
Bab 41. Mendapatkan Buah Shirvelfig.
Karena Buah Shirvelfig bermanfaat besar bagi kultivator yang menginginkan kekuatan pada fisiknya, maka The Witcher Dark tidak segan-segan menunjukkan buah tersebut kepada Cao Tian Jun. Ia berkeyakinan jika Cao Tian Jun membutuhkan buah Shirvelfig.
Walaupun tempat persembunyiannya jauh dari rumah pohon milik The Witcher Dark, Fang Yin dan Tim Phoenix bisa melihat Buah Shirvelfig. Seketika raut wajah Fang Yin yang awalnya cemas menjadi bahagia melihat buah yang dibutuhkannya.
"Apakah kamu bisa membantu dia dengan sihirmu?" tanya Fang Yin pada Li Jiancheng.
Li Jiancheng berpikir sejenak untuk melakukan apa yang harus dikeluarkan agar bisa membantu Cao Tian Jun. Setelah beberapa saat, ia kembali melihat Cao Tian Jun yang terlihat tertarik dengan Buah Shirvelfig.
"Tingkatan sihirku masih pada ilmu penyembuhan dan perisai energi. Tapi, aku akan gunakan perisai energi ketika dia menerima Buah Shirvelfig, dengan begitu dia bisa segera kabur. Tapi, dia penyihir hitam pada tingkat yang jauh dariku, kemungkinan besar bisa diketahui sebelum perisai energi menghalanginya, dan tentunya lokasi persembunyian kita akan diketahui...." Li Jiancheng menjelaskan secara detail kemampuannya dan juga kekurangannya jika berhadapan dengan The Witcher Dark.
Di saat Li Jiancheng mengeluarkan sihirnya nanti, maka The Witcher Dark akan mengetahui keberadaannya, sebab lawannya jauh lebih kuat. Sesama penyihir akan mudah mengetahui energi yang dimiliki oleh lawannya, dan kemungkinan besar akan diserang balik.
Fang Yin mengangguk paham, ia kembali berpikir keras untuk membantu Cao Tian Jun agar mendapatkan Buah Shirvelfig. Dan kembali terfokus pada Cao Tian Jun.
"Ini hadiah untuk kamu yang tampan jika mau bermalam di rumahku. Aku tidak ingin kamu mati sia-sia di hutan terlarang ini!" rayuan The Witcher Dark sambil menyodorkan kotak kayu.
Cao Tian Jun tidak melihat wajah The Witcher Dark yang tersenyum penuh kemenangan, dia terfokus pada Buah Shirvelfig. Karena itu dibutuhkan oleh Fang Yin, dia mengulurkan tangan untuk menerima kotak kayu.
Namun, The Witcher Dark mundur sebelum tangan Cao Tian Jun menyentuh kotak kayu, ia berkata, "ayo, ikuti aku, dan nanti kamu akan menerimanya."
Sebelum Cao Tian Jun berbicara, The Witcher Dark membalikkan badan menuju ke rumah pohon, ia berjalan lenggak-lenggok yang sengaja menunjukkan pinggul dan pantatnya yang besar serta menggoda.
Seperti orang yang terhipnotis, Cao Tian Jun mengikutinya, tapi tangan kirinya berada di belakang pinggang dengan gerakan melambai, dan itu tanda bagi Tim Phoenix agar tidak mengikutinya.
Fang Yin dan timnya melihat tanda itu. Akan tetapi, Fang Yin justru mengikuti dengan melompat ke batang pohon yang lainnya, dan disusul timnya yang juga ingin tahu apa yang akan dilakukan oleh Cao Tian Jun.
Cao Tian Jun menghela napas panjang saat peringatannya tidak dihiraukan. Dia diam-diam mengeluarkan kekuatan Jiwanya untuk memblokir hawa keberadaan Tim Phoenix agar tidak diketahui oleh The Witcher Dark.
Area seluas pohon beringin purba terselimuti energi kekuatan jiwa, tampak tidak terlihat ada energi yang membentuk sebuah kubah besar.
Fang Yin membentur dinding tak kasat mata sehingga hampir saja terjatuh, ia kaget ada dinding yang menghalangi. Demikian juga dengan Tim Phoenix yang hampir terjatuh.
"Apakah kita diketahui oleh The Witcher Dark?" tanya Mu Bingyun sambil mengusap peluhnya karena takut.
__ADS_1
"Mungkin saja... Mungkin tanda darinya karena The Witcher Dark mengetahui keberadaan kita!" sahut Li Jiancheng yang menebak secara asal.
Fang Yin dan yang lainnya mengangguk setuju dengan perkataan Li Jiancheng. Mereka melihat Cao Tian Jun masuk ke dalam lubang pohon.
Di saat sedang mengamati apa yang akan terjadi pada Cao Tian Jun, datang Ling Dong dan kelompoknya sambil mengendap-endap. Tapi mereka tidak mengetahui keberadaan Tim Phoenix yang terlindung energi kekuatan jiwa milik Cao Tian Jun.
Xue Yue memberikan tanda peringatan kepada timnya agar tidak bersuara, saat ini ia melihat di bawahnya ada Ling Dong yang membawa banyak orang.
Ling Dong berjalan menuju pohon beringin purba bersama timnya, tampilan mereka sudah berantakan; banyak timnya yang terluka dengan banyak benjolan dan luka bakar, pakaian compang-camping.
Anehnya lagi, Ling Dong dan timnya mampu menembus energi tak kasat mata yang dibuat oleh Cao Tian Jun, mereka tampak mencari tempat untuk bermalam...
Ketika Cao Tian Jun sudah berada di dalam lubang pohon, dia memblokir indera penciuman karena mencium bau bangkai manusia, dia berpura-pura mengangumi keindahan rumah The Witcher Dark, padahal apa yang dilihatnya adalah pemandangan yang mengerikan.
Bagi orang lain, kediaman The Witcher Dark diibaratkan seperti istana di tengah hutan, segala interiornya seperti asli milik seorang penguasa. Ketika masuk, mereka akan disambut oleh para pelayan yang cantik dan berpakaian minim.
Bagi Cao Tian Jun yang memiliki Mata Surgawi, para pelayan wanita itu jelas terlihat jika mereka adalah roh-roh jahat dengan penampilan yang menyeramkan.
The Witcher Dark membawa Cao Tian Jun ke kamar pribadinya, di sana juga banyak para pelayan yang tidak memakai pakaian, telanjang bulat tanpa sehelai kain pada tubuh.
Cao Tian Jun menggelengkan kepalanya berulangkali agar tidak terpengaruh oleh roh-roh jahat. Dia melihat The Witcher Dark membaringkan tubuh di ranjang kayu. Tapi bagi pengelihatan orang lain, wanita tua itu tidur di ranjang super mewah dengan kain merah yang mendominasi.
"Kemari, duduk di sini!" ajakan The Witcher Dark dengan suara manja dan lembut, ia menepuk kasur yang cukup bagi Cao Tian Jun untuk tidur.
Karena Cao Tian diam saja sambil melihatnya, The Witcher Dark melepaskan pakaiannya. Terpampang jelas bagi mata pria lain tubuh mengairahkan The Witcher Dark. Setelah melepaskan pakaiannya, ia meletakkan kotak kayu tepat di depan dadanya yang besar serta padat berisi. Tujuannya agar Cao Tian Jun mau mendekatinya.
"Untungnya saja aku memiliki kekuatan jiwa! Jika tidak, mungkin aku sudah menjadi tulang dan kulit yang digantung!" batin Cao Tian Jun.
Kekuatan Jiwa sangatlah sulit untuk dipelajari, umumnya yang mampu mempelajari hanya seorang ahli Alkemis, Formasi Array, Pandai Besi (Smelting) dan lain sebagainya. Tapi sebatas digunakan untuk meningkatkan keahlian, seperti ahli Alkemis untuk mengontrol saat membentuk pil, atau bagi ahli Pandai Besi digunakan untuk meningkatkan kualitas pada senjatanya.
Cao Tian Jun berjalan pelan mendekati The Witcher Dark, dia memikirkan cara untuk mendapatkan kotak kayu yang selalu dipamerkan. Karena sudah cukup baginya untuk mempermainkan The Witcher Dark, Cao Tian Jun berinisiatif untuk menyerang.
Namun sebelum menyerang, tiba-tiba The Witcher Dark duduk dan melihat ke arah pintu masuk, ia merasakan banyak pria mendekati wilayahnya. Demikian juga dengan Cao Tian Jun yang merasakan energi kekuatan jiwanya dilewati oleh banyak orang.
Mengetahui banyak pria mendekati kediamannya, jelas The Witcher Dark kegirangan, ia segera turun dari tempat tidurnya untuk menjerat mangsa.
__ADS_1
"Kamu tunggu sebentar di sini karena aku kedatangan tamu, para pelayanku akan melayanimu. Itu Buah Shirvelfig bisa kamu ambil," kata The Witcher Dark yang tidak khawatir akan kehilangan Buah Shirvelfig, sebab ia yakin Cao Tian Jun tidak bisa kabur setelah masuk di sarangnya.
"Tentu aku akan menunggu Nyonya cantik seperti Anda!" pujian Cao Tian Jun yang kegirangan karena tidak perlu susah payah mendapatkan Buah Shirvelfig.
The Witcher Dark tersenyum senang, ia mendekati Cao Tian Jun dan mencium pipi kirinya. Setelah itu, ia keluar dari kamar pribadi untuk memangsa Ling Dong dan timnya.
Setelah The Witcher Dark keluar dari rumah, Cao Tian Jun tanpa banyak menunda waktu, dia mengeluarkan kekuatan jiwa untuk melenyapkan roh-roh jahat yang menyamar sebagai pelayan. Tanpa suara apapun, roh-roh jahat itu seketika musnah saat terkena kekuatan jiwa.
Kemudian, Cao Tian mengambil kotak kayu, dia membukanya dan melihat dua Buah Shirvelfig yang terlihat baru saja didapatkan oleh The Witcher Dark. Setelah itu, dia berteleportasi dan muncul di belakang Tim Phoenix yang sedang melihat Ling Dong.
"Kisah mereka akan menjadi kenangan," kata Cao Tian Jun saat melihat reaksi Ling Dong dan rombongannya telah terpengaruh sihir jahat The Witcher Dark.
Suara Cao Tian Jun yang tiba-tiba jelas mengagetkan Fang Yin dan Tim Phoenix, mereka membalikkan badan dan melihat Cao Tian Jun yang dalam keadaan baik-baik saja.
Sebelum mereka banyak bertanya, Cao Tian Jun memberikan isyarat dengan menyentuh bibir, tanda jangan mengeluarkan suara. Kembali semua orang melihat apa yang terjadi pada Ling Dong dan timnya
Seperti yang dialami oleh Cao Tian Jun, The Witcher Dark menggunakan kemampuannya dalam sihir, merubah wujud menjadi seorang wanita cantik dan seksi.
"Sejak kapan kamu keluar dari rumah The Witcher Dark, kenapa kami tidak mengetahuinya?" tanya Fang Yin yang tidak bisa menahan rasa ingin tahu, ia menggunakan komunikasi telepati.
"Kita harus menolong mereka!" sahut Xue Yue sebelum Cao Tian menjawab, ia tidak ingin Ling Dong dan rombongannya terbunuh di tangan The Witcher Dark, sebab mereka juga sesama murid akademi.
Xue Yue melihat Cao Tian Jun, ia berharap agar Ling Dong diselamatkan.
"Mereka memiliki pengawal yang kuat, kenapa harus dikhawatirkan! Lebih baik kita segera menjauh dari sini karena aku sudah mendapatkan Buah Shirvelfig," kata Cao Tian Jun sambil menunjuk ke arah orang-orang yang menggunakan jubah penyamaran, yang tidak lain adalah para pengawal Ling Dong, Wang Lee dan Tang Wei.
Xue Yue dan semua wanita melihat para pengawal itu yang masih terpengaruh sihir jahat The Witcher Dark. Karena sudah diyakini oleh Cao Tian Jun, mereka pun mempercayai.
Cao Tian Jun memimpin jalan bagi timnya, dia telah menemukan tempat lain untuk bermalam. Lokasinya dekat dengan air terjun kecil, dibalik itu ada sebuah gua yang sangat cocok dijadikan kediaman, dan jauh dari pohon besar beringin purba.
Sambil menuju ke gua dibalik air terjun, Fang Yin dan semua wanita banyak bertanya bagaimana Cao Tian Jun bisa keluar dari sarang The Witcher Dark. Dan, dijawab dengan berbohong, jika dia menggunakan kesempatan melarikan diri ketika kedatangan Ling Dong...
Dengan Cao Tian Jun yang memimpin jalan, mereka segera tiba ketika hari sudah gelap gulita. Tim Phoenix bekerjasama untuk membersihkan gua dari jaring laba-laba, dan ada kulit ular kering, tampaknya dulu pernah dihuni ular yang besar.
Semua orang tidak memperdulikan kulit ular tersebut karena di anggap biasanya saja. Namun berbeda dengan Fang Yin yang tampak terkejut, dan segera mengambilnya.
__ADS_1
Kemudian, Cao Tian Jun memberikan kotak kayu kepada Fang Yin. Setelah menyimpan kulit ular, Fang Yin dengan senang hati menerima pemberian Cao Tian Jun. Sudah dua kali Cao Tian Jun membantunya tanpa susah payah. Fang Yin juga memberikan koin emas untuk Tim Phoenix sebagai ganti Buah Shirvelfig, termasuk Cao Tian Jun yang paling berkontribusi besar.