
Bab 175. Kemarahan Long Yung.
Dengan kemarahan yang berapi-api, Long Yung keluar dari dalam gua untuk mencari si pencuri. Dengan segera Bao Dong dan timnya mengikutinya, dan si Bao mengatakan bahwa si pelakunya adalah Cao Tian Jun.
"Selama kita membunuhnya, hartamu pasti kembali, dan bahkan akan bertambah berkali-kali lipat!" hibur si Bao untuk menenangkan kemarahan Long Yung.
Namun, Long Yung menghiraukannya. Dia mengeluarkan alat pelacak yang lebih canggih dari milik anggota Paviliun Bunga Kematian. Bentuknya kotak dengan ukiran simbol lima elemen. Di tengah kotak itu terdapat wadah lingkaran yang bisa berputar. Di atas lingkaran itu ada jarum yang menunjukkan arah mata angin, seperti kompas.
"Apakah kalian memiliki benda miliknya?" tanya Long Yung dengan nada datar.
Si Bao mengeluarkan sepotong kain milik Cao Tian Jun, lalu memberikannya kepada Long Yung. Potongan kain itu didapatkan ketika Tian Jun menjalani Kesengsaraan Petir di Pegunungan Lima Jari.
Long Yung meletakkan potongan kain ke dalam wadah lingkaran. Lalu mengalirkan energi spiritualnya ke dalam kotak pelacak. Setelah beberapa saat, jarum pelacak berputar-putar dengan cepat. Kemudian, secara perlahan mulai melambat dan berhenti ke arah gua. Menandakan bahwa target berada di dalam gua hartanya.
Buru-buru Long Yung masuk kembali ke dalam guanya, lalu diikuti oleh Bao Dong dan Dongxi, tiga rekannya berjaga di depan gua untuk memblokir jalan kabur targetnya. Akan tetapi, saat berada di ujung gua, mereka tidak menemukan targetnya.
"Dia melihat Teknik Bayangan Merpati, cari di sekeliling gua dengan teliti!" Dongxi mengingatkan timnya kemampuan dimiliki oleh targetnya.
Namun, sekian lama mencari targetnya, mereka tidak menemukannya, bahkan sudah mencari disetiap sudut dan celah gua. Tapi, ada satu tempat yang belum mereka periksa, yaitu rembesan air dari permukaan tanah. Tetesan air itu menciptakan sebuah kolam yang mengalir ke dalam tanah.
Long Yung dan si Bao segera masuk ke dalam kolam, sedang yang lainnya berjaga di pinggir kolam. Dengan teliti mereka mencari targetnya hingga ke dasar kolam.
Si Dong dan Dongxi kaget saat melihat enam bayangan hitam yang keluar dari kolam. Tahu jika bayangan itu adalah Teknik Bayangan Merpati, kedua pria itu cepat menyerang bayangan.
Boom boom boom...
Ledakan keras ketika pukulan berenergi mengenai bayangan. Keenam bayangan itu menjadi asap putih berbentuk merpati, dan dengan cepat menghilang. Namun, mereka tidak menemukan Cao Tian Jun.
Mendengar suara ledakan energi, Long Yung dan si Bao segera keluar dari dalam kolam. Dan melihat dua pria itu keluar dari gua saat melihat enam bayangan muncul kembali. Mereka segera mengikuti Dongxi.
Yang tidak mereka ketahui, dengan skill teleportasi, Tian Jun sudah jauh dari gua setelah mengeluarkan Teknik Bayangan Merpati untuk kedua kalinya. Saat ini dia muncul di pesisir pantai tempat pertama kali tiba di wilayah Kerajaan Li.
Tian Jun tertawa puas setelah mempermainkan mereka, dan lebih puas lagi karena kekayaannya bertambah. Akan tetapi, dengan alat pelacak, musuhnya segera menyusul dengan sangat cepat.
Merasakan niat membunuh dari musuhnya, Cao Tian Jun kembali menggunakan skill teleportasi, dan muncul di kapal angkasa milik Fang Yin.
Di dek kapal, Tim Phoenix dan Ao Fengying dengan gelisah memikirkan Tian Jun. Namun, orang yang dikhawatirkan tiba-tiba muncul dengan wajah berseri-seri. Fang Yin segera memeluk erat tubuh Tian Jun.
"Kemana saja kamu?" tanya Fang Yin dengan nada khawatir.
__ADS_1
"Menjarah harta perampok Taring Serigala!" jawab Tian Jun dengan jujur sambil membelai rambut panjang kekasihnya.
Xia Junsu merasakan sakit hati saat putranya tidak sedikitpun melihatnya, bahkan melirik pun tidak. Seolah-olah kehadirannya tidak ada. Fang Yin meragukan jawaban Tian Jun, sebab bagaimana mungkin bisa mengetahui persembunyian perampok Taring Serigala yang terkenal licin, dan Long Yung juga sangat kuat.
Chu Sying menarik tangan Fang Yin, lalu berganti memeluk kekasihnya. Setelah itu, Chu Sying Chun yang menarik tangan adiknya agar bisa memeluk Tian Jun. Tim Phoenix secara bergiliran memeluk kekasihnya.
Ao Fengying merangkul pundak Xia Junsu yang diabaikan oleh putranya sendiri. Lalu berbisik, "dia memiliki banyak kekasih karena kurangnya kasih sayang dari seorang ibu. Jika Kakak menginginkan Tian Jun kembali seperti semula sebelum mengetahui semua kebenaran, bersikaplah seperti seorang kekasih, bukan sebagai seorang ibu!"
Ucapan Ao Fengying memang ada benarnya.Tian Jun memang kurang kasih sayang dari kedua orang tuanya, terutama pada ibu yang seharusnya menemani semenjak dilahirkan. Karena kurangnya perhatian dan kasih sayang, dia melampiaskan kekurangannya dengan memiliki banyak kekasih.
Seandainya Tian Jun tidak dididik oleh Dewa Pemelihara, sudah pasti akan mempermainkan setiap wanita yang mencintainya.
Xia Junsu membalikkan badan karena tidak ingin air matanya dilihat oleh putranya. Dia memikirkan perkataan Ao Fengying yang memang benar. Namun di sisi lain, dia jelas tidak mungkin menjadikan putra sebagai kekasihnya. Xia Junsu dalam situasi hati dilema.
"Bagaimana ceritanya kamu bisa mendapatkan harta milik Long Yung?" selidik Fang Yin.
"Ayo masuk ke dalam kabin, nanti aku ceritakan!" ajak Tian Jun sebelum membawa mereka masuk ke dalam cincin dimensi untuk membuktikan ucapannya.
Tian Jun dan semua kekasihnya segera menuju ke dalam kamar di kapal angkasa. Saat melewati Xia Junsu dan Ao Fengying, Wang Mei berhenti sambil melihat ibu mertuanya.
"Ibu, bukankah Anda sudah berstatus janda? Di dunia kultivator, hal umum jika status anak dan ibu menjadi pasangan Dao. Maaf ucapan saya terlalu kasar! Saya harap Anda bisa melanjutkan hidup dan tidak terus-menerus bergelut dengan masa lalu!" teguran Wang Mei yang tahu perasaan Xia Junsu, lalu dia segera menyusul Tian Jun.
Tanpa Xia Junsu dan Ao Fengying, Tian Jun dan semua kekasihnya berada di dalam cincin dimensi. Dia melihat kekasihnya begitu bahagia karena kekayaannya bertambah. Miao Miao dan Dìyù Nuan yang dicecar banyak pertanyaan dari Tim Phoenix, mereka segera bercerita.
"Long Fung adalah seorang putri dari Kerajaan Long di sisi utara dari Kekaisaran Yao. Dia adalah wanita berbakat, menentang aturan yang menguntungkan bagi penguasa dan pejabat istana. Karena ketidakpuasannya terhadap aturan itu, dia menjadi perampok, merampok orang-orang kaya, penjahat dan siapapun yang bertindak sewenang-wenang. Dia sebenarnya baik, tapi tindakannya yang salah karena bertentangan dengan hukum...,"
Fang Yin menceritakan Long Yung yang ternyata adalah seorang wanita yang menyamar sebagai pria.
Long Yung adalah anak busung dari pasangan Raja Long dan Yang Roulan (Permasuri Yang), dia memiliki tiga kakak laki-laki dan satu kakak perempuan, dan mereka sudah menikah dan dikaruniai anak. Hanya Long Yung yang hingga saat ini masih melajang.
Setelah mendapatkan hasil rampokan, Long Yung tidak menggunakannya, melainkan dikumpulkan untuk biaya mendirikan suatu pemerintahan impiannya. Dia hanya menyisikan hasil rampokan untuk upah bagi anggotanya. Dia menjadi perampok saat usianya 18 tahun, sudah 7 tahun menjalani hidup sebagai perampok.
Mendengar kisah Long Yung, Tian Jun tersenyum karena tidak menyangka jika pria itu adalah seorang wanita. Pantas saja Long Yung begitu lemah gemulai dan lebih cocok menjadi wanita.
"Jika kamu mau, ajak dia bergabung dengan kita... Bakatnya dan sifatnya tidak jauh dari kamu. Dia cocok sebagai pemimpin atau jenderal wanita di masa depan!" saran Fang Yin.
"Kekuatannya di tingkat Half Alfa level 14, dan hartanya telah kuambil. Bagaimana mau dia bergabung dengan kita? Apalagi kekuatanku jauh berada di bawahnya!" saran dari Fang Yin sulit untuk diterima oleh Tian Jun.
"Bukankah kamu penakluk hati wanita? Hal mudah untuk menghadapinya!" goda Chu Sying yang selalu senang duduk di pangkuan Tian Jun.
__ADS_1
"Jika dia hebat, layak menjadi bagian dari Tim Phoenix!" dukung Xue Yue dan di anggukan kepala oleh Zhou Qinglin dan Yin Meili. Dan satu per satu semua wanita juga mendukung Fang Yin.
Tian Jun tersenyum sambil memainkan buah dada kiri milik Chu Sying. Tindakannya membuat Fang Yin cemburu dan segera mencium bibir kekasihnya. Semua kekasihnya tidak mau ketinggalan, mereka segera bergabung dengan Fang Yin dan Chu Sying.
Xue Li Xia, Yin Cang, Yin Fen dan Yin Yenih segera melepaskan pakaiannya tanpa malu, lalu menari di hadapan Tian Jun, memperlihatkan keindahan tubuh dan kemampuannya dalam menari.
Miao Miao dan Dìyù Nuan melongo melihat mereka berpesta s3k seperti ini, hal yang belum pernah mereka lihat selama hidupnya. Satu pria melayani 15 wanita. Wajah memerah dan segera membalikkan badan, nafasnya memburu karena baru melihat adegan dewasa secara langsung...
Di luar cincin dimensi. Long Yung mengetahui keberadaan Tian Jun melalui alat pelacak, dia segera terbang melintasi Laut Besar mengejarnya. Bao Dong dan timnya juga mengikuti Long Yung.
Setelah beberapa waktu terbang dengan kecepatan tinggi, Bao Dong dan timnya segera berhenti saat melihat rombongan Patriark Fang. Namun, tidak dengan Long Yung yang masih terus menuju ke kapal angkasa milik Fang Yin, tempat terakhir keberadaan target.
Berhubungan kapal angkasa yang dikendarai oleh Patriark Fang berada di depan. Dua tetua klan segera mencegat Long Yung. Mereka jelas mengenali Putri Yung - Long Yung.
Dicegat oleh dua tetua Klan Fang, Long Yung segera berhenti, lalu berkata dengan keras bernada tinggi, "di mana Cao Tian Jun?"
Mendengar suara Long Yung, semua orang yang berada di dalam kapal angkasa segera keluar, kecuali Tian Jun dan Tim Phoenix. Mereka melihat Long Yung yang melayang di udara menghadang laju kapal angkasa.
"Ada masalah apa?" tanya Tetua kedua yang tidak sedikit takut kepada Long Yung.
"Dia mencuri hartaku! Katakan di mana dia?!" jawaban Long Yung dengan nada membentak.
Kedua tetua klan saling berpandangan karena Tian Jun tidak kemana-mana. Demikian juga dengan semua orang yang kebingungan karena bagaimana caranya Tian Jun mencuri harta milik Long Yung.
Fang Guotin dan anak buahnya tersenyum tipis sambil menggelengkan kepala karena mendengar ucapan Tian Jun sebelum masuk ke dalam kapal angkasa. Mereka pikir Tian Jun hanya bercanda dengan Tim Phoenix.
Di dalam hati mereka, di manapun Tian Jun berada selalu saja membuat masalah, ini masih berada di Laut Besar, bagaimana jika sudah tiba di Benua Tengah, apakah penghuni Benua Tengah bisa hidup damai jika ada Tian Jun?
"Apakah Anda memiliki buktinya jika Tuan Muda Jun mengambil hartamu?" tanya Tetua kedua yang tidak mempercayai ucapan Long Yung.
Ditanya bukti, jelas Long Yung tidak memilikinya, bahkan tidak melihat wajah si pencuri secara langsung. Dia menuduh Tian Jun karena mengikuti perkataan si Bao.
"Itu... Bagaimana mungkin si pencuri meninggalkan jejak! Tetapi yang jelas, Cao Tian Jun adalah pencurinya!" dalih Long Yung yang tetap yakin.
"Apakah Anda melihatnya dengan mata kepala sendiri?" sekali lagi Tetua kedua mencecar pertanyaan, sebab tuduhan harus memiliki bukti. Dan lagi, setiap tindakan kejahatan selalu meninggalkan jejaknya.
Long Yung kebingungan harus menjawab apa. Memang dia tidak melihat Tian Jun yang mencuri hartanya. Tiba-tiba, Long Yung terbang ke arah semula, dia menduga jika pelakunya adalah Bao Dong. Hanya mereka yang satu-satunya dilihatnya sebelum hartanya dicuri.
"Cantik dan masih muda... Sayangnya sakit!" cemoohan Tetua ketiga melihat reaksi Long Yung yang aneh.
__ADS_1
Mendengar perkataan Tetua ketiga, semua orang menertawakan Long Yung yang sudah terbang jauh. Rombongan armada kapal angkasa milik Akademi Sihir Yin Yang, kembali melanjutkan perjalanan setelah tertunda.