam tubuhnya juga mengeluarkan serat-serat petir yang bergerak seperti ular.


Seketika awan hitam berdatangan dengan cepat dan juga mengeluarkan petir. Sontak membuat semua orang kebingungan, sebab munculnya awan hitam dan petir ini seperti Kesengsaraan Petir.


Namun, apa yang terjadi bukan karena adanya Kesengsaraan Petir, melainkan Cao Tian Jun menggunakan Kitab Halilintar Ungu, dia menggunakan jurus ketujuh, yaitu jurus Halilintar Membelah Bumi.


"Entah halilintar ini mampu membunuh kalian atau tidak. Tapi yang pasti, siapapun yang berada di dekatku akan tersambar."


Setelah Cao Tian Jun berbicara, tubuhnya melayang di udara dan halilintar makin keras menggelegar, dan kilatan petir menyambar siapapun yang berada di dekatnya, tanah yang tersambar petir seperti tercabik-cabik.


Burung Elang Emas yang terbang terlebih dahulu menjadi amukan Halilintar Membelah Bumi. Seketika burung Elang Emas berjatuhan dan tidak bangkit kembali. Binatang Kera dan yang lainnya segera berlarian untuk menyelamatkan diri.


The Witcher Dark juga ketakutan, sebab petir adalah musuh yang paling ditakutinya. Ia segera berubah wujud menjadi asap dan menghilang. Karena Raja Kera tidak mau mati konyol, dia juga kabur setelah Raja Gale terlebih dahulu melarikan diri.


Ratu Kumbang Api, lebih awal menyelamatkan dirinya sendiri ketika melihat kedua mata Cao Tian Jun mengeluarkan kilatan petir. Sedangkan Ketua Yin Jiali dan anggotanya menjaga jarak agar tidak terkena sambaran petir.


Namun, banyak binatang Kera dan burung Elang Emas yang terlambat untuk menyelematkan diri, mereka bertumbangan setelah tersambar petir. Cao Tian Jun tersenyum tipis melihat musuhnya melarikan diri.


"Ketua Jiali, apa Anda tahu teknik yang digunakannya?" tanya Yin Meili yang perasaannya sama seperti Xue Yue saat pertama kali bertemu dengan Cao Tian Jun, ada rasa khawatir tersaingi.


"Aku tidak tahu. Tapi melihat warna petir ungu, kemungkinan itu adalah Kitab Halilintar Ungu. Yang membuatku bingung, aku tidak pernah melihat jurusnya itu. Aku pernah melihat putra mahkota menggunakan jurus Bumi Berpendar Halilintar Menyambar, itu pun tidak sempurna seperti ini...!" jawab Ketua Yin Jiali, dari nada bicaranya tampak kebingungan dengan teknik yang digunakan oleh Cao Tian Jun.


Bumi Berpendar Halilintar Menyambar adalah jurus kedua dari Kitab Halilintar Ungu. Dan, yang mampu dipelajari oleh Kaisar Xia sampai pada jurus ketiga, yaitu jurus Neraka Halilintar.


Putra mahkota kekaisaran pernah menggunakan jurus kedua saat berpartisipasi dalam kompetisi beberapa tahun lalu. Setelah itu, tidak ada satupun orang dari Kekaisaran Xia maupun dari Akademi Merpati Putih yang bisa mengeluarkan jurus kedua, hanya pada jurus pertama yang mampu dipelajari.


Sebelum Ketua Yin Jiali melanjutkan jawabannya, Yin Meili terlebih dahulu berbicara sambil melihat Cao Tian Jun, "apakah Ketua bisa menangkapnya?"


Padangan mata Ketua Yin Jiali selalu memperhatikan setiap gerakan Cao Tian Jun. Sambil memperhatikan Cao Tian Jun yang sedang memburu musuhnya, ia menjawab, "mudah. Kalian sebenarnya mampu menangkapnya jika bekerja sama dengan menggunakan Formasi Lima Elemen!"


Semua wanita cantik itu tersenyum setelah mendengar jawaban Ketua Yin Jiali. Yin Meili segera maju membelakangi rekan-rekannya. Semua murid inti yang berjumlah empat orang mengikutinya, mereka berdiri sejajar dengan Yin Meili yang berada di tengah. Ketua Yin Jiali segera mundur bersama prajurit wanita untuk memberikan ruang gerak bagi muridnya.


"Aku yang memimpin!" pinta Yin Meili dengan percaya diri, ia menjadi pusat dari Formasi Lima Elemen.

__ADS_1


Formasi Lima Elemen adalah teknik pasif yang dikhususkan untuk menangkap target, menyegel kekuatan lawan dan juga untuk menangkal segala serangan. Teknik ini tidak perlu seseorang memiliki kekuatan tinggi, cukup mengalirkan energi Spiritual/Mana sebesar 50%. Namun, itu juga membutuhkan minimal lima orang agar Teknik Lima Elemen bisa dipergunakan secara optimal.


Kelima wanita itu menggerakkan kedua tangan untuk membuat simbol-simbol aneh, dari jari-jari lentik mengeluarkan energi spiritual. Lalu bermunculan lima lingkaran yang mengepung Cao Tian Jun.


Cao Tian Jun yang sedang mengejar binatang mistik yang terlambat kabur, langsung berhenti. Dia kaget di atas kepalanya ada satu lingkaran dengan simbol-simbol aneh, lalu melihat empat lingkaran mengepungnya dari empat penjuru mata angin.


"Ada apa lagi ini!" geram Cao Tian Jun yang kesal dengan situasinya saat ini, lalu dia melihat di kejauhan ada lima wanita, dan ada banyak wanita di belakang mereka.


"Sialan! Mereka lagi. Apa mereka tahu jika aku mengambil Crown Stone?" umpat Cao Tian Jun karena anggota Sekte Yin mengejarnya.


"Tidak mungkin. Mereka mengejar Penguasa karena telah masuk ke wilayahnya tanpa izin!" terang Crown Stone yang suaranya terdengar di telinganya.


"Bagaimana mereka bisa tahu aku berada di sini?" kembali Cao Tian Jun bertanya, dia keheranan kenapa dirinya bisa begitu mudah diketahui, padahal sudah menggunakan Teknik Perubahan Wujud.


"Aura... Dengan aura milik Penguasa, itu bisa dilacak dengan menggunakan alat!" jelas Crown Stone.


Cao Tian Jun tidak menghiraukan perkataan Crown Stone karena tubuhnya kembali sulit untuk digerakkan. Selain itu, tubuhnya juga terasa lemah, dia menduga bahwa lima lingkaran ini adalah penyebabnya. Dia segera menggunakan skill teleportasi, namun lagi-lagi tidak bisa dipergunakan.


Mengetahui Cao Tian Jun yang panik, Crown Stone kembali berbicara, "jangan khawatir, Penguasa! Ini hanyalah Teknik Lima Elemen yang menyegel kekuatan untuk sementara waktu. Hamba bisa menghilangkan segel Formasi Lima Elemen ini dengan mudah. Penguasa cukup ikuti kemauan mereka."


Cao Tian Jun tidak lagi berusaha untuk lepas dari lingkaran Formasi Lima Elemen, dia mempercayai ucapan Crown Stone. Namun di dalamnya hatinya, muncul benih-benih kebencian terhadap semua anggota Sekte Yin.


Cao Tian Jun langsung ambruk karena kekuatannya telah tersegel, tetapi tidak pingsan. Dia melihat Yin Meili, wanita tercantik di Benua Timur sedang mendekatinya dengan senyuman penuh kemenangan.


Semua murid inti Sekte Yin juga mengikuti Yin Meili, lalu disusul oleh Ketua Yin Jiali dan prajurit wanita terbaik. Mereka mengepung Cao Tian Jun yang sudah tidak berdaya.


"Apa salahku?" tanya Cao Tian Jun dengan sorot mata tajam ke arah Yin Meili. Dia tidak sedikitpun tertarik dengan kecantikan dihadapannya, sebab Fang Yin dan Yan Yan juga tidak kalah cantik dengan Yin Meili.


"Kamu memasuki wilayah Sekte Yin tanpa izin, hukumannya di penjara selama 1 tahun, atau denda sebesar 100.000 koin emas. Tapi sebelum itu, kamu harus menjalani pemeriksaan dan juga persidangan," kata Yin Meili sambil berjongkok di depan Cao Tian Jun.


Cao Tian Jun melihat pakaian bawah Yin Meili yang memperlihatkan paha putih dan halus, dia juga mencium aroma wangi. Yin Meili langsung menampar pipi kiri Cao Tian Jun karena menatap pahanya, ia segera berdiri agar tidak dilihat.


Cao Tian Jun tidak sedikitpun merasakan sakit setelah di tampar, tetapi rasa bencinya makin dalam. "Aku yakin kamu masih suci. Tapi kesucianmu tidak akan bertahan lama!" batinnya yang muncul keinginan jahat pada Yin Meili dan semua anggota Sekte Yin.


"Cabul!" geram Yin Meili yang ingin menendang kepala Cao Tian Jun.

__ADS_1


"Sudah, sudah. Bawa dia!" cegah Ketua Yin Jiali sebelum murid inti menendang tubuh Cao Tian Jun.


Segera dua prajurit wanita mengikat kedua tangan dan kaki Cao Tian Jun. Kemudian, salah satu prajurit wanita mengeluarkan sesuatu dari kantung spasial. Keluar dua gerbong kereta dan enam ekor Kuda Terbang untuk transportasi. Gerbong pertama khusus untuk tempat duduk Ketua Yin dan murid inti, dan gerbong kedua dipergunakan sebagai penjara.


Cao Tian Jun segera dimasukkan ke dalam gerbong penjara yang memiliki satu pintu dan empat jendela. Lalu para prajurit wanita mengeluarkan pedang terbang sebagai sarana transportasi untuk mengawal kereta kuda. Segera kereta kuda terbang menuju ke wilayah Sekte Yin dengan kecepatan sedang.


Saat berada di dalam gerbong penjara, Cao Tian Jun tergeletak dalam keadaan lemah. Tetapi masih bisa berkomunikasi dengan telepati.


"Crown Stone, berapa lama tubuhku bisa normal kembali?" tanya Cao Tian Jun.


"2 hari segel Formasi Lima Elemen menghilang. Jika yang menggunakannya adalah orang lebih kuat dari mereka berlima, bisa sampai 7 hari dan maksimalnya satu bulan!" jawab Crown Stone.


Cao Tian Jun menghela napas tak berdaya, dia tidak mungkin mau menunggu selama 2 hari dengan kondisi tubuh seperti ini. Dalam 2 hari, dia bisa tiba di wilayah Perguruan Mata Dewa.


Karena sebelumnya Crown Stone berjanji membantunya, dia pun bertanya lagi, "bisakah kamu menghilangkan segel ini?"


"Sangat mudah. Setelah Penguasa bebas dari segel, apakah ada niatan untuk membalas perbuatan mereka?" jawab Crown Stone dan balik bertanya.


"Tentu, jelas aku pasti membalas perbuatan mereka. Apa kamu ada cara agar aku bisa membalas dendam?" Cao Tian Jun menjawab dengan jujur, dia selalu mengungkapkan hatinya jika tidak menyukai sesuatu.


"Ada. Ini sebenarnya teknik terlarang. Jika Penguasa mau, hamba akan berikan!"


"Ayo, berikan teknik terlarang itu!" pinta Cao Tian Jun dengan tidak sabaran, dia ingin segera mempelajari teknik terlarang untuk meluapkan kebenciannya.


"Hamba akan menjelaskan terlebih dahulu secara singkat. Teknik terlarang ini mengharuskan Penguasa berhubungan intim dengan banyak wanita. Semakin banyak memiliki wanita untuk berkultivasi ganda, kekuatan juga dengan cepat meningkat ketika menyerap Energi Yin. Si wanita juga mendapatkan manfaat setelah menerima Energi Yang jika Penguasa menghendakinya."


Cao Tian Jun ingin rasanya tertawa mengetahui ada teknik terlarang yang seperti ini. Dia kembali serius mendengarkan penjelasan Crown Stone.


Teknik terlarang ini sebenarnya telah lama dimiliki oleh Cao Tian Jun saat dirinya masih menjadi seorang Dewa Binatang. Teknik ini adalah Kitab Dual Cultivation. Dan tidak digunakan lagi ketika dia menjadi seorang Dewa Abadi.


Crown Stone menjelaskan bahayanya Kitab Kultivasi Ganda, yaitu harus mampu mengendalikan napsu binatang yang tersembunyi di dalam hati dan pikiran. Jika tidak mampu mengendalikannya, maka konsekuensinya mengharuskan untuk terus-menerus berkultivasi ganda hingga pasangannya meninggal dunia.


Karena bahayanya itu, si pengguna Kitab Kultivasi Ganda diharuskan memiliki banyak pasangan agar tidak mengorbankan nyawa. Tetapi, jika sudah mampu mengendalikan sifat binatang pada diri sendiri, kitab ini sangat besar manfaatnya bagi pasangan Dao.


Selain itu, jika tidak bisa mengendalikan diri, maka dari tubuhnya akan terus-menerus mengeluarkan aroma feromon afrodisiak yang menarik lawan jenis, tapi juga menjadi musuh bagi kaum pria.

__ADS_1


"Cepat, berikan kepadaku!" pinta Cao Tian Jun setelah Crown Stone memberikan penjelasan.


Seketika Cao Tian Jun merasakan kepalanya pusing karena mendapat banyak informasi terkait Kitab Kultivasi Ganda. Tubuhnya gemetaran karena menahan rasa sakitnya.


__ADS_2