8 Batu Keabadian

8 Batu Keabadian
Tan Cheng.


__ADS_3

Bab 31. Tan Cheng.


Keesokan harinya, semua orang kembali ke tempatnya masing-masing, hanya ada beberapa guru perwakilan yang masih berada di Desa Bunga untuk menjaga gua tambang. Mereka akan kembali setelah utusan dari Kekaisaran Xia menggantikan mereka.


Perjalanan menuju ke Akademi Merpati Putih kelas dua memakan waktu setengah hari. Selama perjalanan, Cao Tian Jun dan Tim Phoenix berada di dek kapal bagian belakang.


Dalam perbincangan mereka, Guru Junior Chu Sying Chun bertanya, "selama mempelajari teknik kalian, apakah ada kendala?"


"Untuk sementara ini masih bisa dipahami, Guru!" jawab Mu Bingyun.


"Saya sudah bisa memahami Kitab Ulat Sutera Langit. Tapi membutuhkan sumber daya besar untuk bisa memanfaatkan potensi diri!" jelas Fang Yin yang tidak sedikitpun kesulitan untuk mempelajari kitab tersebut.


Di dalam Kitab Ulat Sutera Langit, sebelum mempraktikkan setiap tekniknya, maka si pengguna harus memperkuat fisiknya terlebih dahulu, tujuannya agar teknik yang digunakan tidak menyerang balik si pengguna.


Di kitab tersebut, menganjurkan si pengguna mengikuti tiga tingkat memperkuat fisik, tingkat pertama; memetik ratusan jenis tanaman dan rumput obat untuk direbus. Setelah itu digunakan untuk berendam. Saat berlatih menghirup dan menghembuskan nafas, itu merupakan simbol langit bumi. Setelah berhasil, semua racun dalam tubuh akan terkuras. Otot, tulang dan nadi menghisap manfaat godokan obat. Efeknya setelah berendam, tulang dan kulit menjadi semakin kuat.


Tingkat kedua; cairan darah yang berada dalam tubuh yang mengandung obat akan mengkristal dan menjadi penyembuh rasa sakit. Membuat aliran darah di nadi kecil menjadi lancar. Tanpa melakukan tusuk jarum (akupuntur) bisa menyembuhkan sakit pada organ dan bebas dari bahaya.


Tahap ketiga; disebut juga tahap akhir. Saat menghembuskan napas akan memuntahkan serat sutera yang membungkus dirinya ke dalam kepompong, yang memisahkan dirinya dari bumi dan langit, dan kembali menjadi muda.


Karena beratnya prasyarat tersebut, jarang sekali anggota Akademi Merpati Putih memilihnya. Pada akhirnya, lebih mencari teknik yang tidak mengeluarkan banyak sumber daya.


Kitab Ulat Sutera Langit cocok bagi ahli Alkemis dan tabib, dikarenakan sesuai dengan bidangnya. Entah apa tujuan Fang Yin memilih kitab tersebut.


Setelah berhasil menjalankan tiga prasyarat, maka si pengguna bisa menggunakan semua teknik aktif bela diri pada Kitab Ulat Sutera Langit. Terdapat beberapa jurus di dalamnya.


Guru Junior Chu Sying Chun mengangguk paham, ia sudah tahu apa yang dibutuhkan oleh pengguna Kitab Ulat Sutera Langit. Tapi, ia juga tidak bisa berbuat banyak untuk membantu Fang Yin untuk memperkuat tubuhnya.


Karena hal ini, Fang Yin telah merencanakan untuk mengambil misi baru, ia akan mencari tanaman yang dibutuhkan untuk dirinya sendiri selain untuk menyelesaikan misi. Tapi sebenarnya, ia tidak perlu susah punya untuk mencari apa yang dibutuhkannya, cukup memerintahkan Fang Guotin untuk mendapatkan tanaman yang diperlukannya.


Berhubung karena Fang Yin menjadi murid, maka tidak ada salahnya mengambil misi, dan juga untuk menambah pengalamannya di dunia kultivator.


"Nanti aku akan bicarakan hal ini kepada pemimpin akademi untuk membantumu?" janji Guru Junior Chu Sying Chun.


"Terima kasih atas bantuannya! Setelah kembali nanti, Saya dan Cao Tian Jun akan mengambil misi baru yang terfokus pada tanaman obat!" ucap Fang Yin.


Cao Tian Jun seketika melihat Fang Yin, sebab hal ini belum dibicarakan. Dia juga memiliki misi pribadi yang memiliki batas waktu. Dengan segera Cao Tian Jun memikirkan cara agar bisa menyelesaikan misi.


"Besok kita ambi misi baru. Saya membutuhkan waktu untuk berkultivasi seharian karena akan menerobos ke tingkat Soul Formation!" alasannya.


Semua wanita menatap curiga Cao Tian Jun, sebab mereka yakin dia tidak berada di tingkat itu. Mereka samar-samar merasakan kekuatan Cao Tian Jun yang sebenarnya sewaktu mengalahkan banyak pasukan Kelelawar, kekuatannya dengan jelas setara dengan tingkat Golden Immortal.

__ADS_1


Cao Tian Jun yang ditatap seperti mangsa oleh banyak wanita segera berdiri. Sambil berlari menuju ke kamarnya, dia berbicara, "aku akan berkultivasi."


Fang Yin dan semua wanita tertawa melihat Cao Tian Jun yang panik. Sebelum Cao Tian masuk ke pintu, Fang Yin mengingatkan janjinya, "ingat janjimu! Setelah lusa, kita akan mengambil misi baru."


"Iya...!" jawab Cao Tian Jun tanpa membalikkan badannya.


Ya, Cao Tian Jun telah berjanji kepada Fang Yin menjadi pengawal selama satu tahun. Seandainya tahu begitu mudahnya mendapatkan koin emas, kemungkinan besar tidak akan menerima koin emas sebagai pinjaman.


"Sampai kapan dia menyembunyikan kekuatannya!" gerutu Chu Sying yang hatinya gatal ingin tahu.


"Lambat laun rahasianya akan diketahui juga!" sahut Guru Junior Chu Sying Chun. Lalu dia kembali berbicara, "gunakan waktu ini untuk berkultivasi atau memahami teknik kalian."


Fang Yin dan Tim Phoenix menyusul Cao Tian Jun, mereka juga tidak ingin tertinggal jauh darinya. Sangat memalukan bagi murid inti sampai tersusul oleh murid dalam.


Demikian juga dengan Fang Yin dan Chu Sying yang ingin selalu bersama Cao Tian Jun, mereka berdua tidak ingin menjadi beban baginya. Lebih baik menjadi penopang hidup bagi Cao Tian Jun yang merupakan pilihan dari Pilar Prestasi Heptagon Chaos...


Kapal angkasa melaju kencang. Saat hari menjelang malam, akhirnya tiba. Sesampainya di Akademi Merpati Putih, semua murid melaporkan hasil misinya di Balai Pekerjaan Umum akademi. Setelah itu, Cao Tian Jun buru-buru kembali ke rumahnya.


Setelah menutup semua pintu, jendela dan menguncinya, dia segera berubah wujud menjadi sosok pria lain. Itu adalah Teknik Perubahan Wujud yang diberikan oleh Yan Yan.


"Ke mana tujuanmu?" tanya Yan Yan yang juga berubah menjadi wanita dewasa, tidak terlalu cantik maupun jelek, tapi masih saja sangat menarik bagi kaum pria.


"Ke Kota Naga Hitam, aku ada misi dari guruku!" jawab Cao Tian Jun dengan jujur.


Seketika raut wajah Cao Tian Jun menjadi sedih. Terlihat kedua matanya memerah karena menahan air mata. Yan Yan segera memeluknya karena tahu apa yang terjadi dengan Tian Long, cukup melihat gestur wajah Cao Tian Jun.


"Maaf!" ucap Yan Yan yang menyesal.


"Dengan menyelesaikan semua misi dari guruku, itu merupakan pengabdianku. Aku tidak ingin mengecewakan beliau!" ujar Cao Tian Jun.


Yan Yan dengan tetap memeluk Cao Tian Jun berkata, "aku akan selalu berada di sisimu selamanya dan membantu semua misi ini. Aku menganggapnya sebagai ucapan terima kasih telah merawatmu semenjak bayi!"


Cao Tian Jun merasa terharu dan juga terhibur dengan perkataan Yan Yan. Dia memeluk erat tubuhnya, dan hatinya merasakan ketenangan.


"Ayo, pegang tanganku!" pinta Cao Tian Jun setelah melepaskan pelukan.


Yan Yan tersenyum senang, ia segera memegang tangan kanannya. Cao Tian Jun segera berteleportasi. Sontak membuat Yan Yan kaget, ia melihat tubuhnya menjadi seberkas sinar yang melesat sangat cepat.


Teknik Teleportasi yang digunakan oleh Cao Tian Jun merupakan salah satu kemampuan dari Batu Keabadian. Karena di dalam jiwanya bersemayam Law Stone, maka dia bisa menggunakan semua kehebatan dari Tujuh Batu Keabadian tanpa harus mempelajarinya.


Tidak butuh waktu lama, mereka berdua telah berada di luar tembok pertahanan Kota Naga Hitam. Seperti biasanya, dia menggunakan Mata Surgawi untuk mencari keberadaan Tang Cheng.

__ADS_1


Yan Yan masih linglung dengan perpindahan secara instan, ia melihat sekitarnya dan baru sadar saat melihat Kota Naga Hitam.


"Dia sangat hebat, teknik ini seperti kemampuan dari Heart Stone di Kekaisaran Xia!" batin Yan Yan sambil menatap wajah Cao Tian Jun.


Tidak butuh waktu lama, Cao Tian Jun melihat pemimpin Kota Naga Hitam yang sedang bercinta dengan istrinya. Cao Tian Jun yang baru melihat dua pasangan berhubungan intim, tanpa berkedip melihat pasangan suami-istri itu.


Yan Yan mengikuti arah pandangan Cao Tian Jun. Saat tahu apa yang dilihatnya, ia segera menutup mata Cao Tian Jun.


"Kamu tidak boleh melihat hal ini!" tegur Yan Yan dan membuat Cao Tian Jun tertawa.


"Dialah target yang harus kubunuh. Menurut keterangan dari guru, dia dan Tan Wong adalah orang jahat. Dulu mereka berkhianat kepada gurunya sendiri, dan juga membuat keluarganya musnah!" ungkap Cao Tian Jun


Cao Tian Jun telah mendapatkan informasi dari gulungan bambu, di mana saat dekat dengan target, akan keluar informasi yang menjadi penyebab alasan harus dibunuh.


Cao Tian Jun tidak mengetahui bahwa guru dari Tan bersaudara adalah ayahnya sendiri. Tujuan Tian Long yang menyembunyikan kebenaran kepada Cao Tian Jun agar dihatinya tidak ada sisi negatif, dan juga tidak ingin mempengaruhi psikologisnya.


"Jahat sekali dia! Aku tidak menyangka dibalik sikapnya yang baik dan juga tegas tersembunyi sisi negatif begitu dalam!" sahut Yan Yan yang ikut geram setelah mengetahui alasan Tan Wong dan Tan Cheng dibunuh.


"Kekuatannya berada di tingkat Golden Immortal level 6, itu informasi dua tahun lalu. Perkiraan, kekuatannya sekarang naik dua level. Apa kita bisa membunuhnya?" terang Yan Yan dan bertanya, ia memang telah berjanji akan membantu Cao Tian Jun, tapi harus mengetahui kekuatan pihak lawan terlebih dahulu sebelum mengeksekusinya.


Mengetahui kekuatan lawan dari Yan Yan, tidak sedikitpun membuat Cao Tian Jun takut. Dia malah tersenyum penuh kemenangan. Lalu dia berubah menjadi seekor burung gagak dan terbang ke Balai Kota.


Yan Yan geleng-geleng kepala dan mengikutinya dengan berubah menjadi seekor burung gagak...


Sepasang burung gagak hinggap di atap Balai Kota Naga Hitam. Ketatnya penjagaan tidak membuat mereka khawatir diketahui. Lalu mereka berubah kembali menjadi nyamuk dan masuk melalui jendela. Cao Tian Jun dan Yan Yan terbang menuju ke kamar Tan Cheng.


Di dalam juga banyak pengawal pribadi Tan Cheng yang berpatroli, tapi mereka tidak mengetahui adanya penyusup yang berubah menjadi nyamuk.


Akhirnya, mereka berdua telah berada di kamar Tan Cheng. Mereka melihat Tan Cheng yang telah selesai berhubungan intim, adalah momentum yang tepat untuk mengeksekusi, sebab kondisinya tergolong lemah setelah berhubungan intim.


Cao Tian Jun melihat istri Tan Cheng yang terlihat kecewa karena tidak sampai *******. Dari ujung kepala hingga bagian organ intim wanita, Cao Tian Jun tidak sedikitpun membuang kesempatan melihat tubuh wanita telanjang untuk pertama kalinya.


Lagi-lagi Yan Yan menutup matanya, dan membuat Cao Tian Jun sedikit kecewa. Tapi, karena ini adalah misi, dia berusaha untuk tetap profesional.


Sebelum mendekati Tan Cheng, dia berbisik, "aku ingin seperti yang mereka lakukan, apakah kamu mau menjadi mitraku?"


Perkataan Cao Tian Jun yang tidak dipikirkan dengan baik membuat Yan Yan membuang muka, dia jelas sangat malu. Ia tidak menyangka Cao Tian Jun terang-terangan berkata seperti ini.


"Tunggu usiaku genap 17 tahun!" alasan Yan Yan yang tidak menolak, tapi perlu menunggu waktu yang tepat untuk melepaskan kegadisannya.


"Aku akan selalu menantikannya!" ucap Cao Tian Jun yang tidak sabar menunggu hari yang dijanjikan oleh Yan Yan, dua tahun bukanlah waktu yang lama bagi kultivator.

__ADS_1


Kembali Cao Tian Jun fokus pada tujuan, dia segera mendekati Tan Cheng yang telah tertidur pulas. Sedangkan Yan Yan bersiap-siap untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak terduga dengan menjaga jalur kabur.


Kehadiran mereka tidak diketahui, sebab Teknik Perubahan Wujud menyembunyikan auranya. Tapi, itu tidak berlaku bagi binatang yang lebih peka terhadap perubahan lingkungan.


__ADS_2