8 Batu Keabadian

8 Batu Keabadian
Kitab Alam Melahap Jiwa.


__ADS_3

Bab 194. Kitab Alam Melahap Jiwa.


****************


Sebelum Tian Jun membunuh Pangeran Yimin.


Mendapatkan perintah dari Tian Zhi, Xia Junsu segera menuju ke arah Timur. Saat keluar dari benteng pertahanan, Dragon Spaceship melaju dengan kecepatan 2 Mach.


Ketika jaraknya 300 meter dari Pasukan Kerajaan Long, Miao Miao segera melepaskan tembakan meriam. Xia Junsu segera mengendalikan Dragon Spaceship agar melintang sehingga Dìyu Nuan bisa melepaskan tembakan meriam.


Pasukan Kerajaan Long yang sedang beristirahat jelas terkejut karena melihat Dragon Spaceship melepaskan tembakan meriam. Kondisi yang tidak waspada terhadap serangan mendadak, jelas membuat mereka tidak siap sehingga peluru meriam menumbangkan banyak prajurit.


Ketika jarak dari pasukan lawan terpaut 100 meter, Tim Phoenix segera melepaskan anak panah energi. Sedangkan para pejuang pilihan melemparkan granat tangan yang diciptakan oleh Tian Jun.


Serangan mendadak dan membabi-buta memporak-porandakan para prajurit Kerajaan Long. Para jenderal dan perwira Kerajaan Long dengan sigap mengatur barisan pasukan, dan segera menyerang Dragon Spaceship.


Akan tetapi, segala serangan mereka tidak mampu menembus pertahanan Dragon Spaceship yang memiliki perisai energi. Alhasil, Tim Phoenix dan para pejuang leluasa untuk menyerang lawan di bawahnya.


Hebatnya lagi, Pasukan Kegelapan yang bisa terbang juga tidak mampu menebus proyektor pelindung Dragon Spaceship, justru mereka terkena anak panah energi yang akhirnya bertumbangan, tetapi mampu hidup kembali karena energi kabut hitam.


Raja Long yang sedang beristirahat di tendanya, segera keluar dari tenda. Melihat para jenderalnya kalang kabut menghadapi serangan Dragon Spaceship, dia segera terbang dan melepaskan pukulan berenergi tinggi secara bertubi-tubi.


Yang mengejutkannya, serangannya tidak sedikitpun menggetarkan Dragon Spaceship yang dilindungi oleh perisai energi. Lalu dia melihat persenjataan berat miliknya dihancurkan oleh dua meriam Dragon Spaceship.


Mengetahui kekuatan Dragon Spaceship, menyadarkan Raja Long bahwa lawannya jauh di luar perkiraannya. Kemudian, dia memerintahkan kepada Pasukan Kegelapan untuk melindungi prajurit Kerajaan Long.


Pasukan Kegelapan segera membuat Formasi melingkari Pasukan Kerajaan Long. Saking banyaknya Pasukan Kegelapan, Formasi itu membentuknya cangkang kura-kura yang saling terhubung.


Akan tetapi, dua meriam Dragon Spaceship membombardir pertahanan Pasukan Kegelapan, yang mengakibatkan Formasi cangkang kura-kura berlubang. Tim Phoenix dan para pejuang pilihan segera melemparkan granat tangan yang masuk ke lubang formasi.


Boom boom...


Ledakan keras bertubi-tubi ketika granat tangan mengenai pasukan Kerajaan Long yang berada di dalam formasi. Tubuh mereka terbakar dan juga tersengat petir. Karena mereka terkurung, alhasil tidak bisa melarikan diri, dan hanya bisa berguling-guling di tanah untuk memadamkan Api Putih.


Para prajurit yang tidak terkena api dan petir, segera terbang agar tidak terkurung. Akan tetapi, Pasukan Kegelapan yang tidak memiliki pikiran dan hanya mematuhi perintah, segera menutup lubang Formasi cangkang kura-kura dengan tubuhnya.


Akibatnya, pasukan Kerajaan Long yang terbang membentur tubuh Pasukan Kegelapan, mereka terjatuh dan tubuhnya terbakar Api Putih.


Dua meriam Dragon Spaceship, Tim Phoenix dan para pejuang pilihan terus-menerus memborbardir Formasi Pasukan Kegelapan. Setiap kali Formasi cangkang kura-kura berlubang, mereka segera melemparkan granat tangan.


Setelah granat tangan masuk ke lubang, Pasukan Kegelapan segera menutup lubang dengan tubuhnya. Walaupun tahu tidak bisa menebus pertahanan Dragon Spaceship, Raja Long tidak ada henti-hentinya melepaskan pukulan berenergi tinggi.


"Cepat kembali ke pertahanan, Leluhur Yao telah kembali!"


Suara Tian Jun keluar Siput Komunikasi milik Xia Junsu yang diletakkan di atas panel kendali Dragon Spaceship.


"Kita kembali!" teriakan keras Xia Junsu kepada Tim Phoenix dan para pejuang.


Dia segera mengendalikan Dragon Spaceship dan melaju kencang kembali ke benteng pertahanan. Raja Long tidak mengejarnya karena tidak mungkin bisa melampaui kecepatan Dragon Spaceship.


Lalu dia melihat Pasukan Kegelapan yang tidak bisa mati walaupun anggota tubuhnya hancur, dan masih melindungi pasukannya. Ada rasa untuk memiliki energi kabut hitam yang sulit untuk dibinasakan.


Namun, melihat Pasukan Kegelapan tidak memiliki kesadaran diri seperti mayat hidup, dia membuang pikiran yang menginginkan kemampuan Leluhur Yao.


"Bubar!" perintah Raja Long kepada Pasukan Kegelapan.


Segera Pasukan Kegelapan membubarkan diri, lalu membentuk barisan seperti semula. Seketika Raja Long syok melihat banyak prajuritnya mati terpanggang, dan sebagian berteriak-teriak kesakitan karena tubuhnya terbakar Api Putih.


Sekitar lebih dari 90 ribu prajurit, termasuk jenderal dan para perwira, mereka masih selamat dari keganasan Api Putih karena menggunakan perisai energi. Mereka segera menjauh dari rekan-rekannya yang terbakar Api Putih. Karena Api Putih dalam skala kecil, segera menghilang karena tersapu angin.

__ADS_1


Raja Long segera memerintahkan kepada jenderal, perwira beserta para prajuritnya untuk menolong korban keganasan Api Putih. Baru setelah itu, Leluhur Yao dan Niao Wushi muncul menggunakan sihir teleportasi.


Leluhur Yao sedikit terkejut melihat Pasukan Kerajaan Long banyak yang tewas terpanggang. Raja Long dengan nada tinggi menceritakan kronologi kejadian ini. Niao Wushi tersenyum tipis karena murid-murid tidak ikut bertempur dengan Tim Phoenix, sehingga muridnya tidak ada menjadi korban.


"Malam ini kita balas mereka. Ketika kemenangan di tangan kita, kau bebas melakukan apapun kepada mereka," kata Leluhur Yao sambil menepuk-nepuk bahu Raja Long.


"Aku akan menjadi semua wanita itu budakku!" ucap Raja Long dengan nada ketus, ia menahan amarahnya.


Leluhur Yao melambaikan tangan kirinya yang mengeluarkan energi kabut hitam. Kabut hitam merasuki tubuh para prajurit yang tewas terpanggang Api Putih. Tubuh para prajurit yang tewas menjadi kejang-kejang.


Raja Long melihat prajuritnya yang tewas menjadi mayat hidup. Dia melihat Leluhur Yao karena ingin bertanya, namun diurungkan.


"Kamu ingin memiliki kemampuan sepertiku?" tanya Leluhur Yao saat tahu tatapan mata Raja Long.


"Menjadi mayat hidup tanpa kesadaran, aku tidak mau!" jawab Raja Long.


Leluhur Yao tertawa karena tahu ketakutan Raja Long. Setelah itu, dia berkata, "aku bisa memberikan kemampuan ini kepadamu, dan tidak menjadi seperti mereka. Kamu masih seperti saat ini yang memiliki kehendak. Jika kamu mau, ada syaratnya!"


"Apa syaratnya?" tanya Raja Long dengan segera, dia jelas menginginkan kemampuan Leluhur Yao yang sangat hebat ini.


"Mudah syaratnya! Kamu cukup bersumpah kepada Dewa Perusak. Dewa Perusak adalah penciptaku, guruku dan juga junjungan kita. Bersumpah lah maka kamu akan memiliki kemampuanku ini...,"


Leluhur Yao mengungkapkan kehebatan energi kabut hitam kepada Raja Long dan para jenderal Kerajaan Long. Dia mengatakan bahwa setiap kali membunuh orang dengan energi kabut hitam, maka akan meningkatkan kekuatannya dengan cepat, tidak perlu lagi berkultivasi yang sangat lambat.


Selain itu, korbannya akan menjadi budaknya siap mati tanpa rasa takut. Semakin banyak orang yang terbunuh oleh energi kabut hitam, maka semakin cepat kekuatan meningkat.


"... Jadi, jika kamu ingin kemampuan meningkat, kamu harus sering mencari korban jiwa untuk dijadikan Pasukan Kegelapan. Saat ini, energi kabut hitam milikmu berada di tingkat Body Refining level 1, dan puncaknya di tingkat The Great Creator level 12. Jika kamu mampu mempengaruhi orang untuk masuk ke dalam keluarga besar Dewa Perusak, kemampuanmu akan lebih cepat meningkat dua kali lipat...,"


Panjang lebar Leluhur Yao menjelaskan kehebatan skill yang diciptakan oleh Dewa Perusak. Jika energi kabut hitam milik Raja Long mampu merasuki 10.000 korban jiwa, maka akan naik 1 level.


Jika mendapatkan 25.000 korban jiwa, maka akan naik 2 level. Mendapatkan 50.000 korban jiwa, akan naik 3 level, dan akan naik terus sesuai kelipatannya. Seandainya mendapatkan anggota baru yang telah bersumpah, maka akan naik 2 level.


"... Inti, kamu memiliki dua basis kultivasi, yaitu energi spiritual dan energi kabut hitam. Selain itu, setiap anggota baru yang telah bersumpah, kamu juga mendapatkan separuh keuntungan jika anggotamu itu berhasil mendapatkan korban jiwa atau pengikut. Kemampuan ini diciptakan oleh Dewa Perusak, namanya Kitab Alam Melahap Jiwa."


Setelah bersumpah, Leluhur Yao menyentuh dahi Raja Long. Di dahi Raja Long muncul tanda api hitam. Kemudian di lehernya muncul tanda empat garis. Leluhur Yao tidak menjelaskan apa arti tanda itu, dia hanya menjelaskan bahwa itu adalah tanda telah menjadi bagian dari Dewa Perusak.


Yao Lao mengetahui apa yang dilakukan oleh Leluhur Yao putranya, dia tidak pernah mengungkapkan kelemahan energi kabut hitam yang bisa diserap oleh Tian Jun.


Dia hanya mengatakan bahwa tanda empat garis di leher itu merupakan bagian dari Kasta Sudrah, kasta terendah di keluarga besar Dewa Perusak...


****************


Kembali ke Tian Jun.


Tian Jun berpikir sejenak, apakah harus menerima tantangan dari Pendekar Pedang. Dengan 170 miliar koin emas yang dipertaruhkan oleh Pendekar Pedang, nilai itu sangat besar bagi pihak lain, tidak baginya karena kekayaannya bisa membeli seluruh daratan di Continent Twins Moon.


"Aku tidak tertarik dengan hartamu itu. Apakah ada yang lebih menarik dari itu?" Tian Jun menolak tantangan Pendekar Pedang.


Pendekar Pedang tertawa karena tahu musuhnya ini memiliki kekayaan yang didapatkan dari Mystical Beast Mountain. Wajar jika tidak menganggap besar nilai 170 miliar koin emas.


"Jika begitu, kita mempertaruhkan harga diri sebagai seorang kultivator dan pria! Kau sebagai calon pemimpin masa depan, harus menunjukkan kemampuan semenjak dini. Cao Tian Jun, aku menantangmu!"


Pendekar Pedang tidak menyerah begitu saja. Saat ini adalah kesempatannya untuk membalas dendam rasa sakitnya di masa lalu saat dikalahkan oleh Tian Sun. Hari ini, dia harus membalas rasa sakit ini kepada Tian Jun putra dari Tian Sun.


"Sebagai seorang pemimpin, tidak perlu membuktikan kepada satu orang, apalagi orang itu adalah lawan. Biarkan orang disekitar dan rakyat yang menilai kinerja seorang pemimpin!"


Tiba-tiba Xia Junsu menyela pembicaraan. Dia dan Tim Phoenix segera berkumpul di sisi kanan, kiri dan belakang Tian Jun. Mereka menatap tajam ke arah Pendekar Pedang.


"Berlindung di belakang wanita... Jika itu aku, aku lebih baik tinggal di rumah bordil!" sindiran keras dari Pendekar Pedang.

__ADS_1


Anggota Paviliun Bunga Kematian dan pemburu kepala Tian Jun tertawa, mereka menertawakan Tian Jun yang dilindungi oleh banyak wanita dan orang kuat.


Tian Jun jelas tidak terima dihina oleh Pendekar Pedang dan musuhnya itu. Dia tiba-tiba menghilang dari hadapan Tim Phoenix dan pendukungnya. Lalu muncul di depan Pendekar Pedang.


Boom...


Ledakan keras ketika Tian Jun memukul kedua lengan Pendekar Pedang yang digunakan untuk menangkis pukulannya. Pendekar Pedang terseret ke belakang sejauh puluhan meter, dia syok karena merasakan pukulan lawannya sangat kuat. Kedua lengannya seperti dihantam palu besar.


Tim Phoenix segera naik ke Dragon Spaceship, dan diikuti oleh para pejuang pilihan. Patriark Fang dan keluarganya yang kuat segera melesat untuk melindungi Tian Jun dari serangan anggota Paviliun Bunga Kematian.


"Fisik macam apa ini?" batin Pendekar Pedang karena merasakan pukulan lawannya.


Karena telah banyak menantang para ahli bela diri, dia menebak jika Tian Jun melatih fisiknya di Kuil Atas Awan yang terkenal dengan kekuatan tubuh. Dia melihat lengannya yang robek sampai terlihat tulangnya, dan darah segar mengalir deras.


Jika dia tidak menggunakan perisai energi, sudah dipastikan tulangnya hancur dalam sekali pukulan itu. Dan dia tahu basis kultivasi lawannya jauh di bawahnya.


Sebelum Tian Jun menyerang Pendekar Pedang, Miao Miao dan Diyu Nuan melepaskan tembakan meriam terlebih dahulu.


Pendekar Pedang segera terbang mundur untuk menghindari peluru meriam, dan semua pembunuh bayaran segera melarikan diri karena tahu kehebatan Dragon Spaceship.


Boom boom...


Ledakan keras dari peluru meriam yang mengenai tanah. Api Putih dan petir melesat ke segala arah. Untungnya semua orang jauh dari area ledakan tersebut sehingga tidak terkena Api Putih dan petir. Hanya Tian Jun yang terkena, namun Api Putih dan petir tidak sedikitpun melukainya.


"Jaga benteng!" perintah Tian Jun kepada Patriark Fang dan pendukungnya. Dia akan mengurangi jumlah lawan sesuai rencana.


Tian Jun segera naik ke Dragon Spaceship, lalu mengejar Pendekar Pedang dan pembunuh bayaran. Patriark Fang geleng-geleng melihat menantunya yang mampu melukai Pendekar Pedang.


"Monster apa menantuku itu?" kekaguman Patriark Fang yang otaknya tidak mampu berpikir secara logis.


Dia tidak habis pikir bagaimana cara menantunya belajar dalam banyak segala bidang dalam waktu bersamaan. Meningkatkan basis kultivasi, Alkemis, Pandai Besi, menjadi penyihir dan juga meningkatkan fisik, telah membuat akal pikirannya kacau.


"Setidaknya kita telah memberikan dukungan kepada orang yang tepat. Aku yakin, di masa depannya, akan lebih mengguncang dunia ini!" ucap Matriark Yin dengan bangga.


Patriark Fang melihat istrinya dan tertawa bahagia, lalu dia mengandeng tangan istrinya dan kembali ke benteng pertahanan. Namun, secara halus Matriark Fang melepaskan tangan suaminya dengan berpura-pura membenahi rambutnya sendiri...


Dragon Spaceship melaju dengan kecepatan 2 Mach sehingga Tim Phoenix dan Tian Jun membombardir Pendekar Pedang dan pembunuh bayaran yang terbang melarikan diri.


Karena semua pembunuh bayaran terbang ke arah berlainan, Dragon Spaceship terfokus kepada Pendekar Pedang yang terbang ke arah berkumpulnya Pasukan Kegelapan dan sekutu.


Ternyata, puluhan Catalpult telah siap melepaskan tembakan. Segera bebatuan besar yang terbakar melesat ke arah Dragon Spaceship. Tetapi karena adanya proyektor pelindung, Dragon Spaceship tidak sedikitpun bergetar ketika dihujani oleh bebatuan besar.


Hanya saja menghalangi serangan Tim Phoenix sehingga tidak bisa membalas serangan lawan. Yang mengejutkan Tim Phoenix dan Tian Jun, Pasukan Kegelapan bergerak membentuk dinding pertahanan dengan menggunakan tubuh sendiri.


Dengan gila-gilaan Pasukan Kegelapan saling berpegangan pada rekannya, dan gerakannya sangat cepat membentuk dinding pertahanan. Tujuannya agar Dragon Spaceship tidak bisa menghancurkan persenjataan berat, para prajurit Kerajaan Li dan Kerajaan Niao.


Xia Junsu mengendalikan Dragon Spaceship agar naik lebih dari dari dinding pertahanan Pasukan Kegelapan. Sedangkan dua meriam membombardir pertahanan Pasukan Kegelapan, dan Tim Phoenix menggunakan granat tangan Api Putih.


Tian Jun tidak ikut menyerang karena Pasukan Kegelapan mampu hidup kembali setelah dibombardir oleh meriam dan granat tangan.


"Apakah aku mampu menyerap energi kabut hitam sebesar ini?" batinnya, dengan pikiran penuh pertimbangan.


Saat menyerap energi kabut hitam di Pegunungan Lima Jari waktu itu, dia sudah merasakan rasa sakit di sekujur tubuh dan organ dalamnya, dan energi itu tidak sebesar saat ini, kali ini 10 lipat dari sebelumnya.


Jika hanya ada ribuan prajurit yang terinfeksi kabut hitam, dia masih sanggup untuk menyerap energi kabut hitam. Tapi kali ini berjuta-juta prajurit kegelapan. Jika dia menyerapnya, sudah pasti energi kabut hitam dengan brutal memasuki tubuhnya.


"Apakah kalian bisa menyerapnya secara langsung?" tanya Tian Zhi kepada Batu Keabadian.


"Seperti yang pernah kami katakan sebelumnya, kita bisa menyerap energi apapun asal secara bertahap. Jika Penguasa menyerapnya secara berlebihan, akibatnya tubuh Anda akan merasakan rasa sakit berkali-kali lipat dari sebelumnya. Tapi, kami bisa memblokir jaringan sel-sel tubuh organ dalam, dan sementara waktu Anda akan menjadi mayat hidup dalam kendali lawan. Jika Penguasa siap merasakan sakit, kami siap mengekstrak energi kabut hitam!" penjelasan Law Stone panjang lebar.

__ADS_1


"Mundur!" perintah Tian Jun kepada Xia Junsu sebagai pengendali Dragon Spaceship. Dia akan membicarakan hal ini lebih lanjut di saat tenang sebelum peperangan terjadi.


Dragon Spaceship segera kembali ke benteng pertahanan tanpa melukai pasukan Kerajaan Li, Kerajaan Niao dan pembunuh bayaran. Kepergian Dragon Spaceship, membuat lawan tertawa bahagia karena Pasukan Kegelapan mampu menahan gempuran...


__ADS_2