
Bab 142. Terbunuhnya Kaisar Xia.
Di malam harinya, Cao Tian Jun keluar dari dalam Dunia Jiwanya dengan wajah berseri-seri, sebab dia memiliki harta yang tidak akan habis selama hidupnya, bahkan sampai tujuh turunan.
Dengan adanya Dunia Jiwa, dia tidak lagi khawatir akan keselamatan orang yang dikasihinya. Namun, berhubungan tugas kali mengharuskannya menjadi penguasa tunggal, dia tetap akan menyelesaikannya.
"Keluarga Xia... Apa kesalahan mereka?" gumamnya yang ingin tahu.
Rencananya, malam ini dia akan menyelidiki kekuatan targetnya, Kaisar Xia dan Leluhur Xia. Akan tetapi, sebelum menyamar, Ratu Ular Surgawi tiba-tiba muncul di hadapannya.
"Darimana?" selidik Ratu Ular Surgawi dengan sorot mata yang menyelidik, ia berjalan mendekati Cao Tian Jun, dan berhenti ketika nafas saling dirasakan.
Cao Tian Jun tiba-tiba mencium bibir Ratu Ular Surgawi dengan kedua tangannya memegang pipinya. Ratu Ular Surgawi melotot karena tidak menduga Cao Tian Jun berani menciumnya, tubuh gemetaran karena ini adalah hal baru pertama baginya.
Sebenernya, Cao Tian Jun tidak berani melakukan tindakan seperti ini. Berhubungan Ratu Ular Surgawi selalu mengatakan bahwa dirinya adalah suaminya, maka dia menunjukkan bagaimana seorang suami menyayangi istrinya.
Cao Tian Jun melepaskan ciumannya sambil tersenyum melihat Ratu Ular Surgawi yang syok. Dia berkata, "ini baru ciuman sederhana! Sebagai seorang istri, Anda harus tahu apa kewajibannya! Apakah Anda sudah siap untuk malam pertama hari ini?"
Ratu Ular Surgawi mengayunkan telapak tangannya yang ingin menampar pipi Cao Tian Jun. Namun, dengan cepat Cao Tian Jun memegang pergelangan tangannya.
Akan tetapi, tangan kiri Ratu Ular Surgawi telah meraih kerah bajunya, ia berkata, "ada aturan dalam segala hal ...."
Dia membalikkan badan sambil menarik kerah baju milik Cao Tian Jun yang tidak bisa berbuat apa-apa karena kalah kuat. Mereka keluar dari kamar. Di ruang tamu, telah berkumpul banyak wanita cantik. Mereka adalah orang yang menyayangi Cao Tian Jun.
Ketika Ratu Ular Surgawi turun dari lantai dua sambil menyeret Cao Tian Jun, semua wanita tertawa melihatnya. Tetapi, tawa mereka seketika berhenti karena muncul seorang wanita ular.
"Yang Mulia Ratu, ada masalah! Harap segera kembali!" laporan wanita ular itu sambil berlutut di hadapan Ratu Ular Surgawi.
Ratu Ular Surgawi melepaskan kerah baju milik Cao Tian Jun, dia tahu maksud perkataan mata-matanya ini. Di Kekaisaran Shima telah terjadi keributan yang dibuat oleh beberapa orang kuat, mereka berniat untuk menggulingkan kekuasaan Ratu Shima.
"Besok aku akan datang."
Setelah Ratu Ular Surgawi berbicara kepada Cao Tian Jun, dia menghilang dari hadapan semua orang, lalu diikuti oleh wanita ular. Semua orang kebingungan karena melihat Ratu Ular Surgawi begitu serius, pasti ada masalah besar di wilayah Black Dessert.
Semua orang mengira bahwa Ratu Ular Surgawi adalah penguasa Black Dessert. Tetapi mereka belum tahu bahwa Ratu Ular Surgawi juga penguasa Kekaisaran Shima di Benua Selatan.
Cao Tian Jun membuang nafas lega karena kepergian Ratu Ular Surgawi. Sebelum Xia Junsu dan semua wanita berbicara dengannya, dia terlebih dahulu berbicara, "karena gangguan sudah pergi, aku bisa lebih tenang menyetabilkan kondisi pasca peningkatan kekuatan!" Aku pergi dulu!"
Setelah berbicara, dia buru-buru naik ke lantai dua, menuju ke kamarnya. Semua wanita segera mengejarnya karena ingin tahu apakah benar ucapannya. Sayangnya mereka terlambat, di kamar hanya ada boneka wayang yang menggantikan posisi Cao Tian Jun...
Dengan Teknik Teleportasi, Cao Tian Jun telah berada di pusat pemerintahan Kekaisaran Xia. Dia berdiri di atas gedung dengan pandangan mata tertuju ke arah istana negara Xia.
__ADS_1
Dengan Mata Surgawi-nya, dia mencari keberadaan dua targetnya. Ternyata mereka tidak berada di istana, melainkan berada di Paviliun Kebesaran. Selain Kaisar Xia dan Leluhur Xia, ada beberapa orang yang mengenakan jubah serba hitam, dan juga menggunakan topeng emas.
"Intinya, malam ini mereka harus pergi!" ucap Leluhur Xia dengan nada serius kepada orang-orang berjubah hitam.
Mereka mengganguk sebagai jawaban. Kemudian, orang-orang berjubah hitam itu keluar dari Paviliun Kebesaran. Cao Tian Jun kecewa karena tidak tahu apa yang dibicarakan oleh mereka.
"Besok, sekalian kita kabarkan kepada semua orang. Kita jangan sampai terlambat datang," kata Leluhur Xia kepada Kaisar Xia - cucunya.
Mereka membicarakan tentang Mystical Beast Mountain yang akan segera dibuka. Perayaan di Akademi Merpati Putih kelas dua, akan menjadi tempat mereka untuk mengabarkan berita ini. Sekaligus membagikan cincin dimensi yang dibuat khusus dalam perburuan harta, dan juga membagikan pin identitas bagi setiap orang yang berpartisipasi.
Kaisar Xia mengganguk sebagai jawaban karena sudah memerintahkan ajudannya yang akan menjadi wakil dalam mewartakan kabar ini. Leluhur Xia segera keluar dari Paviliun Kebesaran, tersisa Kaisar Xia dan beberapa pengawalnya yang mengenakan jubah hitam tanpa topeng.
"Kalian awasi mereka!" perintah Kaisar Xia yang ingin melihat hasil kerja orang-orang berjubah hitam.
Dua pengawalnya segera menghilang setelah mendapatkan perintah. Tersisa di tempat itu tiga orang, Kaisar Xia dan dua pengawalnya...
Cao Tian Jun melihat kepergian orang-orang berjubah hitam yang mendapatkan tugas dari Leluhur Xia, mereka menuju ke arah selatan. Cao Tian Jun merasakan gelisah melihat arah kepergian mereka, dan kekuatan mereka jauh darinya, berada di tingkat God Monarch.
Namun, perasaannya ini diabaikan karena fokus pada tujuannya. Dia kembali melihat Kaisar Xia, dan memeriksa kekuatan pengawal pribadi itu yang berasal di tingkat Ancient God.
Cao Tian Jun masih bisa mengalahkan mereka bertiga dengan sedikit upaya. Untuk memastikan tugasnya tanpa hambatan, dia melihat ke arah istana, tempat terakhir Leluhur Xia yang masuk ke dalam kamar.
Namun, Cao Tian Jun tidak melihat Leluhur Xia. Perasaannya semakin gelisah. "Apakah malam ini harus mengeliminasi Kaisar Xia dan Leluhur Xia?" batinnya yang ragu-ragu.
"Bocah itu lebih berbahaya daripada Tian Sun. Jika tidak segera ditangani, dia akan menjadi masalah dikemudian hari!" gumam Kaisar Xia yang khawatir Cao Tian Jun mengambil alih kekuasaannya.
Mengetahui bahwa Ratu Ular Surgawi dan Xue Delun Hai mendukung Cao Tian Jun, membuat Kaisar Xia dan Leluhur Xia merasakan bahaya. Kaisar Xia juga mengetahui bahwa banyak putri-putri dari beberapa orang disegani menjadi kekasih Cao Tian Jun, hal ini semakin mengkhawatirkannya.
Langkah pertama agar Cao Tian Jun tunduk, mereka memanfaatkan Xia Junsu agar terhubung dengannya. Dan langkah kedua adalah memerintahkan orang lain untuk mengeliminasi Cao Tian Jun, termasuk siapapun yang berhubungan dengannya.
Cao Tian Jun telah berada di Paviliun Kebesaran lantai tiga, dia berada di dekat meja sudut ruangan. Dia menjatuhkan vas bunga untuk menarik perhatian dua pengawal.
Pyarr...
Kaisar Xia dan pengawalnya kaget mendengar benda jatuh, mereka segera melihat ke sudut ruang. Dua pengawal itu segera menghampiri vas bunga yang hancur. Kesempatan ini dimanfaatkan oleh Cao Tian Jun dengan mendekati Kaisar Xia yang masih duduk.
Kaisar Xia dan pengawalnya merasa heran karena vas bunga jatuh tanpa penyebab. Dua pengawal itu segera memeriksa seluruh sudut ruangan sebagai tindakan kewaspadaan terhadap keselamatan Kaisar Xia.
Kaisar Xia segera beranjak dari tempat duduknya. Namun, baru saja berdiri, dia merasakan niat membunuh datang dari belakangnya. Dengan segera dia menggeser tubuhnya ke kiri untuk mengindari serangan.
Cao Tian Jun yang memegang belati gagal memenggal leher targetnya, sebab dia tidak menggunakan energi apapun, hanya menggunakan teknik bersenjata. Jika dia menggunakan energi spiritual atau kekuatan jiwa, maka akan meninggalkan jejak auranya.
__ADS_1
Segera dia menggunakan skill Penghentian Waktu. Skill ini membuat radius satu kilometer berhenti bergerak selama 6 detik. Kaisar Xia seperti patung dengan posisi tubuhnya miring karena menghindari serangan, demikian juga dengan dua pengawalnya.
Cao Tian Jun langsung memenggal leher Kaisar Xia. Namun, ketika belatinya menyentuh kulit targetnya, seluruh tubuh Kaisar Xia terselimuti energi perlindungan. Energi itu berasal dari jimat perlindungan.
Tidak ingin membuang waktu 6 detik yang telah berjalan, Cao Tian Jun kembali memenggal leher Kaisar Xia, tetapi selalu dihalangi oleh energi perlindungan. Dia jelas panik karena gagal.
"Masukan ke dalam Dunia Jiwa, Penguasa!"
Law Stone segera mengingatkan Cao Tian Jun ketika panik. Dia segera menyentuh bahu Kaisar Xia. Dengan pikirannya, dia dan Kaisar Xia telah berada di dalam Dunia Jiwanya.
Ketika berada di dalam Dunia Jiwa, segala jimat perlindungan yang dimiliki oleh Kaisar Xia seketika gagal fungsi. Kaisar Xia syok melihat tempat yang tidak pernah diketahuinya, tempat yang begitu kaya akan sumber daya alamnya.
Sling...
Sayangnya, leher Kaisar Xia telah terpenggal sebelum keterkejutannya menghilang. Ketika kepalanya akan terjatuh, dia melihat Cao Tian Jun yang menyamar sebagai pria tua yang membunuhnya.
"Satu beres," kata Cao Tian Jun yang segera membakar tubuh Kaisar Xia dengan Api Putih. Dalam sekejap mata, mayat Kaisar Xia menjadi abu. Tersisa cincin dimensi tingkat menengah.
Cao Tian Jun segera mengambil cincin dimensi itu, lalu mengeluarkan semua isinya. Ternyata, Kaisar Xia memiliki banyak kekayaan yang telah ditimbun selama menjadi seorang kaisar.
Seandainya tidak memiliki Dunia Jiwa, harta kekayaan Kaisar Xia akan membuat Cao Tian Jun senang. Tetapi, saat ini dia biasanya saja melihat kekayaan orang yang baru dibunuh.
Walaupun begitu, dia tetap menghargai kekayaan yang didapatkannya ini. Cao Tian Jun memeriksa apapun yang menarik perhatiannya. Dia tersenyum saat mendapat peta wilayah Mystical Beast Mountain...
...****************...
Di luar Dunia Jiwa.
Kematian Kaisar Xia segera diketahui oleh para penjaga Kristal Kehidupan. Kristal Kehidupan milik Kaisar Xia pecah, lalu di kristal itu muncul wajah si pembunuh. Para penjaga kristal syok melihat Kaisar Xia terbunuh. Mereka segera mengabarkan peristiwa ini kepada Leluhur Xia dan para pejabat istana.
Leluhur Xia berteriak keras karena amarah, teriakannya terdengar di seluruh wilayah Ibu Kota Xia. Buru-buru Leluhur Xia dan banyak orang penting menuju ke Paviliun Kebesaran. Namun, sesampainya di sana, mereka tidak menemukan jejak Kaisar Xia.
Bahkan dua pengawal yang menjadi orang terakhir bersama dengan Kaisar Xia tidak mengetahuinya. Kaisar Xia seolah-olah menghilang ditelan bumi. Namun, dengan pecahnya Kristal Kehidupan, jelas Kaisar Xia dibunuh di tempat lain oleh pria tua yang pasti memiliki kekuatan tingkat tinggi.
Permasuri Gu Jiang juga marah karena suaminya terbunuh, dia bersumpah akan mencari kemanapun si pembunuh itu bersembunyi.
Wajah pria tua segera dicetak dan disebarkan ke seluruh wilayah Kekaisaran Xia. Berita terbunuhnya Kaisar Xia tersebar dengan sangat cepat seperti angin yang menggemparkan Benua Timur.
Cao Tian Jun masih berada di dalam Dunia Jiwanya, dia melihat situasi diluar. Dia belum berani keluar karena tempat ruang terakhir Kaisar Xia masih dipenuhi dengan penyelidik.
Karena hari ini akan menjelang pagi, dia segera keluar dari Dunia Jiwanya dengan wujud menjadi udara. Kemudian dia berteleportasi dan muncul di kediamannya.
__ADS_1
Akan tetapi, Cao Tian Jun syok melihat kediamannya telah menjadi puing-puing...